Tutup Iklan

Minat Baca Warga Solo Dinilai Tinggi, Kebalikan Survei Nasional

Seorang warga Solo, Anita, 29, mengaku cukup kaget dengan hasil survei yang menunjukkan tingginya minat baca warga Solo.

 Ilustrasi (Dok/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Dok/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SUKOHARJO — Minat baca warga Kota Solo masuk dalam kategori memuaskan dalam survei yang dilakukan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Solo.

Dalam survei yang digelar sepanjang Oktober-November 2021 tersebut, indeks minat baca dan indeks kegemaran membaca warga berada di nilai 74,54 dan 79,37 (skala penilaian 0-100).

Hasil ini cukup mengejutkan mengingat Indonesia dianggap sebagai negara dengan tingkat literasi rendah.

Dalam survei Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis pada 2019, Indonesia menempati ranking ke-62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi.

Total jumlah bahan bacaan dengan total jumlah penduduk Indonesia memiliki rasio nasional 0,09. Artinya satu buku ditunggu oleh 90 orang setiap tahun.
Standar UNESCO, perlu minimal tiga buku baru untuk setiap orang setiap tahun.

Kabid Perpustakaan Disarpus Solo, Samsu Tri Wahyudin, mengatakan minat baca dan kegemaran membaca masyarakat Solo tergolong tinggi jika merujuk survei terbaru.

Baca Juga: UNESCO: Minat Baca Orang Indonesia Terendah Kedua di Dunia 

Samsu mengatakan survei digelar dengan responden acak di lima kecamatan dan 54 kelurahan di Kota Bengawan. Disarpus bekerja sama dengan konsultan dari Jakarta dalam melaksanakan survei dua bulan terakhir.

“Kami ingin mendapatkan gambaran secara umum tentang minat baca warga. Secara keseluruhan, indeksnya memuaskan,” ujar Samsu kepada Solopos.com, Kamis (25/11/2021).

Pengukuran Indeks Minat Baca menggunakan 4 aspek dan 18 indikator, sedangkan pengukuran Indeks Kegemaran Membaca menggunakan 3 aspek dan 11 indikator.
Indikator dengan nilai paling tinggi yakni terkait pernyataan “kegiatan membaca memberi kenikmatan tersendiri “ (80,12).

Adapun indikator dengan nilai paling rendah muncul di pernyataan “tidak cepat bosan jika membaca buku yang tebal” (68,18). Meski tingkat kegemaran membaca dalam survei relatif baik, Disarpus enggan berpuas diri.

Baca Juga: Bangun Minat Baca Sejak Dini, Begini Caranya! 

Samsu mengatakan upaya meningkatkan budaya literasi terus digeber, terutama di wilayah dengan indeks minat baca yang masih kurang. Pihaknya juga mendorong partisipasi masyarakat dan komunitas untuk aktif dalam kegiatan perpustakaan.

“Bisa lewat lomba atau kegiatan lain yang melibatkan aktivitas membaca. Bacaan digital atau e-book juga perlu diperbanyak untuk menyasar generasi muda.”

Seorang warga Solo, Anita, 29, mengaku cukup kaget dengan hasil survei yang menunjukkan tingginya minat baca warga Solo. Dia melihat warga, terutama anak-anak, kini justru lebih hobi menonton televisi dan bermain gadget.

“Kalau memang surveinya [minat baca] tinggi tentu perlu diapresiasi. Namun pemerintah jangan cepat puas. Banyak kampung di Solo yang belum punya akses buku bacaan yang layak,” ujarnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kejar Target Rp2,5 Miliar, Lazismu Sragen Gerakkan Zakat Akhir Tahun

Lazismu Sragen membidik pegawai swasta dan pengusaha untuk menyalurkan zakat mereka ke Lazismu.

Round Up: 15 Kasus Pembuangan Bayi di Sukoharjo yang Menggemparkan

Terhitung sejak 2012, terdapat 15 kasus pembuangan bayi di Sukoharjo. Hanya sebagian kecil dari bayi yang ditemukan masih hidup. Sebagian besar ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tertahan, Simpanan Anggota KSP SB Solo Ada yang Sampai Rp570 Juta Lho

Nilai uang simpanan para anggota KSP Sejahtera Bersama Regional Solo yang masih tertahan hingga saat ini bervariasi dan ada yang mencapai Rp570 juta seorang.

Djaran Goyang-Magbul, Ini Merek Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sukoharjo

Ribuan bungkus rokok ilegal hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai Surakarta dalam ratusan kali operasi penegakan selama 2020-2021 dimusnahkan di Sukoharjo.

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Makin Wah, Tirto Mili Klaten bakal Dilengkapi Embung dan Pulau Buatan

Pemancingan Tirto Mili di Desa Pasung, Wedi, Klaten, bakal ditingkatkan dengan membangun embung dilengkapi pulau buatan.

KSP Sejahtera Bersama Solo Bermasalah, Anggota Minta Atensi Pemerintah

Pemerintah diharapkan bisa hadir dan membantu memberikan solusi atas kasus gagal bayar koperasi simpan pinjam seperti yang terjadi di KSP Sejahtera Bersama Solo.

Optimalkan Pajak Galian C, Pemkab Klaten Gandeng Desa di Lereng Merapi

Bupati Klaten Sri Mulyani berharap warga ikut membantu mengendalikan aktivitas pertambangan galian C.

Umur Kurang 1 Bulan, Perempuan Menangis Gagal Daftar Perdes Wonogiri 

Seorang perempuan warga Pokoh Kidul sampai menangis tidak bisa mendaftar perangkat desa sebab umurnya kurang satu bulan.

Pasar Legi Solo Segera Ditempati, Gibran: Aturannya bakal Lebih Ketat!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan membuat aturan baru yang lebih ketat di Pasar Legi untuk mencegah terulangnya kebakaran pada 2018 lalu.

Pakar Pengupahan UNS Solo: Penetapan UMK 2022 Untungkan Pengusaha

Pakar pengupahan yang juga akademisi UNS Solo menilai penetapan UMK 2022 yang berdasarkan PP No 36 lebih berpihak pada kalangan pengusaha ketimbang pekerja.

Ini Poin-Poin SE Wali Kota Solo Terkait Pengetatan Jelang Libur Nataru

SE Wali Kota Solo tentang PPKM yang terbit pada Selasa (30/11/2021) mengatur sejumlah pengetatan aktivitas masyarakat sebagai antisipasi libur Nataru.