Tutup Iklan
Misteri Jenglot, Makhluk Pemakan Darah untuk Pesugihan hingga Pelet
Warga menunjukkan benda mirip jenglot di jembatan atas Bendungan Buntit, Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Sragen, Kamis (2/7/2020). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO – Penemuan dua benda mirip jenglot di Dam Buntit, Mondokan, Sragen, menggegerkan warga pada awal Juli 2020. Sosok mistis ini termasuk makhluk mitologi Indonesia yang populer di kalangan masyarakat.

Tetapi sampai saat ini masih ada kesimpangsiuran soal asal-usul jenglot. Apakah benar-benar makhluk gaib atau hanya tipuan semata? Tahukah Anda bagaimana seluk-beluk makhluk mitologi ini?

Viral Jasa Tambal Ban Seharga Rp600.000 di Banyuwangi, Apa Istimewanya?

Mayoritas orang Indonesia meyakini jenglot memiliki kekuatan mistis. Itulah sebabnya figur hominoid (berkenaan dengan manusia) ini sering dimanfaatkan untuk pesugihan, pelet, menarik pusaka, hingga santet. Meski demikian kesaktian makhluk ini belum bisa dibuktikan kebenarannya alias masih sebatas desas-desus semata.

Dikutip dari Wikipedia, Minggu (5/7/2020), jenglot adalah figur hominoid mirip manusia berukuran kecil sekitar 10-17 cm. Penampakannya berkulit gelap dengan tekstur kasar seperti mumi. Wajahnya menyeramkan seperti tengkorak dengan taring mencuat. Makhluk ini memiliki rambut dan kuku panjang.

10 Tahun Kurung Diri di Kamar, Rambut Suroto Magelang Gimbal dan Berbau

Makan Darah

Jenglot biasa ditemukan di beberapa wilayah Indonesia seperti Jawa, Kalimantan, dan Bali. Makhluk ini dipercaya memiliki kekuatan jika diberi makanan berupa darah manusia. Namun, jika tidak dirawat dengan baik maka dapat mengundang bencana.

Pemiliknya harus memberinya makan setetes darah setiap hari. Jika tidak, maka dia dan orang-orang di sekitarnya bakal terkena musibah.

Keberadaan jenglot itu pun menimbulkan rasa penasaran di kalangan ilmuwan. Salah satu hasil penelitian yang diterbitkan di Jurnal Ilmu Kedokteran Malaysia pada 2009 menyebut rambut pada makhluk itu berasal dari manusia.

Brrrr... Semak di Gunung Lawu Beku Diselimuti Es, Ini Sebabnya!

Berasal dari Manusia

Ada berbagai kisah misteri  tentang jenglot. Beberapa orang meyakini makhluk itu dulunya adalah manusia pertama yang mempraktikkan sihir terlarang agar hidup abadi. Ketika orang itu meninggal, tubuhnya ditolak Bumi sehingga tidak terurai dan menyusut menjadi jenglot.

Tetapi ada juga pendapat lain yang menyebut jenglot adalah makhluk gaib yang bisa ditangkap dan dijinakkan. Ada juga yang menyebutnya sebagai spesies hewan langka.

Sapi Jumbo 1,2 Ton Milik Petani Boyolali Ini Sering Diajak Berjemur dan Jalan-Jalan Loh

Makluk ini juga sempat diteliti secara medis oleh tim forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Doktr Djaja Surya Atmana dari Universitas Indonesia yang terlibat dalam penelitian itu menyatakan lapisan kulit jenglot memiliki DNA mirip primata sejenis manusia.

Sayangnya penelitian dihentikan lantaran peneliti tidak diizinkan membedah jenglot agar tidak terjadi hal buruk. Sementara penelitian lain menyimpulkan makhluk itu dibuat dari prroses mumifikasi beberapa spesies. Seperti kepala monyet yang disambung dengan ekor kuda sebagai rambutnya.

Nemu Benda Mirip Jenglot, Warga Mondokan Sragen Alami Kejadian Mistis? 

Karya Seni Buatan

Praktisi medis Islam dari Malaysia, Syakir M Azmi, mengatakan jenglot adalah karya seni buatan manusia. Dengan demikian dia menyebut makhluk itu tidak memiliki kekuatan apapun.

Paranormal Ki Prana Lewu mengatakan, orang yang percaya dengan kekuatan mistis pada makhluk itu telah tergelincir dalam kemusyrikan. "Justru dengan mempercayai adanya kekuatan mistis yang dimiliki jenglot, mereka sudah tergelincir dalam kemusyrikan, jelasnya dalam video di Youtube.

Dia mengatakan kepercayaan terhadap keekuatan benda mistis itu sering dimanfaatkan penipu. Dia pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan hal-hal yang diklaim memiliki kekuatan gaib.

Kementan RI Bikin Kalung Anti-Corona, Apa Fungsinya? 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho