Ilustrasi aksi mesum di kawasan Manahan, Solo, beberapa waktu lalu. (Solopos - Dok)

Solopos.com, SOLO -- Aksi https://news.solopos.com/read/20190820/496/1013351/kasus-video-mesum-jogja-netizen-sandingkan-foto-pelaku-dengan-tayangan-di-ilc" target="_blank" rel="noopener">mesum di ruang terbuka masih kerap terjadi di sejumlah lokasi di Kota Solo, salah satunya di Kompleks Stadion Manahan. Bahkan, kini aksi mesum tak hanya terjadi saat siang hari yang sepi.

Seperti diungkapkan petugas Satpol PP Solo di Pos Pengawasan Plaza Manahan, Kamis (22/8/2019) siang, Gunawan Indra. Menurut dia, sepanjang Agustus 2019 petugas mendapati tiga kali kejadian sepasang laki-laki dan perempuan sedang berduaan.

Menurut dia pasangan-pasangan itu tidak hanya sekedar duduk-duduk dan mengobrol. Mereka kedapatan berciuman sembari tangan “bergentayangan”. Aksi tak senonoh itu biasanya terjadi saat sepi setelah pukul 12.00 WIB.

“Biasanya antara pukul 12.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB di mana situasinya biasanya sepi. Tapi belum lama ini juga ditemukan sepasang laki-laki perempuan yang bermesraan di waktu-waktu menjelang Magrib,” ujar Indra.

Dia mengatakan tim Satpol PP Solo pasti menegur bila ada pasangan yang berbuat https://soloraya.solopos.com/read/20190806/490/1010448/9-pasangan-tak-resmi-digerebek-polisi-sukoharjo-tengah-mesum-di-kamar-indekos" target="_blank" rel="noopener">mesum di Kompleks Manahan. “Kalau kami lihat saya teriaki dari luar pagar dan kami minta agar segera meninggalkan lokasi,” urai dia.

Seorang warga Solo, Astuti, menilai perilaku tidak senonoh di ruang terbuka di Solo cukup mengganggu. Sebab, katanya, mestinya Kompleks Stadion Manahan merupakan tempat publik yang ramah bagi setiap orang termasuk anak.

Bila di tempat publik terjadi perbuatan tidak senonoh bisa menjadi contoh tidak baik bagi masyarakat lainnya. “Kontrol sosial sangat diperlukan dalam situasi seperti itu. Sebab budaya malu seolah sudah pudar,” keluh dia.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, perilaku tidak pantas juga beberapa kali masih terlihat di ruang publik seperti Taman Tirtonadi dan Kompleks Monumen Banjarsari. Perbuatan tersebut dilakukan saat situasi lengang.

Salah seorang warga, Rudi Susanto mengusulkan agar Pemkot Solo memasang CCTV untuk mengurangi ruang gerak para pelaku perbuatan https://madiun.solopos.com/read/20190722/516/1007315/sebar-video-mesum-pacar-pemuda-ponorogo-ditangkap-polisi" target="_blank" rel="noopener">mesum. Sebab personel Satpol PP terbatas untuk mengawasi setiap tempat.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten