Tutup Iklan
Menteri Siti Nurbaya Hadiahi Karanganyar Kebun Bibit Baru
Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar (tengah mengenakan topi), bersama anggota Komisi IV DPR, Luluk Nur Hamidah (kiri), menanam bibit pohon di Taman Sakral Cemara Kandang, Sabtu (11/7/2020). (Solopos.com/Sri Sumi Handayani)

Solopos.com, KARANGANYAR--Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, menghadiahi Kabupaten Karanganyar berupa kebun bibit baru. Kapasitas lebih besar dari kebun bibit yang sudah ada saat ini.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) memiliki kebun Persemaian Permanen yang dikelola Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Solo. Lokasinya di Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.

Data yang dihimpun Solopos.com dari website BPDAS Solo, luas areal persemaian itu kurang lebih 1,9 hektare. Target produksi di kebun persemaian permanen itu satu juta batang per tahun. Produksi bibit hingga siap tanam memakan waktu empat bulan hingga satu tahun.

Ayah Kerja di Semarang, Satu Keluarga di Salatiga Positif Covid-19

Siti Nurbaya secara gamblang menyebut Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Kementerian LHK, Hudoyo, untuk membangun kebun bibit lagi di Kabupaten Karanganyar.

"Saya tugaskan dirjen bangun, tambahkan kebun bibit. Kapasitas lima kali lipat dari yang sekarang di Karanganyar," kata Siti Nurbaya saat menyampaikan sambutan di halaman parkir Taman Sakura Lawu (Sakral) Cemara Kandang, Sabtu (11/7/2020).

Rombongan Kementerian LHK kunjungan kerja untuk rehabilitasi hutan dan lahan BPDAS Solo di wilayah pengelolaan hutan Perum Perhutani KPH Surakarta, Divisi Regional Jateng. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Taman Sakral Cemara Kandang. Siti Nurbaya menargetkan pembangunan tambahan kebun bibit di Kabupaten Karanganyar itu dilakukan tahun depan.

Menteri LHK Siti Nurbaya Kunjungi Taman Sakral Karanganyar

"Survei, siapkan lokasi. Tahun depan lakukan. Pak Bupati, tiliki terus ya Pak. Liatin kalau nanti enggak mulai-mulai [pembangunan], saya diberi tahu," ungkapnya.

 

Tanam Pohon Kopi

Siti Nurbaya menaruh harapan besar terhadap rencana pembangunan kebun bibit baru di Kabupaten Karanganyar. Salah satunya adalah menyelamatkan kawasan dan menjaga mata air di Soloraya.

"Menyelamatkan kawasan dan juga menjaga mata air untuk Solo dan Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri. Perlu disiapkan kebun bibit yang besar dan tinggi," tutur dia.

Bupati Karanganyar Izin Siti Nurbaya Bangun Tangga ke Puncak Lawu

Rencana pembangunan kebun bibit lagi di Kabupaten Karanganyar itu muncul karena salah satu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan Pemkab memiliki program rutin Karanganyar Ijo Royo-Royo setiap 15 Desember. Siti Nurbaya merespons program itu positif.

"Salah satu bagian dari rehabilitasi hutan dan lahan adalah langkah vegetatif atau penanaman. Bupati menegaskan betul penanaman. Untuk Karanganyar itu banyak yang diselamatkan. Sumber daya air salah satunya. Bupati mendorong masyarakat untuk menanam," tutur dia.

Juliyatmono menyebut kegiatan menanam pohon merupakan upaya merehabilitasi kawasan hutan. Dia melihat kawasan di lereng Gunung Lawu mendesak untuk ditanami.

Lagi Nongkrong di Kafe, 2 Pengedar Pil Koplo di Grobogan Ditangkap

"Tapi kalau skalanya tidak masif, terus menerus, pembuktiaannya yang agak susah. Makanya kami dorong masyarakat menanam. Kalau kebutuhan [bibit] tak terbatas. Tidak bisa tidak harus terus diremajakan pohon di lereng Lawu," ujar Bupati saat berbincang dengan wartawan di sela-sela kegiatan.

Bupati menyebut salah satu bentuk keterlibatan masyarakat melakukan penghijauan di lereng Lawu adalah menanam pohon kopi. Yuli, sapaan akrabnya, mendorong masyarakat menanam bibit pohon tanaman produktif.

Salah satu pertimbangan adalah masyarakat bisa memetik hasil dari jerih payah menanam bibit pohon. "Cara mengamankan ya harus mendapatkan. Kalau tanaman tegak, keras kan tanggung jawab Perhutani."

Hasil Tes PCR RSUD Wongsonegoro Keliru, Calon Penumpang di Bandara YIA Gagal Terbang


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho