Merasa Kurang Bahagia karena Kekurangan Hormon Ini, Simak Cara Mengatasinya
Di antara banyak hormon yang dihasilkan dalam tubuh, ada hormon yang umumnya dikenal sebagai hormon kebahagiaan. (ilustrasi/Freepik)

Solopos.com, SOLO – Perasaan dan emosi yang muncul yang kita rasakan setiap hari tidak dapat terjadi begitu saja. Hal tersebut dipengaruih oleh reaksi kimia yang ada di tubuh. Reaksi tersebut juga bertanggung jawab terhadap perasaan positif maupun negatif.

Di antara dua perasaan itu, tentu yang perasaan positif seperti bahagia, senang dan cinta yang paling diinginkan.

Seperti dikutip dari sehatq.com, sistem endokrin atau sistem hormon melepaskan beraneka hormon ke aliran darah. Hormon ini menjalankan fungsi penting untuk kinerja tubuh, mulai dari sistem reproduksi hingga suasana hati.

Di antara banyak hormon tersebut, ada empat hormon yang umumnya dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Berikut hormon-hormon yang memengaruhi kebahagiaan dan cara mengatasi bila kekurangan hormon tersebut seperti dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (29/9/2020).

Bikin Bangga, Karya Animasi Soloraya Tembus Pasar Manca Negara

1. Dopamin

Dopamin adalah hormon dan neurotransmitter (senyawa otak) yang berkaitan dengan penghargaan diri, seperti motivasi. Hormon ini memainkan peran untuk membuat kalian semangat dan termotivasi dalam belajar, serta mengejar keinginan, cita-cita dan tujuan kalian. Tak hanya itu, dopamine dapat mempengaruhi kesenangan diri, dan ikut berkontribusi dalam penalaran, daya ingat, serta fungsi sistem motorik.

Seseorang yang kekurangan hormon ini, ditandai dengan sifat atau perilakunya yang sering menunda-nunda pekerjaan, sulit berkonsentasi, kurang motivasi, serta selalu merasa capek, tidak berenergi, dan putus asa.

Bagi kalian yang merasa kekurangan hormon ini, dapat melakukan meditasi ataupun olahraga secara rutin dan mengkonsumsi makanan yang mengandung L-Tyrosin seperti ayam, susu, keju, dan ikan. Kalian juga bisa membuat daftar aktivitas harian dan daftar rencana hidup jangka panjang untuk meningkatkan kadar hormon dopamine yang ada di dalam tubuh.

2. Oksitosin

Hormon ini bisa juga disebut dengan hormon cinta, karena muncul saat jatuh cinta dan memadu cinta. Hormon ini ikut membantu dalam membangun kepercayaan dengan orang lain dan memotivasi untuk membangun hubungan yang tahan lama dengan orang lain.

Seseorang yang kekurangan hormon ini, akan merasa kesepian dan tidak terhubung dengan orang lain. selain itu, ia juga kan merasa stress, cemas dan mudah lelah serta mengalami insomnia.

Untuk meningkatkan kadar hormone ini dalam tubuh, kalian bisa mencoba melakukan meditasi, mendengarkan musik, bersosialisai dengan orang lain serta mandi dengan air dingin ataupun melakukan pijat dan akupuntur.

Dapat Pengaruhi Mental Anak, Setop 8 Perilaku Toxic Ini

3. Serotonin

Serotonin mirip dengan dopamin, yang merupakan hormon sekaligus neurotransmitter dalam mengatur suasana hati. Selain masalah mood, serotonin juga berperan dalam siklus tidur, nafsu makan, pencernaan, kemampuan bernalar, dan daya ingat.

Kekurangan hormon ini, membuat seseorang menjadi sensitif, mengalami fobia sosial dan serangan panik, serta merasa tidak berharaga. Pijat dan akupuntur serta mandi dengan air dingin juga dapat membantu meningkatkan hormon serotonin dalam tubuh. Selain itu, disarakan juga untuk melakukan olahraga dan aktivitas fisik serta terpapar sinar matahari di pagi hari.

4. Endorfin

Endorfin dikenal sebagai pereda nyeri, dan sebenarnya sudah terkandung secara alami di dalam tubuh. Tergolong sebagai hormon kebahagiaan, endorfin berperan dalam meredakan gejala depresi, stres, dan kecemasan.

Seseorang yang kekurangan hormon ini akan mengalami depresi, merasakan gejala sakit fisik, sulit tidur karena cemas, sering mengalami mood swing, dan melakukan perilkau yang implusif.

Untuk meningkatkan hormon ini, kalian bisa tidak ada salahnya makan dark chocolate atau makanan pedas. Selain itu, melakukan latihan fisik seperti stretching, meditasi ataupun pijat dan akupuntur bisa meningkat endorfin dalam tubuh.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom