Pemandangan dari lantai IX Gedung Terpadu Setda Sukoharjo, Jumat (17/1/2020). (Solopos-Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO — Gedung pencakar langit yang berdiri di lingkungan perkantoran Setda Sukoharjo tampak megah, Jumat (17/1/2020). Bila bangunan perkantoran di sekitarnya beraksitektur Jawa, gedung dengan 10 lantai itu bergaya modern dan seluruh aksen dindingnya berupa kaca.

Meski demikian, di beberapa bagian gedung terpadu Pemkab Sukoharjo itu juga terdapat ukiran-ukiran kayu ciri khas bangunan berarsitektur Jawa.

Saat memasuki area gedung akan disuguhi lobi dilengkapi beberapa kursi tamu. Di lantai I ini juga terdapat ruang kantor Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) di sisi kiri dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di sisi kanan. Sementara di tengah terdapat empat lift.

Lift menjadi akses penghubung antarlantai, meski terdapat pula tangga darurat. Di lantai II terdapat ruang kantor Bappelbangda dan Disdagkop dan UKM; lantai III Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Kantor Dinas Arsip dan Kantor Dinas KB; lantai IV Kantor Dinas LH dan Kantor Disperinaker; lantai V Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Pangan, dan Kantor Dinas Kominfo.

Salah satu ruangan di Gedung Terpadu Pemkab Sukoharjo. (Solopos-Indah Septiyaning W.)
Salah satu ruangan di Gedung Terpadu Pemkab Sukoharjo. (Solopos-Indah Septiyaning W.)

Sedangkan di lantai VI terdapat Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman, Kantor Satpol PP; lantai VII ada Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga dan Kantor BKPP; lantai VII terdapat perkantoran Setda seperti asisten, bagian dan staf ahli. Sementara itu, lantai IX merupakan ruang perkantoran Sekretaris Daerah (Sekda) dan lantai X merupakan hall atau ruang pertemuan.

Aksen gedung dengan dinding kaca memperlihatkan keindahan Kabupaten Sukoharjo dari masing-masing ruang perkantoran. Seperti saat memasuki ruang kerja Sekda di lantai IX, terlihat keindahan Sukoharjo dengan background Gunung Lawu.

“Kerjanya bikin lebih maksimal. Suasana indah sekali bisa melihat pemandangan dari sini [lantai VIII],” kata salah satu pegawai Pemkab Sukoharjo, Anggoro.

Kepala Bagian (Kabag) Umum Feriyanti mengatakan aksen dinding bangunan gedung memang sengaja dari kaca, agar memperlihatkan keindahan Sukoharjo.

Pembangunan gedung terpadu Pemkab secara bertahap sejak 2018 lalu. Di 2018, pembangunan gedung terpadu mulai lantai I sampai V dengan menelan anggaran Rp82 miliar.

Kemudian pembangunan dilanjutkan di tahun lalu mulai lantai VI hingga X Di tahap II, Pemkab mengalokasikan anggaran Rp45,6 miliar untuk merampungkan pembangunan gedung terpadu Setda yang terbagi menjadi dua, yakni pengadaan mebeler dianggarkan Rp20 miliar dan proyek fisik tahap II senilai Rp25,614 miliar.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten