Bocah penjual parfum tidur di emperan toko (Facebook/Mohd Najib)

Solopos.com, SOLO -- Bocah laki-laki diduga berusia antara 11 - 12 tahun asal Malaysia ini mengejutkan publik di dunia maya. Bocah tersebut berjualan parfum dan tertangkap kamera sedang tidur di emper minimarket karena kelelahan.

Kisah bocah yang belum diketahui namanya tersebut viral setelah diunggah oleh pengguna akun Facebook Mohd Najib, Minggu (19/1/2020). Dalam unggahannya tersebut, ia menceritakan secara lengkap pertama kali bertemu dengan bocah penjual parfum tersebut. Pengguna akun Mohd Najib mengaku bertemu bocah penjual parfum itu ketika mampir ke sebuah minimarket untuk membeli baterai.

Saat keluar minimarket, dia melihat seorang bocah tengah tidur tanpa alas di emper minimarket tersebut. Pengguna akun Mohd Najib mencoba bertanya-tanya kepada petugas minimarket mengenai bocah laki-laki itu. Menurut informasi yang dia dapat, bocah tersebut kelelahan karena berjualan parfum hingga malam hari. Bocah itu tidak akan pulang sebelum dagangannya habis terjual.

Baca Juga: Petani Sragen Dituntut 10 Bulan Penjara Karena Sebabkan Kebakaran Gudang Mebel

Mendengar cerita dari petugas minimarket, membuat pengguna akun Mohd Najib terharu dan ingin membantu bocah itu. Kemudian, dia mencoba membangunkan bocah penjual parfum untuk memberinya uang. Dia kaget lantaran bocah penjual parfum menolak pemberiannya.

"Maaf pak, saya tidak minta sedekah. Saya jual barang-barang ini dan harus habis sebelum balik ke rumah. Aduh...air mata rasanya ingin keluar. Tidak apa dik, ambillah...bapak ikhlas. Tidak usah, Pak. Kalau Bapak mau tolong, belilah minyak wangi ini. Jujurnya anak sekecil ini. Lemas rasanya seluruh tubuh ini. Aku pun membeli sebotol minyak wangi itu," kata pengguna akun Mohd Najib.

Baca Juga: Demi Bisa Jadi Laki-Laki, Wanita Surabaya Ini Ajukan Permohonan ke Pengadilan

Bocah laki-laki itu juga menolak untuk kedua kalinya saat ada pembeli yang memberikan uang lebih kepadanya. Tetapi setelah dibujuk oleh Mohd Najib agar mengambil uang pemberian pembeli itu, bocah itu akhirnya mau menerima.

Dikutip Solopos.com dari Suara.com, Rabu (22/1/2020), bocah laki-laki itu tidur di emper minimarket bukan hanya saat malam hari saja, melainkan juga siang hari. Bocah tersebut berjualan parfum hingga larut malam karena sang ayah tidak mengizinkannya pulang jika barang dagangannya belum habis. Jika tidak habis, bocah tersebut akan dipukul dan ditampar.

Selain itu, bocah laki-laki ini mengaku dipaksa oleh sang ayah untuk berjualan beraneka macam barang, termasuk parfum.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten