Taman Balekambang Solo. (Solopos-Dok)

Solopos.com, SOLO -- Taman Balekambang Solo menjadi salah satu lokasi wisata jujukan para pemudik maupun warga setempat untuk mengisi libur Lebaran. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Lebaran kali ini pengelola objek wisata gratis itu juga menggelar Bakdan Ing Balekambang.

Bakdan Ing Balekambang yang dimulai sejak Selasa (4/6/2019) lalu menghadirkan berbagai pertunjukan dan kegiatan sarat edukasi. Para orang tua dapat sekaligus berlibur dan memperoleh edukasi bagi anak-anaknya.

Pelaksana kegiatan di Taman Balekambang, Sugian Noor, saat ditemui Solopos.com di Taman Balekambang, Jumat (7/6/2019), mengatakan Solo yang merupakan Kota Budaya tidak bisa terpisah dengan kesenian tradisional. Reog Ponorogo, pertunjukan tari dari seluruh Indonesia, dan pertunjukan musik tradisional hingga kekinian ditampilkan setiap harinya.

Puncaknya pada Minggu (9/6/2019) penyanyi campursari, Didi Kempot, akan menghibur pengunjung Taman Balekambang. Pada hari itu sekaligus akan digelar lomba melukis dan mewarnai khusus anak-anak dengan konsep pesona Balekambang, Kota Solo.

“Taman Balekambang merupakan ikon Kota Solo yang juga merupakan kota tujuan pemudik sehingga Pemerintah Kota Solo sangat ingin memberikan hiburan yang menarik. Bahkan, tahun ini pengunjung dibebaskan dari biaya masuk. Pengunjung hanya membayar biaya parkir saja,” ujarnya.

Sebanyak 50 stan makanan tradisional dan belasan pojok bermain anak dihadirkan. Berbagai pertunjukan itu menarik antusiasme pengunjung. Pada hari pertama ada 450 orang yang berkunjung ke Taman Balekambang.

Jumlah itu meningkat hingga saat ini mencapai ribuan orang. Ia meyakini pada Minggu menjadi puncak jumlah pengunjung Bakdan Ing Balekambang.

“Hanya ada di Bakdan Ing Balekambang musik tradisional dikolaborasi dengan musik-musik kekinian. Musik keroncong yang kami tampilkan ternyata menyerap animo masyarakat Kota Solo bahkan para pemudik dari Soloraya. Di tempat lain banyak wahana wisata Lebaran, namun yang paling murah dan asri hanya di Balekambang,” imbuhnya.

Kepala UPT Taman Balekambang, Sumeh, saat dihubungi Solopos.com, mengaku menargetkan 35.000 pengunjung selama Bakdan Ing Balekambang. Jumlah itu dirasa dapat terlampaui mengingat tingkat kunjungan Taman Balekambang setiap harinya mencapai 7.000 orang.

“Berbagai pertunjukan menarik dengan mengusung tema Back To Nature akan menarik ribuan wisatawan. Kami optimistis target 35.000 pengunjung dapat terpenuhi,” ujarnya.

Salah satu warga Sukoharjo, Anggraini Catur, mengatakan sengaja datang ke Taman Balekambang untuk berlibur bersama keluarganya. Menurutnya, Taman Balekambang merupakan wisata alam yang nyaman, murah, serta mudah dijangkau dari daerah asalnya.




Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten