MIRAS OPLOSAN SOLO : Arak Plus Teh Kemasan Babahe Dijual Rp20.000

 Ilustrasi minuman keras (JIBI/Harian Jogja/Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi minuman keras (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Solopos.com, SOLO—Persidangan kasus minuman keras (miras) oplosan yang menewaskan tiga orang di Solo memasuki sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Rabu (5/3/2014).

Terdakwa Jumani alias Babahe, 42, mengaku miras oplosan dijual Rp20.000 per botol besar air mineral.

PromosiTantu Panggelaran, Asal Muasal Pulau Jawa dan Paku Gunung Semeru 

Komposisi miras oplosan itu terdiri atas arak sebanyak kira-kira satu liter dioplos dengan 0,5 liter teh kemasan atau satu botol penuh.

Miras oplosan yang setelah dioplos menjadi 1,5 liter itu ditempatkan ke dalam satu botol bekas air mineral berukuran besar. Satu botol besar miras oplosan dia jual seharga Rp20.000.

“Waktu itu [Rabu 13 November 2013], Bram [Surya Pramono, 28, salah satu korban tewas] memesan arak campur kepada saya melalui SMS sebanyak tiga kali. Pertama, pagi dia memesan satu botol kecil, siang pesan lagi satu botol besar dan satu botol kecil. Dan sorenya pesan lagi sama dengan pesanan yang siang. Saya sendiri yang mengantarkan pesanan Bram. Seluruh arak campur yang saya berikan adalah arak yang sama dengan arak yang saya jual kepada pemesan lain. Tapi lainnya enggak apa dan sehat-sehat saja,” urai Babahe.

Dia mengaku tak mengetahui Bram mengonsumsi arak bersama siapa saja. Namun, dia mendapat kabar ada dua orang selain Bram yang turut menenggak miras akhirnya meninggal dunia.

Dia menyatakan sangat menyesali perbuatannya tersebut.  Lebih lanjut Jumani mengatakan, ia tak pernah memasarkan miras dagangannya.

Warga mengetahui dirinya menjual miras dari informasi orang yang pernah membeli secara gethok tular atau dari mulut ke mulut. Para pembeli dikatakan dia biasanya hanya para tetangganya. Namun, dia mengaku juga menerima pesanan dari warga wilayah lain.

Seperti diketahui, tiga dari lima orang tewas secara tak bersamaan seusai berpesta miras oplosan dari Jumani. Para korban tewas adalah Warsito, 47, Surya Pramono alias Bram, keduanya warga Bibis Baru, Banjarsari, Solo, dan Iyut, 38, warga Miri, Sragen. Berdasar hasil laboratorium forensik, miras yang diminum para korban mengandung metanol dan etanol diatas ambang batas.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Pasar Kelet Jepara Kebakaran, 4 Kios Ludes Terbakar

Pasar Kelet yang ada di Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengalami kebakaran.

Digosipkan dengan Raffi Ahmad, Siapa Mimi Bayuh?

Nama Mimi Bayuh menjadi sorotan setelah muncul gosip selingkuh dengan Raffi Ahmad, siapa wanita ini?

Viral! Cerita Wisatawan Dipaksa Naik Jip ke Bunker Kaliadem Merapi

Rombongan wisatawan yang hendak ke obyek Bunker Kaliadem dipaksa untuk menggunakan jasa mobil jip, cerita itu kemudian viral di media sosial.

Dapat Tugas Menangani Minyak Goreng, Benarkah Luhut Punya Usaha Sawit?

Mendapat tugas untuk mengatasi masalah minyak goreng, apakah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan punya perkebunan sawit?

Jalan Dakwah Habib Novel Alaydrus

Habib Novel Alaydrus adalah tokoh Islam asal Solo yang menghidupi umat dengan dakwah sejuk.

30 Tahun Dewa 19 Berkarya: Nostalgia dan Rejuvenasi di Kota Asal

Grup band Dewa 19 menyajikan perpaduan nostalgia dan rejuvenasi atau peremajaan untuk merayakan 30 tahun berkarya di belantika musik Indonesia.

All New Tracker RS, SUV Kecil dari Chevrolet

Chevrolet mengenalkan sport utility vehicle atau SUV berukuran kecil, All New Tracker RS khusus untuk pasar otomotif di China.

Begini Serunya Kejuaraan Karapan Sapi di Sampang Jatim

Kejuaraan digelar dengan tujuan untuk melestarikan kebudayaan sekaligus ajang promosi wisata

Johnny Depp Menyangkal Testimoni Amber Heard

Pada Rabu (25/5/2022), Johnny Depp dan pengacara menyangkal testimoni Amber Heard yang mengklaim sang aktor melakukan kekerasan fisik.

Warga Keluhkan Jalan Rusak, Ini Penjelasan Sekda Ponorogo

Warga mengeluhkan kondisi jalan rusak yang ada di beberapa titik di Ponorogo.

Kian Menjanjikan, Begini Kiat Bisnis Usaha Bunga Papan

Pernikahan adik Jokowi, yakni Idayati, dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman menggerakkan ekonomi Solo termasuk bisnis bunga papan.

Timnas Indonesia U-19 Bawa 22 Pemain ke Toulon Cup, 2 dari Persis Solo

Timnas Indonesia U-19 telah menuntaskan pemusatan latihan di Stadion Madya Senayan Jakarta sejak 16 Mei 2022 untuk menghadapi Toulon Cup Prancis.

Kenapa Wanita Hamil Ngidam? Ini Penjelasannya

Tidak sedikit wanita hamil mengalami ngidam atau ingin menyantap makanan tertentu, kenapa hal ini bisa terjadi?

Ini Momen Presiden Jokowi Lepas Masker saat Bertemu Warga Solo

Presiden membagikan bantuan modal kepada pedagang di Pasar Gede dan Pasar Harjodaksino Solo

Sambut HUT ke-25, Solopos Salurkan Bantuan ke PSAA Hosana Karanganyar

Solopos Media Group menyalurkan bantuan ke PSAA Hosana di Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, dalam rangka HUT ke-25 Solopos.