Ridwan Kamil (Bisnis-Wisnu Wage)

Solopos.com, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku berduka dan prihatin atas insiden kecelakaan maut yang melibatkan sedikitnya 21 kendaraan dan menyebabkan 9 orang meninggal dunia di KM 92 Tol Cipularang, Senin (2/9/2019).
Ridwan Kamil mengatakan dirinya baru mengetahui ada kabar tersebut dari media. Dirinya menghaturkan duka cita mendalam atas peristiwa yang menelan banyak korban jiwa tersebut.
"Saya haturkan duka cita mendalam. Di jalan tol ini harus betul-betul menaati peraturan dari sisi kecepatan, jarak kendaraan," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Bandung.
Menurutnya kejadian kecelakaan lalu lintas seringkali tidak hanya terjadi di Tol Cipularang, Tol Cipali yang masih baru sering mendengar hal serupa. "Mudah-mudahan yang meninggal dunia secepatnya bisa diurus oleh keluarganya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kita mengambil hikmahnya," tuturnya.
Ridwan Kamil sendiri berjanji menelusuri penyebab kecelakaan fatal tersebut dengan menugaskan Dinas Perhubungan untuk menganalisis langsung ke tempat kejadian perkara.
"Nanti saya minta Dishub melakukan analisa, ini faktor gelombang jalan yang nanjak turun dan berbelok atau faktor human error," katanya.
Kecelakaan maut tersebut terjadi di ruas Tol Cipularang arah Jakarta. Sebanyak 17 orang juga dikabarkan mengalami luka karena kejadian yang menyebabkan banyak kendaraan terbakar tersebut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten