Meski Sinovac Sudah Diakui Arab Saudi, WNI Belum Bisa Pergi ke Tanah Suci, Ini Alasannya

Meski membuka kembali pitnu bagi jemaah umrah dari luar negeri, Pemerintah Arab Saudi hingga kini masih melarang penerbangan langsung dari Indonesia.

 Umat Islam dengan memakai masker dan menjaga jarak fisik melakukan Tawaf mengelilingi Kakbah saat musim Haji di Kota Suci Mekkah, Arab Saudi, Jumat (31/7/2020). (Antara-Reuters-Saudi Press Agency)

SOLOPOS.COM - Umat Islam dengan memakai masker dan menjaga jarak fisik melakukan Tawaf mengelilingi Kakbah saat musim Haji di Kota Suci Mekkah, Arab Saudi, Jumat (31/7/2020). (Antara-Reuters-Saudi Press Agency)

Solopos.com, JAKARTA — Meski Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kini sudah mengakui vaksin Sinovac, warga negara Inonesia yang telah divaksin belum bisa pergi ke Tanah Suci.

Menurut Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono, hingga saat ini pihaknya belum dapat melakukan dorongan ke pemerintah setempat terkait izin masuk jamaah umrah WNI ke Arab Saudi. Ini mengingat penerbangan langsung dari Indonesia yang masih belum diizinkan oleh negara itu.

“Untuk dorong umrah belum bisa karena Indonesia masih di-suspend, belum boleh terbang langsung. Kita masih tunggu ketentuan lebih lanjut Saudi,” kata Eko.

Sebagai informasi, Arab Saudi secara bertahap mulai menerima permintaan jamaah umrah dari luar negeri untuk mereka yang sudah divaksin. Pada Selasa (24/8/2021), pemerintah setempat resmi memperbolehkan vaksin Covid-19 Sinovac dan Sinopharm bagi para calon jamaah.

Baca Juga: Buntut Penangkapan Muhammad Kece, Penceramah Yahya Waloni Juga Ditangkap Karena Tuduhan Nistakan Agama

Namun, menurut Konjen RI, penggunaan kedua vaksin tersebut harus sebagai suntikan penguat di antara empat vaksin lain, yakni buatan Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Johnson & Johnson.

“Iya memang Sinovac dan Sinopharm sudah diakui Saudi, tetapi harus booster satu di antara empat vaksi yang diakui Saudi,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk vaksin juga perlu pengaturan teknis seperti di mana dan kapan vaksin disuntikkan.

Dia pun menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada sinyal dari pihak Arab Saudi terkait apakah izin masuk bagi jamaah umrah asal Indonesia akan segera dibuka. “Sampai sekarang belum. Semoga segera ada pengumuman itu,” tuturnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Logam Tanah Jarang Lumpur Lapindo dan HAM di Food Estate

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Eko Budi sedang mengkaji secara intensif potensi kandungan logam tanah jarang dan critical raw material di lumpur Lapindo.

Sejarah Hari Ini: 23 Januari 1963 Perang Kemerdekaan Guinea Bissau 

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 23 Januari.

Selamat, 16 Dokter Gigi UMS Lulus Cumlaude 4 Mumtaz

Sebanyak 16 dokter gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi UMS mengikuti upacara pengambilan sumpah dokter gigi setelah dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude.

MAKI Ungkap Dugaan Pungli di Bandara Soekarno-Hatta

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, mendesak Kejaksaan Tinggi Banten mengusut tuntas dugaan pungutan liar atau pungli di Bandara Soekarno-Hatta.

Pelat Dinas Polisi Mobil Arteria Dahlan, Ini Kata Polda Metro Jaya

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, membantah telah mengeluarkan pelat nomor dinas polisi untuk kelima mobil anggota DPR, Arteria Dahlan.

Waspada! Sudah Dua Pasien Omicron di Indonesia Meninggal

Kementerian Kesehatan atau Kemenkes mencatat sudah ada dua pasien Covid-19 varian Omicron di Indonesia yang mengalami kematian.

Mantan Danrem Solo Maruli Simanjuntak Jadi Pangkostrad, Segini Hartanya

Segini harta kekayaan mantan Danrem 074/Warastratama Solo periode 2016-2017, Maruli Simanjuntak, yang ditunjuk sebagai Pangkostrad.

Ganjar Kembali Dapat Dukungan Nyapres 2024, Kali Ini dari Brigade

Barisan Ganjar Terdepan (Brigade) mendeklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo maju sebagai calon presiden (capres) di 2024.

Kesehatan Memburuk, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Masuk RS

Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad, dilaporkan masuk Unit Perawatan Jantung Institut Jantung Negara (IJN). Belum jelas apa penyakit yang dialami Mahathir.

Kartu Prakerja Gelombang 23 Dibuka, Ini Cara Buat Akun dan Syaratnya

Pemerintah membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 23 tahun 2022 jadi silakan mengecek cara membuat akun dan syarat mendaftar.

Eks PM Malaysia Mahathir Mohammad Kembali Dilarikan ke RS Jantung

Kabar masuknya Mahathir ke CCU IJN tersebut sebelumnya diinformasikan banyak orang di media sosial namun belum ada pernyataan resmi dikeluarkan.

Bahagianya Rektor saat 16 Dokter Gigi UMS Lulus Cumlaude

Rektor UMS Sofyan Anif menyebut keberadaan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) UMS sebagai wahana dalam pengembangan kompetensi dan keilmuan mahasiswa Kedokteran Gigi UMS.

+ PLUS Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo Dukung Pengembangan Mobil Listrik

Kandungan logam tanah jarang di Lumpur Lapindo, Sidoarjo, memiliki banyak kegunaan. Salah satunya mendukung pengembangan mobil bertenaga listrik.

Delta Belum Hilang, Kemenkes Ajak Waspadai Transmisi Lokal Omicron

Kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan juga menjadi penting mengingat varian Delta masih merupakan varian yang cukup mendominasi di beberapa daerah di Indonesia.

Lusa 500 Warga Lansia Polanharjo Klaten Disuntik Vaksin Booster

Vaksinasi booster diperlukan guna membentuk kekebalan tubuh di tengah masyarakat karena pandemi Covid-19 belum hilang hingga sekarang.

Jejak Karier Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut Kini Jabat Pangkostrad

Ada 328 Perwira Tinggi TNI yang mendapatkan jabatan baru, 28 orang diantaranya masuk ke dalam jabatan satuan-satuan baru TNI.