MIRAS OPLOSAN : Masuk Daftar Hitam, Ditinggal Pelanggan Lama, Sasongko Sasar Anak "Baru"

MIRAS OPLOSAN : Masuk Daftar Hitam, Ditinggal Pelanggan Lama, Sasongko Sasar Anak

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Miras oplosan racikan Sasongko sudah dihindari mahasiswa senior karena masuk daftar hitam, namun mahasiswa atau anak baru tidak tahu.

Solopos.com, JAKARTA -- Sedikitnya 22 (sebelumnya tertulis 24) nyawa melayang dan puluhan lainnya dirawat di rumah sakit akibat menenggak miras oplosan racikan Sasongko pekan lalu. Padahal, miras yang diracik Sasongko di rumahnya, Jl. Adisutjipto, Dusun Ambarukmo RT10/RW 04 Caturtunggal, Depok, Sleman, itu sudah sering dianggap masuk daftar hitam.

Menyusul tewasnya seorang peminum miras racikannya pada 2014 lalu, Sasongko sebenarnya sudah mulai ditinggal pelanggannya. Tetapi jebolan sebuah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) itu tak kehilangan akal. Jika pelanggan lama menghilang, dia mencari pelanggan pemula sembari "berinovasi" dalam racikan terlarang itu.

Segalon fermentasi buah salak sebagai perasa miras yang ditemukan polisi di rumahnya adalah salah satu cara Sasongko "berinovasi". Dalam penggeledahan, petugas juga mengambil beberapa benda atau bahan mencurigakan seperti tawas dari dalam kamar yang diduga sebagai penjernih miras setelah dioplos. Ada pula obat serangga yang ditemukan polisi di rumah itu.

Sejumlah mahasiswa asal luar Jawa pun ikut menghindari miras racikan Sasongko. Tetapi nahas, bagi salah satu korban berinisial MH, 19, mahasiswa asal Tidore, Maluku Utara, berikut temannya. Ia tak tahu catatan kelam miras oplosan Sasongko dan ikut mengonsumsi.

Selain MH, masih ada korban berinisial AL yang tak masuk database polisi sebagai orang yang ikut mengonsumsi miras saat berkunjung ke Jogja. Dia kemudian langsung jatuh sakit dalam perjalanan pulang ke Maluku Utara. "Sebenarnya senior sudah memberitahu jangan membeli di belakang warnet [racikan Sasongko]. Dia [MH] ini karena anak baru, dia tidak tahu," ungkap salah satu mahasiswa luar Jawa yang meminta namanya tidak disebut.

Miras racikan Sasongko juga menimbulkan korban jiwa di akhir 2014 silam, namun tak terendus polisi. Seorang sumber yang enggan disebut namanya, mengatakan kakaknya yang tinggal di Kota Jogja meninggal dunia setelah membeli miras di Sasongko pada 2014.

Selain karena sudah mengikhlaskan, keluarga khawatir jenazah harus diautopsi sehingga tak menginformasikan ke pihak berwajib. Saat itulah miras racikan Sasongko sebenarnya sudah masuk daftar hitam di kalangan penikmat oplosan.

Kini, nasi sudah menjadi bubur, korban tewas yang didominasi mahasiswa sudah terlalu banyak. Akan tetapi, hanya ketuk palu hakim yang berhak mengadili Sasongko. Baca juga: Tak Punya Pekerjaan Tetap, Sasongko Hidup dari Meracik Miras.

Berita Terkait

Berita Terkini

Oleh Oleh Khas Solo

Inilah sederet kuliner khas Solo yang cocok dijadikan oleh-oleh maupun hantaran Lebaran.

Ambil Pelajaran dari Meledaknya Kasus Covid-19 di India, Bupati Karanganyar: Jangan Lengah, Ayo Taat Prokes!

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta warganya untuk belajar dari meledaknya kasus Covid-19 di India. Dia pun meminta masyarakat untuk tak abai menjalankan protokol kesehatan.

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.