Tutup Iklan

Menko PMK Sebut Karanganyar Cocok untuk Pengembangan Pendidikan

Menko PMK, Muhadjir Effendy, menilai Karanganyar menjadi lokasi ideal di wilayah aglomerasi Soloraya untuk pengembangan pendidikan.

 Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy (tengah) berfoto dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan) dan Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto (kiri) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/10/2021). (Solopos.com/Akhmad Ludiyanto)

SOLOPOS.COM - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy (tengah) berfoto dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan) dan Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto (kiri) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/10/2021). (Solopos.com/Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, KARANGANYAR — Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengunjungi sejumlah wilayah Soloraya, termasuk Karanganyar, Kamis (27/10/2021).

Di Karanganyar, Muhadjir bertemu dengan Bupati Juliyatmono dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Rumah Dinas Bupati.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir meminta laporan tentang perkembangan rencana pendirian universitas yang akan dibangun di Bumi Intanpari tersebut. Universitas tersebut milik persyarikatan Muhammadiyah. Sementara ini namanya Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah.

“Waktu saya ke sini sebelumnya, Bupati kan meminta kepada kami agar diupayakan pendirian universitas. Sekarang kan sudah ada rencana itu, kami ingin tahu apa saja yang masih kurang baik dari sisi administrasi maupun infrastruktur untuk membangun universitas yang representatif di Karanganyar,” ujar Muhadjir yang pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, seusai pertemuan.

Baca Juga: Mahasiswa UNS Meninggal, Mako Menwa Ditempel Poster Desakan Pembubaran

Muhadjir menilai Karanganyar merupakan tempat yang cocok untuk pengembangan pendidikan di antara wilayah aglomerasi lainnya di Soloraya. “Karanganyar sebagai bagian dari aglomerasi Soloraya, di mana untuk pusat pendidikan sudah tak memadai lagi kalau hanya di Kota Solo. Oleh sebab itu daerah yang paling ideal di daerah aglomerasi ya karanganyar,” tegasnya.

Saat ini bahkan sudah ada sejumlah sekolah unggulan bertaraf internasional di Karanganyar yang didirikan yayasan besar di yang berpusat Jakarta.

Untuk diketahui, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta juga tengah memproses pengembangan kampus ke wilayah Karanganyar.

Baca Juga: BRI Panen Hadiah, 64.152 Nasabah Simpedes Berpeluang Raih Rp639 Juta

Sementara itu, selain membahas pendidikan, Muhadjir juga membahas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan bidangnya, antara lain masalah kesehatan dan kebudayaan.

“Saya silaturahmi dan berkoordinasi sesuai tugas saya sebagai Menko PMK. Tugas saya koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian lapangan untuk program-program pembangunan manusia dan kebudayaan. Misalnya penangan Covid, 19, stunting [tengkes], penyakit menular seperti tuberkulosis dan HIV, kemiskinan dan lainnya. Alhamdulillah kata Bupati angka kemiskinan sangat rendah dan kemiskinan ekstrem tidak ada, permukiman kumuh tidak ada,” imbuhnya.


Berita Terkait

Espos Plus

Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

+ PLUS Ketika Gunung Berapi Meletus Peluang Terbaik adalah Mengurangi Risiko

Yang perlu diingat adalah manusia tidak bisa mencegah letusan gunung berapi, yang bisa dilakukan manusia hanyalah mengurangi risiko (risk reduction) akibat bencana letusan gunung berapi.

Berita Terkini

Round Up: 3 Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.

Hari ke-3, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Jelajahi Ibu Kota

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 tiba di Jakarta, Minggu (5/12/2021) pukul 23.45 WIB.

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Saham asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader saham asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi saham dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.