Jumlah Penumpang Turun 40 Persen, DAMRI Tetap Tegakkan Prokes

DAMRI mencatat  penurunan jumlah penumpang selama masa PPKM darurat maupun level 4 yang dimulai sejak 3-25 Juli 2021.

 Damri listrik/Instagram @kemenbus

SOLOPOS.COM - Damri listrik/Instagram @kemenbus

Solopos.com, JAKARTA — DAMRI mencatat  penurunan jumlah penumpang selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat maupun level 4 yang dimulai sejak 3-25 Juli 2021.

Corporate Secretary Perum DAMRI Sidik Pramono mengatakan selama periode tersebut, jumlah pelanggan menurun rata-rata 35-40 persen dibandingkan waktu sebelum PPKM.

“Selama PPKM pada periode 3-25 Juli 2021, pelanggan kami menurun rata rata 35-40 persen dibandingkan waktu sebelumnya. Jumlah tersebut jauh menurun, sekira 50 persen jika dibandingkan dengan pelanggan saat kondisi normal,” ungkapnya kepada Bisnis, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: Naik Nih, Cek Harga Emas 24 Karat Antam Kamis 29 Juli 2021

Penyesuaian Operasional

Kendati begitu, Sidik menegaskan operasional layanan DAMRI tetap mengacu pada kebijakan yang berlaku. Dia memastikan seluruh pelanggan yang menggunakan armada DAMRI telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Bila tidak, tidak diperbolehkan melakukan perjalanan.

“Namun kami tidak memiliki data lengkap mengenai jumlah penumpang yang tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Sebelumnya, seiring diperpanjangnya PPKM level 4 mulai 26 Juli – 2 Agustus 2021, Sidik menjelaskan bahwa DAMRI melakukan penyesuaian operasional bus bandara khususnya di Pulau Jawa dan Bali.

“Kami melakukan penyesuaian jam operasional armada menuju bandara mulai pukul 02.00 – 18.00 WIB, sedangkan dari dalam bandara mulai pukul 07.00 – 21.00 WIB,” katanya.

Baca Juga: Keluarga Debitur di Jogja Diduga Jadi Korban Penganiayaan Petugas Leasing

Bukan itu saja, dia mengaku bahwa DAMRI juga memperketat pembatasan jumlah pelanggan dengan kapasitas (load factor) 50 persen di dalam bus. Petugas juga akan melakukan tinjauan lebih ketat untuk membatasi jumlah pelanggan sejak memasuki pool hingga memasuki area bus.

“Sebagaimana telah berlaku sejak 3 Juli 2021, pelaku perjalanan DAMRI area Pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Sidik menambahkan, bagi pelaku perjalanan yang bekerja di sektor formal diimbau untuk membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Surat Tugas/Keperluan dari pimpinan Perusahaan. Bagi pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan.

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Pesta Pernikahan Exclusive Bonus Pemandangan Epic, Siapa Mau?

Nava Hotel Tawangmangu kembali menawarkan paket pernikahan romantis dengan berbagai pilihan pada September 2021.

Sebelum Beli Rumah Secara Kredit, Pahami 4 Jenis Pinjaman Bank Ini

Konsumen perlu memahami jenis-jenis pinjaman bank yang bisa dipakai untuk membiayai keperluan membeli properti termasuk rumah hunian.

Penangkapan Terukur Tingkatkan Daya Saing Perikanan Indonesia di Pasar Dunia

Kebijakan penangkapan ikan secara terukur yang segera diterapkan KKP diharapkan akan meningkatkan daya saing perikanan Indonesia di pasar dunia.

BJB Solo Local Festival Dorong Generasi Muda Majukan Wirausaha

Sebagai wujud nyata apresiasi terhadap insan wirusaha Indonesia, Bank BJB menggelar BJB Solo Local Festival di Kota Solo,

Ekonomi Menggeliat, PLN Langsung Jalankan 4 Strategi Ini

Salah satu indikasi pertumbuhan ekonomi saat ini adalah realisasi konsumsi listrik mencapai 166,17 TWh hingga Agustus 2021. Atau tumbuh 4,5 persen dibandingkan tahun lalu

Kunjungi Edupark, Menteri Desa Apresiasi Sinergi Semen Gresik dengan BUMDes

Menteri Abdul Halim Iskandar mengapresiasi sinergi yang dibangun PT Semen Gresik (PTSG) terhadap enam BUMDes di area dekat perusahaan.

Jumlah Unikorn Indonesia Kalah Jauh Dibanding China dan Amerika, Apa Penyebabnya?

Pemangku kepentingan lokal dinilai terlambat dalam menyadari potensi industri perusahaan rintisan menjadi salah satu penyebabnya.

Perbankan Terus Turunkan Bunga Deposito, Bank Apa Saja?

Suku bunga simpanan perbankan menunjukkan tren penurunan. Beberapa bank besar juga baru saja mengumumkan penyesuaian suku bunga deposito terbarunya.

Lagi Turun Nih! Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa 21 September 2021

Harga emas batangan Pegadaian pada hari ini, Selasa (21/9/2021) terpantau turun dibandingkan dengan harga kemarin, baik cetakan UBS maupun Antam.

AS Izinkan Masuk Wisatawan dari 33 Negara, Indonesia Masuk Enggak Ya?

Amerika Serikat (AS) akan menyambut wisatawan yang menggunakan jalur penerbangan dari 33 negara termasuk China, India, Brasil, dan sebagian besar Eropa.

Dukung Pariwisata Prioritas Nasional, Pemkot Malang Percepat Smart City

Pemkot Malang mempercepat realisasi smart city untuk mendukung keberadaan Bromo Tengger Semeru atau BTS sebagai kawasan pariwisata prioritas nasional.

Penting Dilakukan, Bagaimana Cara Mendapatkan Mentor Bisnis bagi Pelaku UMKM?

Mempunyai peran yang begitu besar dalam suksesnya usaha, bagaimana sih cara mendapatkan mentor bisnis yang tepat bagi pelaku UMKM?

Sempat Protes Pakan Ternak Mahal, Suroto Terima Bantuan 20 Ton Jagung dari Jokowi

Presiden Jokowi mengirimkan bantuan jagung untuk Suroto, peternak ayam dari Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang aksinya sempat viral.

E-Meterai untuk Kalangan Terbatas, Siap Dikembangkan untuk Masyarakat Luas

Peruri dan PT Telkom meluncurkan meterai elektronik atau e-meterai yang akan digunakan di lingkungan perusahaan pelat merah.

Pertashop Perdana di Kota Jogja Mulai Beroperasi, Ini Targetnya

Pertamina mulai mengoperasikan Pertashop perdana di Kota Jogja. Pertashop membantu menghadirkan energi berkualitas, lebih dekat ke masyarakat.

Stok Jagung Surplus 2,37 Juta Ton Tapi Harga Pakan Ternak Tetap Meroket, Kok Bisa?

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi memastikan stok jagung lokal mengalami surplus mencapai 2,37 ton hingga pekan kedua September 2021.