Misi Kebudayaan, Reog Ponorogo Sukses Pukau Penonton di Empat Negara Eropa

Seniman reog Ponorogo sukses tampil di empat negara Eropa dalam misi kebudayaan.

 Seniman reog Ponorogo saat tampil di Belgia. (Istimewa/Pemkab Ponorogo)

SOLOPOS.COM - Seniman reog Ponorogo saat tampil di Belgia. (Istimewa/Pemkab Ponorogo)

Solopos.com, PONOROGO — Setelah tiga pekan tampil di empat negara di Eropa, 14 orang seniman reog Ponorogo kembali ke kampung halaman, Senin (26/9/2022). Misi kebudayaan para seniman reog di tanah Eropa itu berjalan sukses dan memukau warga Eropa.

Kontingen reog Ponorogo itu selama tiga pekan menjalani Goes to Europe dengan tampil di event internasional di empat negara, yaitu Tong-Tong Fair di Belanda, Theatre Royal de la Monnaie di Belgia, Indonesian Festival Frankfurt (IFF) di Jerman, dan Maison d’Accueil Adelle Picot di Prancis.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyambut dengan bangga kedatangan delegasi kebudayaan itu di Ruang Bantarangin. Para seniman yang merupakan gabungan dari sejumlah sanggar tersebut mampu membuka mata dunia bahwa reog Ponorogo layak mendapat pengakuan sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO.

“Penonton di empat negara Eropa itu terkagum-kagum dengan reog Ponorogo,” kata Sugiri.

Baca Juga: Lebih Tinggi dari GWK Bali, Intip Megahnya Desain Monumen Reog Ponorogo

Dia menuturkan tak terbantahkan lagi bahwa reog adalah tari topeng paling besar di dunia. Menurutnya, warga Eropa juga terheran-heran dengan kekuatan pembarong yang mampu menopang berat barongan macan dan dadak merak sebart 70 kilogram dengan mengandalkan gigi serta kepala.

Belum lagi keindagan kostum yang dikenakan para seniman reog, seperti kostum penari jathil, bujangganong, dan Kelono Sewandono.

“Kontingen juga memamerkan kerajinan khas Ponorogo setiap kali tampil,” jelas dia.

Ketua kontingen seniman reog Ponorogo di Eropa, Tri Setyo, menceritakan setiap kali reog Ponorogo tampil selalu mendapatkan sambutan positif. Penonton di Belandan, Belgia, Jerman, dan Prancis terlihat antusias saat menyaksikan. Mereka tidak beranjak sebelum pertunjukan berakhir.

Baca Juga: Kalahkan GWK di Bali, Monumen Reog Ponorogo Dibangun Setinggi 126 Meter

Terlebih anggota kontingen selalu menggelar workshop untuk mengajarkan gerakan tari dan cara menabuh gamelan reog kepada pengunjung.

“Misi kebudayaan ini sudah mengena ke sasaran,” ujarnya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pacitan: Wilayah Rawan Gempa Bumi Darat, Laut dan Tsunami

      Pacitan merupakan daerah yang berpotensi terkena ancaman gempa bumi, baik yang berpusat di laut (zona subduksi) maupun di darat berupa sesar aktif.

      Berikut Daftar Besaran UMK Jatim 2023 di 38 Kabupaten/Kota, Tertinggi Surabaya

      Berikut daftar Upah Minimim Kabupaten/Kota atau UMK 2023 pada 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur atau Jatim.

      Kisah Bathara Katong, Putra Raja Majapahit yang Mendirikan Ponorogo

      Cerita Bathara Katong merupakan bagian dari upaya penyebaran agama Islam pada masa kerajaan Majapahit.

      Pernah Hancur Kena Erupsi Semeru, Begini Kondisi Jembatan Gladak Perak Saat Ini

      Pembangunan Jembatan Gladak Perak saat ini terancam molor menyusul erupsi Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022).

      98 Kali Gempa Susulan Goyang Jember, BPBD: Tidak Ada Kerusakan Signifikan

      BMKG menyebut telah terjadi 98 kali gempa susulan pasca-terjadinya gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 di selatan Jember.

      Dalam Sehari, 40 Rentetan Gempa Susulan Goyang Jember

      Rentetan gempa susulan menggoyang Jember pasca-terjadinya gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2.

      Gawat! Warga Satu Dusun di Lumajang Terisolasi akibat Lahar Dingin Semeru

      Warga satu dusun di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), dilaporkan terisolasi akibat akses jembatan di wilayahnya terdampak lahar dingin Gunung Semeru.

      Gempa M 6,2 Guncang Jember dan Malang, BPBD: Tidak Ada Kerusakan

      Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 di Jember turut dirasakan masyarakat di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim).

      Selain Kuliner Khas, Ponorogo Punya Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba

      Ada tiga kuliner legendaris di Ponorogo yang patut dicoba.

      Banyak yang Kirim Makanan, Pengungsi Semeru Butuh Selimut & Tikar

      Warga terdampak erupsi Gunung Semeru yang berada di pengungsian membutuhkan selimut dan alas atau tikar untuk tidur.

      Deretan Kecelakaan Maut di Sarangan, Nomor 5 Paling Banyak Korban Jiwa

      Berikut deretan kecelakaan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa atau kecelakaan maut di Jalan Raya Sarangan-Tawangmangu, Kelurahan Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim).

      Legenda 2 Naga Raksasa di Balik Asal-Usul Telaga Sarangan

      Ada kisah legenda dua naga raksasa di balik asal-usul Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur.

      Segini Luas dan Kedalaman Telaga Sarangan

      Berikut luas dan kedalaman Telaga Sarangan yang terletak di lerengan Gunung Lawu, tepatnya Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim).

      Harta Karun Pasir Besi Lumajang dari Gunung Semeru

      Erupsi Gunung Semeru menyisakan harta karun berupa pasir besi yang melimpah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

      Cat Rescuer Kirim 6.000 Masker untuk Korban Erupsi Semeru

      Komunitas penyelamat kucing atau cat rescuer dari berbagai daerah menggalang masker untuk korban erupsi Gunung Semeru.