Miris! 578 SD Negeri di Ponorogo Kekurangan Murid Baru

PPDB online di Kabupaten Ponorogo telah ditutup, sebanyak 578 sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo masih kekurangan murid baru.

 Sekretaris Panitia PPDB Dindik Kabupaten Ponorogo, Soiran. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Sekretaris Panitia PPDB Dindik Kabupaten Ponorogo, Soiran. (Istimewa)

Solopos.com, PONOROGO — Sebanyak 578 sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kekurangan murid baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022-2023. Hanya dua SDN di Ponorogo yang telah memenuhi kuota.

Atas kondisi itu, Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo membuka PPDB secara offline. Hal ini bertujuan untuk mencari murid baru bagi sekolah yang masih kekurangan murid.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

PPDB online di Ponorogo telah dimulai pada 14 Juni dan ditutup 25 Juni 2022. Sedangkan PPDB offline dijadwalkan dibuka hingga 11 Juli 2022.

”Sesuai jadwal online tutup, tapi kami memberikan kelonggaran bagi sekolah yang masih kekurangan murid, baik negeri maupun swasta,” kata Sekretaris PPDB Dindik Ponorogo Soiran kepada Solopos.com, Rabu (29/6/202).

Baca Juga: Ditipu Makelar Tanah, Warga Ponorogo Rugi Ratusan Juta Rupiah

Soiran mendata masih ada ratusan sekolah dasar (SD) yang masih belum terpenuhi pagunya. Jumlah SD Negeri di Ponorogo ada sekitar 580, namun hanya beberapa yang melaporkan sudah terpenuhi pagunya. Seperti SDN Mangkujayan dan SDN Keniten.

Menurut Soiran, setiap sekolah memiliki jumlah pagu yang berbeda-beda sesuai dengan hasil dari survei sekolah. Indikator itu dipengaruhi dari jumlah guru, kelas, dan fasilitas sekolah. Namun, jumlah minimal pagu di jenjang SD itu satu rombongan belajar berisi 28 murid.

‘’Kalau SDN Mangkujayan itu melebihi pagu yang ditetapkan dan harus dirangking,’’ jelasnya.

Baca Juga: Brakk! Sepeda Motor Tabrak Pikap di Ponorogo, 1 Orang Meninggal

Soiran mengatakan kekurangan murid ini bukan hanya fenomena di daerah pinggiran. Melainkan menyeluruh di wilayah Ponorogo. Sebab, angka kelahiran secara statistik menurun jika dilihat dari peserta ujian setiap tahunnya.

Selain itu, mulai banyak lembaga baru, baik swasta maupun sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Maka, sudah bisa dipastikan tidak ada keseimbangan antara jumlah anak dan sekolah yang berdiri.

‘’Memang program KB [keluarga berencana] berhasil, tapi di satu sisi jumlah anak berkurang,’’ ujarnya.

Baca Juga: Grebeg Suro & Hari Jadi ke-526 Ponorogo Digelar Semakin Spektakuler

Maka, Soiran berharap ke depannya setiap sekolah berlomba-lomba dalam pengembangan program dan inovasi Pendidikan. Sebab, masyarakat butuh inovasi Pendidikan yang menarik mereka untuk mendaftar ke sekolah tersebut.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      + PLUS Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      Gempa bumi dalam dan menengah yang biasa terjadi di Laut Jawa menyimpan banyak misteri yang belum terungkap dengan detail. Banyak teori yang membahas tentang fenomena gempa bumi dalam dan menengah.

      Berita Terkini

      Prakiraan Cuaca Madiun Selasa: Berawan & Suhu Capai 32 Derajat Celcius

      Prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Selasa 16 Agustus 2022.

      Sekap Karyawan, Bos Perusahaan di Surabaya Ditetapkan Tersangka

      Direktur Utama PT Meratus Line, Slamet Rahardjo, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah menyekap karyawannya.

      Tragis! Sopir Truk Meninggal Tertimpa Kontainer di Tanjung Perak

      Seorang operator truk di kawasan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) yang ada di Jalan Prapat Kurung Selatan, Tanjung Perak, Surabaya, meninggal dunia setelah tertimpa kontainer.

      Pria di Ponorogo Gantung Diri, Istri Ungkap Keanehan Sikap Suaminya

      Seorang karyawan minimarket di Kabupaten Ponorogo ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri.

      Gara-gara Judi Online, Karyawan Swalayan di Ponorogo Nekat Lakukan Ini

      Seorang karyawan swalayan berjejaring di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri di dalam swalayan pada Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 20.45 WIB.

      Prakiraan Cuaca Madiun Senin: Hujan pada Siang Hari, Suhu Capai 34 °C

      Prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Senin 15 Agustus 2022.

      KA Pandanwangi Tabrak Motor di Jember, 3 Orang Terpendal & Meninggal

      Kereta Api Pandanwangi tabarak sepeda motor di Desa Sumberlesung, Kabupaten Jember, tiga orang meninggal dunia.

      Uniknya Tari Keling, Pemainnya Harus dari Dusun di Ponorogo

      Mengenal tari keling yang menjadi salah satu tari tradisional di Kabupaten Ponorogo.

      Jelang HUT Ke-77 RI, Lokomotif KA Dicuci & Dihias Bertema Kemerdekaan

      Menjelang HUT ke-77 Republik Indonesia, Komunitas Pecinta Kereta Api Lingkup Madiun atau Pecel +63 mencuci dan menghias lokomotif kereta api.

      Karyawan Disekap, Bos Perusahaan di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

      Direktur Utama (Dirut) PT Meratus Line, Slamet Rahardjo, diduga menyekap seorang karyawannya bernama, Edi Setyawan.

      Terbanyak untuk Honor Panitia, Anggaran Pilkada Gunungkidul Rp73 Miliar

      Anggaran Pilkada 2024 di Kabupaten Gunungkidul diperkirakan mencapai Rp73 miliar.

      Tak Kuat Nanjak, Bus Pariwisata Angkut 28 Siswa di Malang Masuk Jurang

      Sebuah bus pariwisata yang mengangkut 28 siswa Mts mengalami kecelakaan, terperosok ke jurang di Desa Plandi, Wonosari, Kabupaten Malang.

      Baru Muncul ke Publik, Istri Mas Bechi Ternyata Habis Melahirkan

      Durottun Mahsunnah, istri Mas Bechi, terdakwa kasus pencabulan santriwati di Jombang, mengaku baru bisa muncul di depan publik karena baru saja melahirkan anak keempat.

      Istri Mas Bechi Sebut Banyak Pelakor yang Ingin Rebut Suaminya

      Durrotun Mahsunnah, istri anak kiai Jombang yang menjadi terdakwa kasus pencabulan dan kekerasan seksual terhadap santri, MSAT atau Mas Bechi, menyebut suaminya banyak disukai wanita.

      Siapkan Payung! Prakiraan Cuaca Madiun Sabtu: Hujan Tipis Siang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Sabtu 13 Agustus 2022.

      Forum Beasiswa Indonesia Gelar Kongres Ke-2, Bahas Isu Kontroversi Ini

      Komite Forum Beasiswa Indonesia menggelar Kongres Beasiswa Indonesia Ke-2 pada tanggal 19-23 Agustus 2022.