Tutup Iklan

MIRAS SOLO : Jual Ciu di Rumah, 2 Warga Nusukan Ditangkap

 Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Miras di Solo tak ada habisnya. Dua warga Nusukan ditangkap karena menjual ciu di rumah.

Solopos.com, SOLO — Prapro Sutrisno, 64, dan Bagus Sarsito, 32, warga Kampung Bibis Baru RT 003 /RW 024, Nusukan, Banjarsari, ditangkap anggota polisi Polsek Banjarsari karena menjual miras jenis ciu di rumahnya, Selasa (19/7/2016).

Kapolresta Solo, Kombes Pol. Ahmad Luthfi, melalui Kapolsek Banjarsari, Kompol Wawan Purwanto, mengatakan penangkapan kedua pelaku penjual miras jenis ciu tersebut berdasarkan hasil laporan masyarakat. Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut ke lokasi dan mendapati barang bukti miras ciu yang dikemas dalam botol bekas minuman dan jerigen.

“Kami menangkap basah pelaku saat menjual miras di rumah. Barang bukti yang berhasil disita dari dua pelaku yakni sebanyak 106 liter ciu,” ujar Wawan saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (20/6/2016).

Wawan mengatakan salah satu pelaku penjual miras, Sarsito diketahui sudah tiga kali ditangkap polisi dengan kasus sama. Sebelumnya, pelaku pernah menjual miras dan ditangkap Mapolresta Solo pada awal tahun ini. “Kedua pelaku dikenai pasal tipiring [tindak pidana ringan] dan kasus ini sudah langsung disidangkan ke PN [Pengadilan Negeri] pada hari ini [Rabu],” kata dia.

Ia mengatakan khusus pelaku yang sudah tiga kali ditangkap polisi akan memberikan pertimbangan kepada hakim dalam persidangan nanti agar diperberat hukumannya. Hal itu sangat penting dilakukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku.

“Kami menghimbau kepada warga masyarakat di Banjarsari untuk segera melaporkan polisi jika mendapati orang yang menjual miras,” kata dia.
Sementara itu, Salah seorang pelaku, Sarsito, mengaku ciu tersebut didapat dari wilayah Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo. Ciu dikemas dalam botol bekas ukuran 1 liter dijual seharga Rp22.000 dan ukuran kecil Rp8.000.

“Saya terpaksa menjual ciu di rumah karena mencari pekerjaan lain sulit. Sebagian besar pembeli adalah anak muda,” kata dia.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Hasil Liga 1: Persebaya vs Persik Bermain Imbang 0-0, Ini Foto-Fotonya

Persebaya tampil mendominasi namun penyelesaian akhir yang buruk

Sejarah Hari Ini : 29 November 1899, FC Barcelona Berdiri di Spanyol

Berdirinya FC Barcelona merupakan satu dan sekian banyak peristiwa yang terjadi pada 29 November seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Mahasiswa UNS Solo Bikin Teh Celup dari Benalu, Kok Bisa?

Mahasiswa UNS Solo membuat penemuan unik yakni teh celup dari benalu yang kemudian diberdayakan di kalangan petani di Kemuning, Karanganyar.

Segera Dibentuk, Perbakin di Tiap Daerah di Soloraya

Sejumlah klub menembak seperti Senopati dan Mega Bintang yang hadir dalam Rakerkot itu mengusulkan perlu segera dibentuk pengurus Perbakin tingkat daerah

Pemerintah Untuk Sementara Tutup Pintu Masuk Indonesia

Peraturan ini dikecualikan kepada pemegang visa diplomatik dan dinas, pejabat asing setingkat menteri ke atas, beserta rombongan yang melakukan kunjungan resmi.

Dihantui Varian Omicron, Israel Ngotot Gelar Miss Universe

Peserta Miss Universe akan diberikan keringanan dengan kemungkinan menjalani tes usap PCR setiap 48 jam dan tindakan pencegahan lainnya.

Cerpen Nawang Lintang

Para penari haruslah seorang gadis suci. Kesucian mereka adalah mutlak sebagai persembahan agar Kanjeng Ratu Kidul bersedia datang menjadi penari ke-10 yang akan menyempurnakan prosesi.

Pemkot Solo Belum Punya Regulasi Larangan Jualan Daging Anjing, Tapi...

Pemkot Solo hingga kini belum memiliki aturan yang melarang jual beli daging anjing dan hanya fokus pada upaya mencegah penyakit menularnya.

Tips Menghemat Listrik Kala WFH

Sebaiknya terapkan tips menghemat listrik kala WFH agar tagihan tidak membengkak.

5 Negara yang Tetapkan Tanggal Kedaluwarsa Sertifikat Vaksin Covid-19

Saat ini semakin banyak negara mengumumkan bahwa mereka akan menetapkan tanggal kedaluwarsa untuk sertifikat vaksin.

The Minions Cetak Sejarah Hattrick di Indonesia Open

Marcus/Kevin juga mencetak sejarah dengan menjadi satu-satunya ganda putra yang mencetak hattrick di ajang Indonesia Open.

Jennifer Bachdim Batalkan Liburan ke Belanda, Ini Penyebabnya

Setelah sampai Jakarta, Jennifer Bachdim justru batalkan rencana liburan ke Belanda.

Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar, Ini Ciri-Ciri Pelaku

Kantor Manajemen PSS Sleman dibakar orang tak dikenal saat klub sepak bola itu bertanding di Stadion Manahan Solo.

Geguritan Sri Harnoko

Nalika ratri wis gingsir, dak papak lumakuning gurit, kang nyimpen carita jaman semana, gawe ati lali mangsa

Tampil Dominan, Persebaya Ditahan Imbang Persik Kediri

Pada pertandingan sebelumnya, 24 November 2021, Persebaya mampu menggilas Persita Tangerang dengan skor mencolok 4-0 di tempat yang sama.