Tutup Iklan

Misteri Palang Joglo Solo, dari Pesugihan hingga Asmara Makhluk Halus

Di bawah ini terdapat kisah misteri di persimpangan teramai di Kota Solo, Jawa Tengah, yakni Palang Joglo.

 Kepadatan kendaraan di palang KA Joglo Solo saat KA Bandara melintas, Senin (30/12/2019). (Solopos-Burhan Aris N.)

SOLOPOS.COM - Kepadatan kendaraan di palang KA Joglo Solo saat KA Bandara melintas, Senin (30/12/2019). (Solopos-Burhan Aris N.)

Solopos.com, SOLO  Palang Joglo yang terletak di Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, ternyata menyimpan kisah misteri yang jarang diketahui masyarakat.

Perlintasan rel kereta api ini selalu ramai setiap hari, baik pagi, siang, sore atau pun malam. Apalagi di sini, merupakan persimpangan dengan cabang jalan terbanyak di Kota Solo.

Sehingga tak ayal Palang Joglo menjadi salah satu lokasi yang paling ramai dilalui kendaraan di Kota Bengawan.

Baca Juga: Daftar Harga Rokok Terbaru 2021, dari Paling Murah hingga Termahal

Tetapi, tahukah Anda ternyata di Palang Joglo Solo ini menyimpan kisah misteri yang masih jarang diketahui masyarakat?

Diungkapkan pengelola akun Instagram @misterisolo, terdapat jejak misteri di area ini. Palang Joglo kerap menjadi tempat untuk menaruh benda berbau klenik, seperti bunga, beras kuning, hingga darah ayam.

Baca Juga:  Doa Agar Diberi Ketenangan Hati dan Pikiran dalam Islam

“Aktivitas klenik di persimpangan ini ternyata sudah ada dari jaman dahulu. Lokasinya yang strategis membuat beberapa orang menunaikan syarat ilmunya di perlintasan ini,” ungkap dia.

Kisah Asmara Makhluk Halus di Palang Joglo Solo

Bukan hanya benda-benda klenik yang sering ditemukan di Palang Joglo Solo, ternyata terdapat kisah asmara antara dua makhluk halus di area ini.

“Konon, terdapat kisah romansa yang melibatkan jin pesugihan dengan salah satu makhluk halus penunggu pohon yang letaknya tidak jauh dari palang ini. Meskipun berada di alam gaib, tampaknya kisah cinta juga bersemi di dunia mereka. Jin yang mencari tumbal di palang ini jatuh cinta dengan peri pohon di dekat lokasi ini pula,” tulis pengelola akun Instagram @misterisolo.

Baca Juga:  Siapa Selebgram RR alias Kuda Poni yang Live Bugil di Bali? Ini Profil atau Biodatanya

Akan tetapi, kisah cinta mereka harus kandas karena jin pesugihan telah diusir oleh paranormal. Pasalnya, jin satu ini kerap menganggu pengguna jalan yang melintas di perlintasan rel kereta api sebidang ini.

Peri di Palang Joglo Solo yang terlibat dalam kisah asmara jin pesugihan juga ikut dilibas oleh paranormal. “Namun naasnya peri ini pun juga ditangkap dan rumahnya yang berupa pohon kembar nan besar ini telah ditebang untuk menanggulangi resiko agar tidak dijadikan sarang di waktu yang akan datang,” kata dia.

Baca Juga:  Ditanya Soal Pijat Plus-plus dan Dugem, Ini Jawaban Kaesang Pangarep

Kisah misteri dari Palang Joglo ternyata belum berhenti di situ saja. Di sini, kerap muncul bayangan putih maupun hitam yang secara tidak sengaja terlihat oleh pengendara.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).

PPKM Level 3 di Boyolali Jelang Nataru, Tempat Wisata Wajib Taat Prokes

Pemkab Boyolali akan menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Harga Tanah Gentan Sukoharjo vs Colomadu Karanganyar, Mahalan Mana?

Kira-kira mana yang lebih mahal antara harga tanah di Gentan, Baki, Sukoharjo dengan Colomadu di Karanganyar?

ANBK SD 2021 di Solo Kelar, Begini Evaluasi dari Proktor

Masih adanya 8 SD di Solo yang menumpang pelaksanaan ANBK ke SMP karena keterbatasan prasarana, menjadi perhatian Proktor ANKB SD.

Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Hadap ke Selatan, Ini Kata Kades

Ada budaya unik terkait posisi rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.

Tanah Dikeruk Untuk Proyek Tol, Warga Pedan Klaten Blokir Jalan

Warga Dukuh Blasinan, Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Klaten, dengan kegiatan pengerukan yang dilakukan tanpa sosialisasi dan memakan sebagian lahan warga.

Kongres ke-41 di Solo, Syarikat Islam Didorong Fokus Ekonomi Halal

Wakil Ketua DPR RI, Rahmat Gobel, menyebut potensi ekonomi halal luar biasa, namun belum banyak dikembangkan. Ia mendorong Syarikat Islam menjadi pelopor ekonomi halal.

Edarkan Sabu-Sabu, 2 Warga Solo dan Boyolali Dikukut Polisi

Satres Narkoba Polresta Solo berhasil menangkap dua pengedar sabu-sabu saat bertransaksi di Pucangsawit, Jebres, Solo. Kedua tersangka masing-masing warga Klego, Boyolali dan Laweyan, Solo.

Gegara Puntung Rokok, Rumah Warga Karangmojo Tasikmadu Ludes Terbakar

Nyaris semua perabotan di rumah Samiyati di Desa Karangmojo, Tasikmadu, Karanganyar, ludes dilalap api yang diduga berasal dari puntung rokok yang membakar kasur.

Harga Cabai Rawit Merah di Sragen Meroket, Tembus Rp57.000/Kg

Musim hujan membuat cabai lebih cepat membusuk. Kondisi ini membuat harganya menjadi naik, seperti yang terjadi di Sragen.

Hadiri Pramuka Berselawat, Ganjar Ketemu Habib Syech di Solo

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menghadiri acara Pramuka Berselawat yang diisi Habib Syech di Kota Solo.

Lowongan Perangkat Desa di Sragen Bertambah Jadi 228 Kursi

Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sragen menekankan pentingnya transparansi dan taat aturan dalam menjalankan seleksi perangkat desa agar tak menimbulkan masalah.