Meski Ketemu Putra Megawati, AHY Belum Tentu Cocok dengan Jokowi

Meski Ketemu Putra Megawati, AHY Belum Tentu Cocok dengan Jokowi

SOLOPOS.COM - Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (kedua dari kanan) tampil dalam Dialog Rakyat Lintas Generasi di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jateng, Selasa (22/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

PDIP menyebut AHY belum tentu cocok dengan Jokowi meskipun sudah ada pendekatan dengan putra Megawati.

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan tidak ingin terlalu cepat menyimpulkan apakah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sosok yang tepat mendampingi Presiden Jokowi atau tidak pada Pilpres 2019.

Menurutnya, Jokowi membutuhkan calon wakil presiden yang bisa mendongkrak suara. Selain itu sosok cawapres juga harus punya kompetensi untuk kerja sama secara profesional dalam menjalankan tugas.

"Sehingga ke depan bisa berjalan dengan bagus, dan program-program pemerintahan juga bisa tercapai," ujarnya. Dia mengaku masih menunggu pertemuan antara utusan PDIP Prananda Prabowo, yang tidak lain adalah putranya Megawati Soekarnoputri, dengan AHY.

"Setahu saya sampai kemarin belum tuh [ketemu]. Tentu nanti akan muncul dalam dialog atau diskusi-diskusi," ujarnya terkait wacana yang diembuskan soal Jokowi dan AHY untuk Pemilu 2019.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengutus Prananda Prabowo menemui AHY. Menurut Hasto, rencana ini menanggapi keinginan AHY bertemu dengan Megawati.

"Bu Mega menugasi Mas Prananda dan saya untuk melakukan dialog tersebut," kata Hasto akhir pekan lalu.

Dia menyebut rencana pertemuan ini bakal dilakukan setelah Rapat Kerja Nasional III PDIP yang berakhir pada Minggu (25/2/2018) lalu. Hasto mengatakan bakal membuka dialog dengan partai lain setelah keputusan dan rekomendasi rakernas dikeluarkan. Akan tetapi pertemuan dengan AHY belum akan membahas Pemilu 2019.

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.