Minyak Goreng di Pasar di Sukoharjo Masih Rp20.000/L, Ini Sebabnya

Pedagang masih belum bisa beradaptasi dengan harga yang ditetapkan pemerintah pusat, hal ini dipengaruhi harga minyak goreng dari sales yang masih tinggi.

 Minyak goreng. (freepik.com)

SOLOPOS.COM - Minyak goreng. (freepik.com)

Solopos.com, SUKOHARJO — Pemerintah pusat memberikan waktu selama sepekan untuk pedagang di pasar tradisional beradaptasi dan menyesuaikan harga minyak goreng menjadi Rp14.000 per liter. Namun hingga sepekan setelah kebijakan tersebut dikeluarkan, harga minyak goreng di pasar tradisional di Kabupaten Sukoharjo masih belum berubah.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop) Sukoharjo, Iwan Setyono, mengatakan pihaknya masih terus memantau perkembangan harga minyak goreng di Sukoharjo sejak kebijakan satu harga diterbitkan.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Berdasarkan hasil pantauan, lanjutnya, pedagang masih belum bisa beradaptasi dengan harga yang ditetapkan pemerintah pusat. Hal ini dipengaruhi harga minyak goreng dari sales yang masih tinggi dan sejumlah pedagang yang masih berusaha menghabiskan stok lama minyak goreng yang dimiliki.

Baca juga: Temukan Penimbun Minyak Goreng di Sukoharjo? Segera Laporkan ke Polisi!

“Saat ini yang bisa kami lakukan hanya bersifat pemantauan dinamika harga minyak goreng di pasar tradisional. Kalau ternyata masih belum satu harga kami hanya bertugas melaporkannya. Memang sampai saat ini kondisinya pedagang masih mengacu harga sesuai saat kulakan. Rata-rata masih di harga yang tinggi di sekitar Rp20.000 per liter dan belum bisa menjual di harga Rp14.000 per liter,” ungkap Iwan kepada Solopos.com, Senin (24/1/2022).

Jangan Panic Buying

Sementara itu, untuk pemantauan harga minyak goreng di toko modern menurutnya sudah di harga yang disesuaikan pemerintah. Namun, dia menyoroti terjadinya panic buying yang dilakukan oleh masyarakat selama beberapa hari terakhir. Dia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan hal tersebut lantaran pemberian subsidi akan menjadi tidak merata saat proses transisi.

“Masyarakat seharusnya tidak melakukan panic buying minyak goreng. Ini masalah waktu saja hingga akhirnya semua bisa satu harga. Sekarang sedang proses transisi kebijakan baru dan harus dilalui. Jadi saya minta warga bisa membeli minyak goreng sesuai kebutuhan saja. Jangan sampai panic buying apalagi sampai memborong minyak goreng murah,” ucap dia.

Baca juga: 506 Anak Sukoharjo Jadi Yatim Piatu Gegara Covid-19 Terima Bantuan Ini

Sebelumnya, Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengatakan sejak Rabu (19/1/2022), pihaknya menerjunkan 10 personel dari Polres Sukoharjo dan dua personel dari masing-masing Polsek setempat untuk melakukan monitoring keadaan pasar pasca ditetapkannya satu harga minyak secara nasional.

Dia menegaskan Polres Sukoharjo akan menindak tegas siapapun yang nekat melakukan praktik penimbunan maupun pemborongan minyak goreng murah di pasar.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan adanya praktik tersebut [penimbun dan pemborong minyak goreng murah] agar langsung melaporkan ke kami [Polres Sukoharjo]. Kami akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut karena minyak goreng adalah kebutuhan semua orang. Jangan sampai disalahgunakan oleh orang-orang tertentu,” beber dia.

Baca juga: 6 EWS Diandalkan Warga yang Berdomisili di Sekitar Sungai Sukoharjo 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Jejak Garam Rumahan Paranggupito Wonogiri dan Keunikan Pantainya

+ PLUS Jejak Garam Rumahan Paranggupito Wonogiri dan Keunikan Pantainya

Kecamatan Paranggupito menjadi satu-satunya wilayah di Wonogiri, Soloraya, dan Jawa Tengah yang memiliki keunikan pesisir Pantai Selatan Pulau Jawa, dimana pernah ditemukan jejak pembuatan garam rumahan.

Berita Terkini

Sosialisasi PeduliLindungi Minyak Goreng Diperpanjang hingga 3 Bulan

Alasan memperpanjang sosialisasi karena saat ini masih banyak pengecer yang belum mengunduh QR Code Peduli Lindungi.

Jokowi Pulang, Ledakan Dahsyat Guncang Kota Mykolaiv di Ukraina

Setelah Odesa diserang pasukan Rusia pada Sabtu (2/7/2022) pagi, sebuah ledakan dahsyat mengguncang Kota Mykolaiv.

Sejarah Hari Ini: 2 Juli 1945 Amerika Serikat Bombardir Jepang

Beragam peristiwa bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 2 Juli.

Pemerintah Tetapkan Status Keadaan Tertentu PMK, Ini 6 Poin Pentingnya

Angka penularan PMK per Jumat (1/7/2022) pukul 12.00 WIB menurut data dari iSIKHNAS Kementerian Pertanian telah mencapai 233.370 kasus aktif di 22 provinsi.

Berkat Tjahjo Kumolo Urusan Kerja Sama Muhammadiyah Lebih Mudah

Berkat Tjahjo Kumolo mengurus legalisasi badan hukum Muhammadiyah, Muhammadiyah tidak banyak mengalami kesulitan terkait kerja sama dengan berbagai pihak.

Ternyata, Almarhum Tjahjo Kumolo Punya Jasa Besar untuk Muhammadiyah

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengungkapkan peran besar Tjahjo Kumolo itu bagi keberadaan Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi islam di Indonesia.

Rusia Kembali Serang Ukraina Setelah Kepulangan Jokowi

Ukraina mengklaim serangan Rusia di wilayah Odesa mengakibatkan 21 orang meninggal dunia, Sabtu (2/7/2022) waktu setempat.

Presiden Jokowi Tiba Kembali di Tanah Air

Selama sepekan Presiden melakukan kunjungan kerja ke Jerman, Ukraina, Rusia, dan Persatuan Emirat Arab (PEA).

Takziah, Ini Kenangan Presiden Jokowi tentang Tjahjo Kumolo

Jokowi dan Iriana tiba di kediaman keluarga Tjahjo Kumolo pukul 07.22 WIB dan disambut oleh istri almarhum, Erni Guntarti, dan anak-anaknya.

Ekowisata Sebagai Solusi Penanggulangan Konflik Manusia Vs Gajah

Ekowisata berbasis satwa liar dipandang sebagai solusi atas terjadinya konflik manusia dengan gajah. Pengembangan wisata dengan menerapkan prinsip-prinsip konservasi dinilai dapat menghasilkan keuntungan ekonomi dan sosial. 

10 Berita Terpopuler: Pergeseran Ranking PPDB SMK Solo - Piala AFF U-19

Ulasan tentang PPDB Solo hingga Piala AFF U-19 masuk daftar 10 berita terpopuler pagi ini.

Pendapatan Pajak Naik, Pemerintah Kurangi Utang Negara Rp216 Triliun

Pemerintah mengurangi utang hingga Rp216 triliun setelah pendapatan pajak naik tahun ini.

Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Yusuf Mansur ke Polsek Ciracas

Alasan pelimpahan kasus Yusuf Mansur dari Polda Metro Jaya ke Polsek Ciracas karena nominal kerugian kecil, yakni hanya Rp45 juta.

Waspada! Selat Malaka Diterjang Gelombang Tinggi 3 Meter

Perairan Selat Malaka dilanda gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai tiga meter.

Sejarah Hari Ini: 1 Juli 1946, Djawatan Kepolisian Negara Berdiri

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 1 Juli.