Menyesal Balik ke Madrid, Zidane?
Zinedine Zidane (Reuters-Juan Medina)

Solopos.com, MADRID — Real Madrid kembali menelan kekalahan memalukan setelah dibekuk Rayo Vallecano dengan skor 0-1 di Estadio de Vallecas, Madrid, Senin (29/4/2019) dini hari WIB. Tanpa Karim Benzema yang mencetak delapan gol terakhir tim di Liga Primera, Los Blancos tak berkutik melawan Vallecano yang merupakan penghuni zona degradasi.

Vallecano bahkan berstatus juru kunci klasemen dengan hanya memetik tujuh kemenangan dari 34 laga sebelum duel kemarin. Namun anak asuh Paco Jemez itu mampu tampil disiplin hingga mencuri satu gol lewat penalti Adrien Embarba di menit ke-23.

Ini menjadi kemenangan pertama Los Franjirrojos, julukan Vallecano, atas Madrid sejak tahun 1997 atau 22 tahun silam. Sebelum laga tersebut, Vallecano amat inferior dari Los Blancos dengan menelan 18 kekalahan dari 19 pertemuan terakhir.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, pun kehabisan alasan dan enggan membela pemainnya atas kekalahan memalukan tersebut. Zidane tampak begitu marah dan kecewa dengan penampilan Luka Modric dkk. Kekalahan itu membuat Madrid hampir mustahil menggeser Atletico Madrid di posisi runner up klasemen lantaran tertinggal sembilan poin dengan tiga laga tersisa.

“Kami gagal mencetak gol, tetapi itu bukan satu-satunya masalah. Kami bahkan tidak menciptakan apa pun di setiap wilayah bermain dari awal sampai akhir laga,” cetus Zidane seperti dilansir Realmadrid.com, Senin.

Kekalahan tersebut seperti menunjukkan Zidane tak bisa menyulap tim secara instan meski sang pelatih telah merebut gelar bergengsi bersama Madrid sebelumnya. Sebelum Zidane mengambilalih kendali di tengah musim, Madrid sudah babak belur di bawah asuhan Julen Lopetegui dan Santiago Solari.

Zidane mengaku tak menyesal telah menerima tawaran Madrid ketika mereka dalam kondisi terpuruk. “Justru sebaliknya. Saya berada di sini dan saya harus mengalami masalah ini juga, masa-masa yang sulit dan kritis. Namun, kami sungguh tidak boleh bermain seperti itu,” tutur Zidane.

Bagi Vallecano, kemenangan itu amat berharga karena mengangkat mereka naik ke posisi 19 klasemen sementara. Dengan tiga laga tersisa, Jose Angel Pozo dkk. menjaga asa lolos dari degradasi karena mereka tinggal berjarak enam poin dari Girona di peringkat 17. Pelatih Vallecano, Paco Jemez, tak bisa menutupi kegembiraannya setelah berhasil mengalahkan tim sebesar Madrid.

“Saya belum pernah mengalahkan Madrid sepanjang hidup saya. Kami tahu kami harus menang malam ini atau kami terdegradasi. Para pemain merespons dengan hebat,” ujar Jemez dilansir Football Espana.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom