Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/reuters)

Solopos.com, ZIMBABWE — Menteri Kesehatan (Menkes) Zimbabwe, David Parirenyatwa memprotes ukuran kondom impor produksi Tiongkok. Menurutnya, ukuran kondom tersebut terlalu kecil.

Seperti yang diunggah oleh pemilik akun Instagram @ndorobeii, Minggu (17/11/2019). Zimbabwe merupakan sebuah negara yang masuk dalam wilayah Afrika Selatan. Di mana Afrika Selatan memiliki jumlah penderita HIV yang tinggi. Maka dari itu, David Parirenyatwa mengatakan kondom menjadi barang yang dibutuhkan di Zimbabwe.

Baca Juga: Kejurnas Time Rally Jadi Promosi Wisata di Ponorogo

“Wilayah Afrika Selatan memiliki penderita HIV tertinggi dan kami menyarankan penggunaan kondom,” kata David Parirenyatwa.

Sayangnya, di Zimbabwe tidak ada produsen kondom sehingga pemerintah Zimbabwe harus mengimpor kondom dari luar, yakni salah satunya adalah dari Tiongkok.

Baca Juga: PLTA Wonogiri Tak Beroperasi Sejak September 2019, Ini Sebabnya

“Tetapi, kami tidak memproduksi [kondom]. Kami mengimpor kondom dari Tiongkok dan beberapa pria mengeluh kondom itu terlalu kecil,” sambungnya.

Oleh karena itu, dia meminta perusahaan-perusahaan di Zimbabwe harus bergerak melihat peluang tersebut. Sehingga masyarakat Zimbabwe tidak tergantung dengan kondom impor dari Tiongkok.

Baca Juga: Api di Gunung Lawu Belum Padam, Petugas Pemadam Pakai 2 Cara

Keluhan Menkes Zimbabwe tersebut justru ditanggapi kocak oleh netizen. Bahkan, ada salah satu netizen menduga kondom yang dikirim ke Zimbabwe adalah kondom khusus warga Indonesia.

“Maaf Pak, yang selama ini dikirim ke sana kondom khusus Indonesia Pak, ketuker paketnya,” tulis akun @nidaa_koe.

“Hanya muat untuk jari jempol mereka pastinya,” tambah @kauoend.

“Secara tidak langsung, sombong sekali orang Zimbabwe itu,” ucap @om_bobz.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten