Kobe Bryant. (Reuters)

Solopos.com, SOLO — Dunia olahraga, terutama basket, kini sedang berduka. Dunia basket baru saja kehilangan sang legenda NBA, Kobe Bryant, yang menjadi korban kecelakaan helikopter di kawasan Cabalasas, California, Amerika Serikat (AS), Minggu (26/1/2020) pukul 10.00 waktu setempat atau Senin (27/1/2020) dini hari WIB.

Semasa hidupnya, Kobe Bryant merupakan atlet basket yang hanya membela satu klub, yakni Los Angeles Lakers. Dikutip dari laman resmi NBA, Senin (27/1/2020), pria kelahiran 23 Agustus 1978 itu memperkuat Los Angeles Laker sejak 1996 hingga 2016.

Selama berseragam Los Angeles Lakers, Bryant pernah mengenakan nomor 8 dan 24. Di timnya, pria yang menjadi korban kecelakaan helikopter bersama putri tercintanya itu berposisi sebagai shooting guard.

Shooting guard bertugas membantu dan menggantikan point guard saat sedang menyerang ke ring lawan. pada umumnya, shooting guard merupakan penembak yang baik dari garis perimeter atau daerah sekitar batas garis tiga angka.

Seorang shooting guard harus mampu menembak dari berbagai posisi di lapangan dan memiliki gerakan yang kreatif sehingga sulit dijaga dalam pertandingan.

Sepanjang kariernya sebagai atlet basket, Kobe Bryant pernah menyabet lima gelar juara NBA bersama LA Lakers. Gelar juara itu ia raih pada musim 1999-2000, 2000-2001, 2001-2002, 2008-2009, dan 2009-2010.

Bukan hanya bersama LA Lakers, Kobe Bryant juga pernah menyabet medali emas olimpiade bersama tim basket Amerika Serikat (AS). Medali emas olimpiade itu ia raih pada 2008 dan 2012.

Pada 2016, Kobe Bryant memutuskan untuk pensiun dari dunia basket. Di pertandingan terakhirnya di NBA saat melawan Utah Jazz pada 13 April 2016, Bryant mampu mencetak 60 poin.

Kini, nama Kobe Bryant akan dikenang sebagai salah satu legenda NBA yang pergi secara mengejutkan. Kecelakaan helikopter membuat ia dan putri tercintanya meninggal dunia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten