Meriah! Ini Daftar Kendaraan Hias Peserta Karnaval Pembangunan Sragen

Sebanyak 27 kelompok dari OPD, BUMD, dan perusahaan lain di Kabupaten Sragen mengeluarkan kendaraan hias dalam Karnaval Pembangunan pada Minggu (29/5/2022).

 Pengumuman Karnaval Pembangunan yang digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-276 Kabupaten Sragen pada Minggu (29/5/2022). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Pengumuman Karnaval Pembangunan yang digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-276 Kabupaten Sragen pada Minggu (29/5/2022). (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 27 kelompok dari OPD, BUMD, dan perusahaan lain di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah mengeluarkan kendaraan hias dalam Karnaval Pembangunan pada Minggu (29/5/2022).

Karnaval pembangunan tersebut dihelat untuk memperingati Hari Jadi ke-276 Kabupaten Sragen. Para peserta karnaval mulai bersiap di simpang tiga Masjid Raya Al Falah ke barat sampai pertigaan Harmoni pada pukul 10.00 WIB.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Penjelasan itu diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana Hari Jadi Sragen Tugiyono saat dihubungi Solopos.com, Minggu siang. Dia menjelaskan karnaval kendaraan hias itu diberangkatkan dari simpang tiga Masjid Raya Al Falah mulai pukul 13.00 WIB.

Kendaraan hias yang terdiri dari kelompok organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), dan perusahaan lain di Sragen melewati panggung kehormatan di Alun-alun Sasana Langen Putra dan finis di Taman Krido Anggo Sragen.

“Para OPD sudah diimbau untuk persiapan kendaraan sejak pukul 10.00 WIB. Karnaval itu diharapkan selesai sebelum magrib. Urut-urutan karnaval diawali dari pasukan pengibar bendera. Kemudian, diikuti satu pleton TNI dan Polri bersenjata. Lalu ada batik karnival dan dilanjutkan iring-iringan kendaraan hias,” jelas Tugiyono.

Baca Juga : Khidmat, Upacara HUT Sragen Berbahasa Jawa & Diawali Pembacaan Sejarah

Masing-masing kelompok OPD menyiapkan 12 mobil hias. Setiap eks-Kawedanan menyiapkan empat mobil, instansi vertikal ada empat mobil, BUMN dan bank ada satu mobil, dan gabungan perbankan ada satu mobil.

Setiap kendaraan dihias sesuai tema karnaval, yakni Gelorakan Gotong-Royong Membangun Bumi Sukowati. Setiap kendaraan hias disesuaikan dengan fungsi OPD terkait.

Ketentuan tinggi kendaraan 3,5 meter dan lebar 3 meter. Kriteria lainnya untuk peserta karnaval di antaranya keindahan, ketertiban, kerapian, penampilan, kelengkapan kendaraan, kelaikan kendaraan, dan kesesuaian tema.

Berikut urut-urutan karnaval kendaraan hias yang melintas di Jalan Raya Sukowati :

Baca Juga : Ini Daftar Kegiatan Seru yang akan Digelar di Hari Jadi Sragen

1. Setda

2. BUMD perbankan

3. RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dan RSUD dr. Suratno Gemolong

4. BUMD non perbankan

5. DLH, Disperkimtaru dan DPU

6. Dinsos, Dinas Arpuskab dan DPMD

7. Kecamatan eks-Kawedanan Sragen

8. Disdikbud, Dispora

9. DPMPTSP, Disdukcapil dan UPTPK

10. Dishub, Diskominfo dan Setwan.

11. DKK dan DPPKBP3A

12. Satpol PP, BPBD dan Badan Kesbangpol

13. Dispertanketapang dan Disnakan.

14. BKPSDM dan Disnaker

15. Bank Jateng

16. Akper Yappi Sragen

17. Bapeda Litbang, BPKPD, dan Inspektorat.

18. Diskumindag

19. Kecamatan Eks-Kawedanan Gondang

20. Kecamatan Eks-Kawedanan Gesi

21. Kecamatan Eks-Kawedanan Gemolong

22. Badan Pertanahan Sragen

23. Kantor Kemenag Sragen

24. NAA klinik skincare

25. BRI Sragen

26. Gelantas

27. PLN

Sumber: Panitia Hari Jadi Sragen (trh)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

+ PLUS Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

Upaya perlindungan mangrove sebagai ekosistem blue carbon tidak hanya mampu mengurangi emisi dan peningkatan simpanan carbon benefit tetapi juga memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkini

Ganjar Disomasi Terkait PPDB, Rudy: Malah Terkenal

Rudy, panggilan akrabnya justru menilai somasi terhadap Ganjar sebagai sesuatu yang bagus karena akan membuat Ganjar kian terkenal. 

Megawati Pusing Capres PDIP? Ini Kata Pengamat

Megawati Soekarnoputri diprediksi pusing memilih antara mementingkan internal partai atau mengikuti keinginan publik dengan mencapreskan Ganjar Pranowo. 

Prabowo, Anies dan Ganjar Maju Capres, Wapres dari Kelompok Islam

Ketiga capres yang diprediksi bakal bertarung adalah Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.

Pengunjung Grojogan Sewu Tawangmangu Naik 2 Kali Lipat

Saat ini jumlah pengunjung Grojogan Sewu naik dua kali lipat dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Penerbangan Langsung dari Luar Negeri ke Solo Dikebut

Kemenparekraf bakal mempercepat layanan penerbangan langsung luar negeri ke Kota Solo.

Diminta Gibran, Sandiaga Siapkan Direct Flight dari Luar Negeri ke Solo

Menparekraf, Sandiaga Uno, menjanjikan akan mempercepat layanan penerbangan langsung dari luar negeri ke Kota Solo atas permintaan Gibran

Gibran: Percuma Promosi Pariwisata Tak Ada Direct Flight Luar Negeri

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, ingin ada penerbangan langsung atau direct flight dari luar negeri ke Solo seperti dulu.

Di Depan Rudy, KIB Solo Dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Kota Solo siap mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024.

Ruwatan di Gunung Lawu, Pusat Pemujaan Suci Masyarakat Jawa Kuno

Gunung Lawu, sama seperti gunung lainnya di Pulau Jawa dipercaya sebagai pusat kekuatan sakral dan pemujaan yang menghubungkan masyarakat Jawa kuno dengan dewa atau leluhur yang dianggap memiliki kekuatan gaib, sehingga kerap digunakan sebagai lokasi ruwatan.

Kota Solo 2 Kali Gagal Dapat Pengakuan UNESCO, Gibran: Proposale Elek

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, buka-bukaan kenapa kotanya dua kali gagal dapat pengakuan UNESCO sebagai Kota Kreatif.

Solo Gagal Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO, Sandiaga Turun Tangan

Menparekraf Sandiaga Uno akan membantu Solo mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai kota kreatif.

Anak Tak Lolos PPDB, Ortu Minta Kelas Virtual Pasar Kliwon Ditambah

Warga Pasar Kliwon, Kota Solo, meminta kuota rombongan belajar (rombel) kelas virtual ditambah agar bisa menampung lebih banyak siswa asal kecamatan itu yang tak lolos PPDB SMAN 2022.

Calhaj Asal Solo Mulai Diberangkatkan ke Jeddah

Jemaah calon haji (calhaj) asal Kota Solo sudah mulai diberangkatkan ke Tanah Suci. Calhaj asal Kota Solo dibagi menjadi dua kelompok terbang atau kloter, yaitu 41 dan 42.

Penjualan Meningkat, Peternak Sukoharjo Malah Curhat Kurang Modal

Di tengah meningkatnya penjualan ternak untuk kurban di Kabupaten Sukoharjo, peternak justru curhat butuh modal.

Jejak Garam Rumahan Paranggupito Wonogiri dan Keunikan Pantainya

Kecamatan Paranggupito menjadi satu-satunya wilayah di Wonogiri, Soloraya, dan Jawa Tengah yang memiliki keunikan pesisir Pantai Selatan Pulau Jawa, dimana pernah ditemukan jejak pembuatan garam rumahan.