Menpora: Terima Kasih Edy Rahmayadi!
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi diwawancarai wartawan seusai ziarah ke makam bibinya di Permakaman Umum Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, Kudus, Jateng, Rabu (25/7/2018). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengucapkan terima kasih kepada Edy Rahmayadi. Ungkapan itu dilontarkan Imam usai Edy menyatakan mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI. Edy pun lantas mendorong PSSI segera berbenah.

Edy menyatakan mundur pada Kongres Tahunan PSSI, Minggu (20/1/2019). Edy yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatra Utara mundur karena merasa bertanggung jawab atas permasalahan yang terjadi di sepak bola Indonesia saat ini. Selain belum mampu berprestasi, sepak bola Indonesia justru dihantam kasus pengaturan skor.

Imam Nahrawi pun menyampaikan apresiasinya kepada Edy. Dia lantas mendorong PSSI agar segera berbenah. Menurutnya, mundurnya Edy belum tentu membuat match fixing yang marak terjadi terhenti di sepak bola Indonesia.

"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pak Edy Rahmayadi atas kerja keras dan dedikasinya selama menjabat sebagai ketua umum PSSI," kata Imam seperti dikutip dari Suara.com, Senin (21/1/2019).

"PSSI harus segera melakukan identifikasi permasalahan-permasalahan sepak bola Indonesia agar tidak berlarut-larut dan menjadi masalah sistemik yang menghambat perkembangan sepak bola di Indonesia," tambahnya.

Imam menyadari PSSI membutuhkan transisi dari kepengurusan lama ke yang baru. Namun, bagi Imam keterbukaan di PSSI perlu dilakukan agar kepercayaan masyarakat terbentuk. "Saya pikir kuncinya adalah keterbukaan. Sudah ada beberapa anggota PSSI yang ditetapkan sebagai tersangka pengaturan skor," jelasnya.

"Pembenahan ini harus semakin dikeraskan. Tidak perlu malu untuk mengajak pihak lain bekerja sama jika ingin benar-benar serius berbenah," pungkasnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom