Tutup Iklan

Meski Tak Menyesal, Jonru Akui Konten Unggahannya

Meski Tak Menyesal, Jonru Akui Konten Unggahannya

SOLOPOS.COM - Jonru (Istimewa/Facebook)

Polda Metro Jaya menyebut Jonru mengakui konten unggahannya seperti yang dilaporkan Muannas Al Aidid.

Solopos.com, JAKARTA -- Dalam pemeriksaan tambahan terakhir, Jon Riah Ukur Ginting atau Jonru Ginting mengakui atau membenarkan bahwa dirinya yang mengunggah konten yang dituduhkan dalam laporan.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R. P. Argo Yuwono. Pemeriksaan tambahan tersebut menurut Argo dilakukan pada Minggu (1/10/2017).

"Jadi untuk pemeriksaan tambahan kemarin sudah dilaksanakan sore ya sampai malam. Intinya bahwa yang bersangkutan itu membenarkan dia menulis atau meng-upload di medianya dia terkait apa yang dituduhkan," katanya, Senin (2/10/2017).

Pemeriksaan pada Minggu (1/10/2017) menjadi pemeriksaan terakhir sejak dia dipanggil hingga ditetapkan sebagai tersangka dan akhirnya ditahan di tahanan narkoba Polda Metro Jaya. Kendati demikian, jika memang diperlukan, pihak kepolisian akan kembali melakukan pemeriksaan tambahan.

Sebelumnya, kuasa hukum Jonru, Juju Purwantoro, menjelaskan bahwa setelah menjalani pemeriksaan sejak Kamis (28/9/2017) hingga Minggu (1/10/2017), kesehatan Jonru terganggu sehingga membutuhkan konsultasi dengan dokter.

"Harus diperiksa dokter dulu, artinya kita menghendaki agar proses pemeriksaan seseorang sebagai saksi tersangka itu harus mempertimbangkan faktor-faktor kesehatan dan HAM," kata Juju.

Adapun Jonru sendiri, ketika mendatangi Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Kamis lalu, mengaku tidak kapok dan menyesal atas apa yang telah dia unggah.

Saat ini, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menahan Jonru di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Argo mempersilakan tim kuasa hukum Jonru untuk mengajukan penangguhan penahanan sesuai prosedur dan persyaratan yang berlaku.

Tim kuasa hukum Jonru berencana mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan terkait penetapan sebagai tersangka ujaran kebencian. Jonru dilaporkan pengacara Muannas Al Aidid melaporkan Jonru ke Polda Metro Jaya dalam Laporan Polisi Nomor : LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 31 Agustus 2017.

Jonru dituduh melanggar Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 No. 19/2016 tentang Perubahan UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pada Kamis (28/9/2017) sore, Jonru mendatangi Polda Metro Jaya untuj memberi keterangan sebagai saksi terkait laporan yang dibuat oleh Muannas Al Aidid mengenai dugaan ujaran kebencian. Pada Jumat (29/9/2017) dinihari, status Jonru pun dinaikkan dari terlapor menjadi tersangka. Tak menunggu lama, polisi pun memutuskan untuk melakukan penahan terhadap Jonru pada Sabtu (30/9/2017).

Berita Terkait

Berita Terkini

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.

Prabowo Sebut Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Instruksi Jokowi

Menhan Prabowo Subianto menyebut Jokowi punya grand design pengadaan alutsista dengan perhitungan hingga 25 tahun untuk diwujudkan.

Sang Istri Ikut Panik, Begini Detik-Detik Christian Eriksen Kolaps di Lapangan

Pemain tengah Denmark Christian Eriksen sempat kolaps di tengah lapangan saat laga Denmark melawan Finlandia di Euro 2020.

Prabowo Buka Rahasia Mau Dipinang Jokowi Jadi Menhan

Prabowo Subianto akhirnya blak-blakan menyebut alasannya mau masuk ke Kabinet Jokowi karena ingin bekerja sama mengabdi kepentingan nasional.