Misteri Kerajaan Gaib di Pos Samarantu Gunung Slamet

pos 4 di jalur pendakian di Gunung Slamet juga dikenal angker. Saking angkernya, pos tersebut tidak direkomendasikan untuk dijadikan tempat berkemah karena bakal banyak mahkluk gaib yang akan mengganggu.

 Panorama Gunung Slamet dari Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. (Antara-Sumarwoto)

SOLOPOS.COM - Panorama Gunung Slamet dari Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. (Antara-Sumarwoto)

Solopos.com, BANYUMAS — Keindahan alam Gunung Slamet, Jawa Tengah dengan hamparan hutan lindung yang masih asri tidak serta merta menghilangkan sisi misteri yang sudah melekat. Seperti yang telah diberitakan Solopos.com sebelumnya, Gunung Slamet merupakan gunung yang konon paling angker di pulau Jawa. Menurut kepercayaan penduduk setempat dan pendaki, terdapat kerajaan gaib yang bisa dimasuki melalui gerbang berupa dua pohon besar.

Selain itu, pos 4 di jalur pendakian di Gunung Slamet juga dikenal angker. Saking angkernya, pos tersebut tidak direkomendasikan untuk dijadikan tempat berkemah karena bakal banyak mahkluk gaib yang akan mengganggu. Dilansir dari Liputan6.com, Kamis (18/11/2021), pos yang dikenal dengan sebutan pos Samarantu ini dikenal paling kental aroma mistisnya.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Konon, penamaan pos ini diambil dari kata samar dan hantu. Hal ini dibenarkan oleh seorang ranger atau penjaga Gunung Slamet bernama Agus. Bahkan seorang pedagang kopi setempat juga mengungkapkan hal yang sama bahwa pos tersebut memiliki aroma mistis yang kuat dan jika melewati pos ini, jangan lupa mengucapkan salam.

Baca Juga: Selain Dieng, 5 Wisata di Wonosobo Ini Tak Kalah Indah

Pos Samarantu ini ditandai dengan dua pohon besar yang sejajar menyerupai pintu. Pintu itu dipercaya  sebagai pintu masuk kerajaan mahkluk astral. Tak jarang juga mahkluk ini menunjukan wujudnya yang samar-samar. Tak sampai disitu, beberapa pendaki mengaku ketika turun dari gunung Slamet menuju basecamp Bambangan, pendaki seakan seperti jalan ditempat.

Sosok anak kecil yang bermain di pos 1 juga sering terlihat di bangunan berbentuk pondok, tempat biasanya para pendaki beristirahat. Bu Brahma, salah satu warga lokal yang menjadikan rumahnya sebagai rumah peristirahatan bagi para pendaki menjelaskan bahwa mistisnya Gunung Slamet disebabkan karena aktivitas warganya sendiri.

Banyak warga yang menginginkan ‘slamet’ atau selamat seperti nama gunung tersebut sehingga banyak doa maupun sesajen yang diberikan warga agar gunung tersebut tidak meletus. Selain itu, banyaknya warga yang melakukan pertapaan di sejumlah petilasan yang ada di Gunung Slamet untuk mencari wangsit supaya memperoleh jalan dan berkah untuk pekerjaan yang dilakukan.

Baca Juga: Asale Batu Ratapan Angin: Wanita Selingkuh Dikutuk Jadi Batu

Kepercayaan ini muncul sejak adanya ramalan Jayabaya yang meramalkan jika Gunung Slamet meletus, otomatis akan membelah pulau Jawa. Ramalan ini telah ada sejak zaman Kerajaan Kediri dan masih dipercaya oleh penganut kejawen atau kepercayaan tradisi Jawa kuno hingga sekarang.

Sumber: Liputan6.com, Solopos.com

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Setahun, 2.800 Tenaga Honorer di Cilacap Diangkat Jadi ASN

      Sebanyak 2.800-an tenaga honorer di lingkungan Pemkab Cilacap telah diangkat sebagai ASN, baik CPNS maupun PPPK, dalam kurun waktu 2021-2022.

      Geger, Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Dekat Gereja di Jepara

      Penemuan mayat bayi di lingkungan gereja di Desa Welahan, Jepara, menimbulkan misteri terkait sosok pembuangnya.

      Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Kompleks Karaoke Cumpleng Indah Blora Ditutup

      Pemerintah Kabupaten Blora resmi menutup kompleks hiburan malam karaoke Cumpleng Indah karena diduga menjadi praktik prostitusi.

      Menipis, Stok Vaksin Covid-19 di Semarang Tinggal 198 Dosis

      Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang menyebut stok vaksin Covid-19 kian menipis dan tinggal tersisa untuk memenuhi kebutuhan selama 1-2 hari.

      Ratusan Warga Pekalongan Terserang DBD, 2 Meninggal

      Sebanyak 155 orang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) terserang DBD pada tahun ini, di mana dua di antaranya mengalami kematian.

      Korban Cabut Laporan, Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Salatiga Disetop

      Pratu RW, anggota TNI di Salatiga yang menjadi korban pengeroyokan lima preman mencabut laporannya ke polisi.

      45 Perempuan di Jateng Jadi Korban KDRT, Paling Banyak dari Semarang

      Sebanyak 45 perempuan di Jawa Tengah (Jateng) mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam kurun dua tahun terakhir.

      Bolos, 6 Siswa Terjaring Operasi Satpol PP saat Nongkrong di Warung

      Sebanyak enam siswa di Kota Salatiga, Jawa Tengah terjaring operasi pelajar yang dilakukan Satpol PP pada Kamis (6/10/2022).

      Banyak WP Nunggak, Piutan Pajak di Semarang Capai Rp590 Miliar

      Piutang pajak di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sejak 2017 mencapai Rp590 miliar.

      4 Budaya asli Jepara Diusulkan Jadi Warisan Tak Benda, Ini Ragamnya

      Pemerintah Kabupaten Jepara mendaftarkan empat karya budaya sebagai warisan budaya tak benda, salah satunya seni ukir macan kurung.

      BNN Jateng Sita Aset Bandar Narkoba, Ada Rumah di Semarang

      BNN Provinsi Jawa Tengah atau Jateng menyita sebuah rumah di kawasan Green Wood, Kota Semarang, yang merupakan aset milik bandar narkoba.

      Dahsyat Letusan Paku Tanah Jawa Gunung Tidar, Konon Kubur Candi Borobudur

      Letusan Gunung Tidar, sang paku Tanah Jawa diduga pernah menimbun Candi Borobudur selama ratusan tahun, bukan Gunung Merapi.

      Patut Dicoba, Ini 4 Rekomendasi Tempat Kuliner Kepala Manyung di Semarang

      Berikut rekomendasi empat tempat kuliner yang menyajikan kepala ikan manyung di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

      Dulu Kawasan Santri, Semarang Tengah Bakal Jadi Pusat Wisata Sejarah Islam

      Pemerintah Kota Semarang berencana membangun kawasan Kecamatan Semarang sebagai pusat wisata sejarah Islam.

      BNN Jateng Sita Rumah di Semarang Diduga Hasil Bisnis Narkoba

      BNN Provinsi Jawa Tengah menyita sebuah rumah di Perumahaan Greenwood, Kota Semarang karena diduga dibeli dari uang hasil bisnis narkoba.