Tutup Iklan

Mirip Debt Collector, Tugas Desk Collector Pinjol Ilegal Menebar Teror

Bareskrim Polri menangkap 7 tersangka desk collector terkait kasus pinjol ilegal belum lama ini. Apa perannya?

 Ilustrasi debt collector. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi debt collector. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Bareskrim Polri menangkap 7 tersangka desk collector terkait kasus pinjol ilegal belum lama ini. Desk collector adalah orang atau pihak yang biasa disewa untuk menagih nasabah pinjol ilegal.

Dalam proses penagihan, desk collector tak kalah garang dengan saudara kandungnya, debt collector. Mereka kerap melakukan teror hingga intimidasi kepada nasabah penyelenggara pinjaman online (pinjol) ilegal di seluruh Indonesia.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri telah membentuk dua tim khusus untuk memburu seluruh desk collector dan penyelenggara pinjaman online (pinjol) ilegal di Indonesia.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus pada Bareskrim Polri Brigjen Polisi Helmy Santika menjelaskan bahwa dua tim khusus tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Kombes Polisi Wisnu Kuncoro.

Baca Juga: Sering Ditagih Pinjol Ilegal, Bupati Wonogiri: Kurang Ajar Betul!

Menurut Helmy, tim khusus tersebut kini tengah mengumpulkan informasi mengenai lokasi dan tindak pidana yang dilakukan oleh desk collector dan penyelenggara pinjol ilegal di Indonesia.

“Untuk menangani pinjol ilegal ini, kami sudah bentuk dua tim khusus yang bekerja di bawah Pak Wadir Eksus Bareskrim Polri,” tuturnya di Mabes Polri, dikutip Bisnis Minggu (17/10/2021).

Helmy menjelaskan bahwa dua tim khusus itu juga akan menindaklanjuti ratusan laporan masyarakat mengenai pinjol ilegal yang masuk ke Kepolisian.

“Jadi semua laporan dari masyarakat akan kami tindaklanjuti,” katanya. Tujuh Ditangkap Adapun Bareskrim Polri telah menangkap 7 tersangka desk collector yang biasa disewa jasanya untuk melakukan teror kepada nasabah penyelenggara pinjaman online (pinjol) ilegal.

Baca Juga: 3.516 Aplikasi Telah Diblokir, Ini Cara Mengecek Legalitas Pinjol

Helmy memaparkan bahwa ketujuh tersangka melayani banyak penyelenggara pinjol ilegal untuk melakukan penagihan ke nasabahnya dengan cara meneror hingga mengintimidasi. Ketujuh tersangka desk collector tersebut berinisial RJ,42; JT,39; AY,29; HC,28; AL, 24; VN, 26; dan HH, 35.

Ketujuh tersangka itu, ditangkap di lima lokasi yang berbeda yaitu di perumahan Taman Kencana Cengkareng Jakarta Barat, Perumahan Long Beach Jakarta Utara, Apartemen Green Bay Tower Pluit Penjaringan Jakarta Utara, Apartemen Taman Anggrek Jakarta Barat dan Apartemen Laguna Tower Penjaringan Jakarta Utara.

“Para tersangka ini tidak hanya melayani satu pinjol saja, tetapi lebih dari satu pinjol ilegal,” tuturnya. Menurut Helmy, masih ada satu tersangka lainnya berinisial ZJ yang merupakan warga negara asing.

Menurutnya, peran ZJ adalah merekrut karyawan desk collector, penyediakan lokasi kantor serta menyiapkan alat dari luar negeri untuk blasting SMS. “Sampai saat ini, kami masih memburu tersangka ZJ ini ya,” katanya.


Berita Terkait

Espos Plus

Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Berita Terkini

Giliran Lowongan Kerja J&T Express Bikin Heboh, Ada Apa Lagi?

Lagi-lagi media sosial (medsos) dihebohkan dengan informasi lowongan pekerjaan yang menuliskan agama tertentu sebagai syarat wajib bagi pelamar.

Pengusaha Depo Air Isi Ulang Tolak Pelabelan Galon, Ini Alasannya

Ketua Umum Asosiasi Pemasok dan Distributor Depot Air Minum Indonesia (Apdampindo) Budi Dharmawan yang menolak pelabelan galon PC jika diduga motifnya karena persaingan usaha.

Ada Isu Pelabelan BPA Galon, Produksi AMDK Diproyeksi Tetap Tumbuh

Diterpa rencana pelabelan Bisfenol A pada galon isi ulang, Asosiasi Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) tetap memproyeksikan pertumbuhan produksi.

Wanita Berpengaruh Dunia, Ini Peringkat Sri Mulyani dan Nicke Widyawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati masuk daftar perempuan paling berpengaruh di dunia.

UBS Menguat, Simak Harga Emas Pegadaian Kamis 9 Desember 2021

Pergerakan harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada Kamis (9/12/2021) menguat untuk cetakan UBS, sedangkan cetakan Antam cenderung stagnan.

Astra Dukung Sayembara Kampung Tangguh Jaya 2021, Ini Tujuannya

Astra bersama Polda Metro Jaya pada hari ini (8/12/2021) mengadakan acara puncak Sayembara Kampung Tangguh Jaya (KTJ) 2021 yang bertajuk Piala Kapolda Kampung Tangguh Jaya.

BPJS Watch Minta Iuran Peserta Kelas 3 Tetap Rp35.000

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar berharap besaran iuran yang bakal ditetapkan dapat terjangkau oleh peserta mandiri.

Moduit Raih Penghargaan Most Innovative Mutual Wealth Tech

Moduit telah memiliki lisensi sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), penasihat investasi, dan Agen Perantara Pedagang Efek (APPE) dari OJK, serta mengakomodasi distribusi SBN.

PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Ini Dampaknya untuk Pelaku Usaha

Pelaku usaha optimistis mampu memaksimalkan aktivitasnya dengan adanya penerapan PPKM yang disesuaikan dengan masing-masing daerah.

Mudah Kok, Begini Cara Membeli Rumah Lelang di BTN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) menggelar pameran lelang massal bertajuk BTN Lelang Properti Expo 2021 dengan melibatkan 25 kantor cabang perseroan.

Akhir Tahun, Garuda Indonesia Obral Tiket Pesawat Diskon 80 Persen

PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) bersama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) menggelar Travel Fair baik secara offline maupun online jelang akhir tahun ini.

Siap-Siap! PBB dan Pajak Kendaraan akan Naik, Segini Tarifnya

Tarif pajak bumi dan bangunan akan meningkat seiring berlakunya Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah atau UU HKPD..

Naik Fluktuatif, Harga Cabai Rawit Merah di Solo Tembus Rp60.000/Kg

Kenaikan harga cabai rawit merah disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya cuaca buruk serta panen tidak maksimal akibat gangguan hama tikus berskala besar sehingga cabai terpaksa dipanen dini.

Layanan Setor Tarik BI Berakhir 27 Desember 2021, Buka Lagi Tahun Depan

Layanan penukaran ritel berakhir pada 16 Desember 2021, namun untuk layanan uang rusak, cacat, dan lusuh, serta uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran beroperasi secara normal.

Manajemen Pastikan Tagar Boikot JNE Tak Terkait dengan Harbolnas 12.12

JNE memastikan bahwa tagar Boikot JNE yang sempat ramai di jagat Twitter baru-baru ini tidak ada kaitannya dengan momen Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12.

Keren, 7 Pasar Rakyat Ini Diganjar Anugerah SNI dari Kemendag

Anugerah ini bukan hanya sebagai penghargaan untuk pasar rakyat, tapi juga sebagai kelayakan dan penghormatan terhadap yang disebut dengan standardisasi.