Tutup Iklan

Menpora Imbau Nyanyi Indonesia Raya Sebelum Putar Film Bioskop

Surat imbauan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, kepada pengelola bioskop di Indonesia menjadi topik perbincangan hangat di dunia maya. Surat yang dikirim, Rabu (30/1/2019), mengimbau adanya aktivitas menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum pemutaran film.

Menpora Imbau Nyanyi Indonesia Raya Sebelum Putar Film Bioskop

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bioskop (Youtube)

Solopos.com, SOLO – Surat imbauan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, kepada pengelola bioskop di Indonesia menjadi topik perbincangan hangat di dunia maya. Surat yang dikirim, Rabu (30/1/2019), mengimbau adanya aktivitas menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum pemutaran film.

Menpora menjelaskan, menyanyikan lagu Indonesia Raya penting dilakukan untuk meningkatkan nasionalisme dan mewujudkan generasi muda yang cinta Tanah Air.

“Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme dan mewujudkan genarasi muda yang bangga serta cinta pada Tanah Air, dengan ini kami mengimbau kepada para pengelola bioskop di seluruh Indonesia untuk dapat memutarkan sekaligus menyanyikan lagi kebangsaan Indonesia Raya sebelum berlangsungnya setiap pemutaran film,” demikian isi surat imbauan yang viral di media sosial.

Surat imbauan itu ditandatangani langsung oleh Imam Nahrawi selaku Menpora Indonesia. Surat bernomor 1.30.1/MENPORA/I/2019 itu ditembuskan kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Badan Ekonomi Kreatif.

Imbauan itu membuat warganet heboh. Mereka mempertanyakan bagaimana teknis pelaksanaan imbauan tersebut. “Yang harus nyanyi pengelola atau penonton?” tanya pemilik akun Twitter @Awijananda.

“Ide bagus, tapi kalau yang nonton cuma dua orang di dalam bioskop, awkward banget. Nyanyi dua2an kayak lagi disetrap guru,” imbuh @shintaaraa_.

Udah iklannya lama, masih ditambah kayak gini, makin lama nunggu filmnya. Bisa dengan cara lain ah meningkatkan nasionalisme. Enggak begini juga kali,” sambung @luntang_luntung.

Datengnya telatin 15 setelah film mulai. Soalnya, lima menit trailer ga jelas, lima menit iklan, tiga menit nyanyi, dua menit baru awal,” lanjut @ferrdihidayat.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setelah Wali Kota, Kini Giliran Ketua DPRD Salatiga Positif Covid-19

Ketua DPRD Salatiga dan keluarga terpapar Covid-19. Ini terjadi setelah Wali Kota sembuh dari Covid-19.

Celana Jeans Efek Basah Seperti Mengompol Ini Dijual Rp1 Juta, Tertarik Beli?

Celana jeans buatan perusahaan mode Amerika Serikat ini mempunyai gaya yang unik dengan memberi efek basah seperti orang mengompol.

Ada Penampakan Buaya di Bengawan Solo, Warga Diminta Hati-Hati

Penampakan seekor buaya di Bengawan Solo membuat warga di Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Lamongan Jatim takut.

Kisah Sukarelawan Pemakaman Covid-19 di Wonogiri: Jalan Kaki 1 Km Lewat Sungai Sampai ke Makam

Kisah inspiratif kali ini tentang sukarelawan pemakaman pasien Covid-19 yang harus berjalan 1 km meelintasi sungai demi memakamkan jenazah.

Pemkab Sukoharjo Waspadai Klaster Perkantoran, ASN Hingga Cleaning Service Jalani Swab Antigen

Pemkab Sukoharjo melakukan tes swab antigen terhadap seluruh aparatur sipil negara atau ASN hingga cleaning service guna mengantisipasi munculnya klaster perkantoran.

Main di Sungai Kedung Bandung, Bocah Jatisrono Wonogiri Meninggal Tenggelam

Seorang bocah ditemukan meninggal dunia  tenggelam di Sungai Kedung Bandung, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, Kamis (24/6/2021).

Grenadier 4X4 Dimodifikasi Jadi Mobil Pembersih Ranjau Darat

Ineos Automotive menggandeng Halo Trust mengembangkan mobil Grenadier 4x4 menjadi armada pembersih ranjau di 25 negara pascaperang.

Bangkitkan Potensi Lokal, Tim UNS Gelar Pelatihan Pengolahan Bekatul di Sukoharjo

Tim Pengabdian Riset Lingkungan dan Pengelolaan SDA UNS menggelar pelatihan pemberdayaan masyarakat non produktif untuk mengolah bekatul di Sukoharjo.

3 Momen Ini Bikin Wali Kota Solo Gibran Marah

Inilah tiga momen Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka terlihat marah dan geram saat bekerja. Kira-kira apa saja ya?

Covid-19 Ngegas, Rawa Jombor Klaten Ditutup

Objek wisata Rawa Jombor Klaten ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan karena kasus Covid-19 terus meningkat.

Beri Layanan Optimal, Pemkab Blora Sederhanakan Birokrasi

Pemerintah Kabupaten Blora segera melaksanakan penyederhanaan birokrasi guna meningkatkan kualitas kerja aparatur perangkat daerah.

Kasus Perusakan Makam di Mojo Solo Berlanjut, 23 Saksi Diperiksa Polisi

Polisi memeriksa 23 saksi terkait kasus perusakan makam di kawasan Mojo, Solo.