Menteri Agama: LGBT Menyimpang, Tapi Jangan Dinistakan
Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (Antara-Rony Muharrman)

Solopos.com, SOLO -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengklarifikasi video yang mengesankan seolah-olah dirinya mendukung fenomena lesbian, gay, biseksual, dan trangender (LGBT). Dia menyebut perilaku tersebut menyimpang, namun menyarankan agar masyarakat membina mereka agar tidak meluas.

Klarifikasi itu disampaikan Menag melalui video yang diunggah di akun Twitternya, @lukmansaifuddin, Selasa (16/10/2018). Dalam video itu, Lukman menegaskan sikapnya bahwa perilaku LGBT adalah menyimpang menurut ajaran agama manapun.

"Pertama adalah bahwa tindakan atau perilaku LGBT merupakan tindakan yang menyimpang menurut ajaran agama. Semua agama menolaknya dan karenanya saya pun menolak tindakan atau perilaku LGBT," kata dia.

Namun, meski menilai LGBT adalah perilaku menyimpang, Lukman meminta masyarakat beragama untuk tidak mengucilkan mereka. Justru dia menyarankan agar umat beragama mendampingi para LGBT untuk bisa kembali dan mencegah fenomena tersebut semakin meluas.

"Yang kedua, justru karena kita menolak tindakan yang menyimpang itu, dan agar tindakan atau perilaku itu tidak semakin meluas di tengah-tengah masyarakat, maka menurut hemat saya kewajiban setiap kita umat beragama para pemuka agama untuk memberikan pendampingan, memberikan bimbingan, pembinaan, kepada mereka semua secara empatik agar mereka yang melakukan tindakan menyimpang tersebut karena satu dan lain hal itu tidak lagi melakukannya," kata Lukman.

Pendekatan empatik ini, kata dia, diperlukan untuk mencegah meluasnya fenomena LGBT. Sebaliknya, sikap merendahkan dan menjauhkan mereka justru hanya akan menghilangkan eksistensi mereka sebagai manusia.

"Dan kita harus menghindarkan diri dari perilaku menghina mereka, merendahkan, menista mereka, mengucilkan merekam bahkan merendahkan dan menghilangkan eksistensi kemanusiaan mereka. Mudah-mudahan dengan klarifikasi ini menjadi jelas kepada semua pihak terkait sikap dan pandangan saya mengenai LGBT."



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom