Tutup Iklan

Menpora Imam Nahrawi Dicecar KPK soal Mekanisme Pengajuan Proposal Hibah

Imam Nahrawi diperiksa selama 5 jam untuk tersangka Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy. Setelah diperiksa, Imam mengaku dicecar penyidik KPK soal mekanisme pengajuan proposal dana hibah Kemenpora kepada KONI. Sebab, mekanisme pengajuan proposal dana hibah tersebut mesti melalui Menpora.

Menpora Imam Nahrawi Dicecar KPK soal Mekanisme Pengajuan Proposal Hibah

SOLOPOS.COM - Menpora Imam Nahrawi di gedung KPK, Kamis (24/1/2019). (Bisnis-Ilham Budiman)

Solopos.com, JAKARTA -- Menpora Imam Nahrawi, Kamis (24/1/2019), telah menjalani pemeriksaan KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Imam Nahrawi diperiksa selama 5 jam untuk tersangka Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy. Setelah diperiksa, Imam mengaku dicecar penyidik KPK soal mekanisme pengajuan proposal dana hibah Kemenpora kepada KONI. Sebab, mekanisme pengajuan proposal dana hibah tersebut mesti melalui Menpora.
Imam Nahrawi mengatakan bahwa mekanisme pengajuan proposal dana hibah harus mengikuti peraturan perundang-undangan dan mekanisme yang berlaku di setiap lembaga pemerintahan.
"Saya sampaikan juga [ke penyidik KPK] semua pengajuan surat-surat itu pasti tercatat dengan baik di sekretariatan atau TU [tata usaha]," kata Imam Nahrowi.
Imam Nahrawi menjelaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus terhadap pengajuan proposal dana hibah dari siapapun. Namun, semua itu harus melalui proses penelahaan yang mendalam dan verifikasi.
"Soal mekanisme itu harus mengikuti  mekanisme aturan yang ada baik yang dipayungi undang-undang oleh Kemenkeu dan itu harus ditempuh dengan baik oleh siapapun termasuk dipertanggungjawabkan dengan baik oleh penerima anggaran," katanya. 
Di sisi lain, Imam Nahrawi juga menjelaskan bahwa pengajuan proposal dana hibah juga tidak hanya pada dirinya, melainkan melalui Sekretaris Kementerian, maupun deputi. Semua itu, menurutnya, sudah dilakukan oleh unit teknis.
 
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan bahwa salah satu keterangan yang diminta dari Menpora Imam Nahrawi adalah klarifikasi barang bukti yang disita. Barang bukti itu berupa dokumen proposal dan dokumen dana hibah yang disita dari ruang Menpora pada 20 Desember 2018 lalu.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka yakni Deputi IV Kemenpora Mulyana (MUL), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo (AP), Staf Kemenpora Eko Triyanto (ET), Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy (EFH), dan Bendahara Umum KONI Jhony E. Awuy (JEA).
KPK menduga tersangka Adhi Purnomo dan Eko Triyanto telah menerima setidaknya Rp300 juta. Adapun tersangka Mulyana menerima ATM dengan saldo Rp100 juta. 
KPK juga menyatakan bahwa Mulyana telah menerima 1 unit mobil Toyota Fortuner pada April 2018, uang tunai Rp300 juta pada Juni 2018, dan 1 unit Samsung Note 9 pada September 2018.
 
Pemberian tersebut merupakan bagian dari fee sebesar Rp19,13 miliar yang telah disepakati pihak KONI dan Kemenpora. Adapun fee itu diberikan terkait proposal dana hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora senilai Rp17,9 miliar.

Berita Terkait

Berita Terkini

Covid-19 Varian India di Kudus, Ini Langkah Gubernur Ganjar

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta sejumlah pemerintah kabupaten di Jateng mencanangkan gerakan di rumah saja.

2 SMKN Jogja Ini yang Masuk Top 1.000 Sekolah Terbaik

Jogja punya sekolah menengah kejuruan negeri terbaik yang bisa lolos dalam Top 1.000 sekolah terbaik nasional berdasarkan nilai rerata TPS UTBK tertinggi pada tahun 2020.

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.

Prabowo Sebut Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Instruksi Jokowi

Menhan Prabowo Subianto menyebut Jokowi punya grand design pengadaan alutsista dengan perhitungan hingga 25 tahun untuk diwujudkan.