Tutup Iklan

Menikmati Tantangan Mendaki Gunung Slamet Via Jalur Kaliwadas Lama

Di area basecamp, pendaki akan disambut dengan ladang warga dengan jalanan yang masih landai lalu selepas Tuk Suci, pengunjung harus siap dengan jalan sebenarnya yang menanjak.

 Jalur pendakian Kaliwadas Lama, Kabupaten Brebes (Instagram/@fhrulmsyffa_173)

SOLOPOS.COM - Jalur pendakian Kaliwadas Lama, Kabupaten Brebes (Instagram/@fhrulmsyffa_173)

Solopos.com, BREBES — Salah satu jalur sisi barat Gunung Slamet terdapat jalur pendakian namanya Jalur Pendakian Kaliwadas Lama yang akhir-akhir ini menjadi sebuah jalur yang menyenangkan untuk ditempuh menuju ke puncak Slamet yang mempunyai tinggi 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Dilansir dari laman Instagram @explorepemalang, Sabtu (16/10/2021), jalur ini langsung start di titik pendakian di ketinggian 1.850 mdpl. Jalurnya cukup menantang dan sebelum sampai pos pertama, pendaki disambut Tuk Suci, mata air pegunungan yang sangat jernih.

Basecamp Kaliwadas Lama terletak di Desa Dawehan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Di area basecamp ini, pendaki disuguhi pemandangan ladang warga dengan jalanan yang masih landai. Selepas Tuk Suci, pengunjung harus siap dengan tantangan sebenarnya dengan tanjakan yang benar-benar mengesankan. Menuju pos pertama, dibutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit.

Baca Juga: Walah! Tunggakan PBB di Semarang Capai Rp35 Miliar

Saat menuju pos kedua, pendaki melintasi Jembatan Taman Wlingi dan ada persimpangan jalan. Jika belok kanan, pendaki akan melihat sumur penganten yang konon dijadikan sebagai salah satu persyaratan persugihan. Pendaki harus mengambil jalur kiri yang bisa ditempuh selama 70 menit.

Menuju pos ketiga, terdapat jalanan tanjakan yang membuat lutut terasa lemas. Tidak heran bila waktu yang dibutuhkan untuk menempuhnya bisa mencapai 135 menit. Salah satu yang harus diperhatikan adalah banyaknya jalur percabangan di mana pendaki harus memilih jalur lurus dan jangan belok ke arah manapun.

Masuk pos keempat atau disebut dengan Igir Manis, jalanan kian tidak mudah. Sudut kemiringan mencapai 60 derajat. Biasanya napas sudah mulai terengah-engah jika memasuki jalur ini dan rasa lelah terus mengancam. Namun di waktu yang bersamaan, ada pemandangan berupa pepohonan yang rindang.

Baca Juga: Rujak Belut Khas Brebes, Lembut Legit Lazizzz, Mau Coba?

Menuju pos kelima, pendaki akan melewati jalur Gunung Malang. Naik, turun, belok dengan tajam dan tanjakan yang seakan tidak ada habisnya. jalurnya cukup panjang, sehingga pendaki harus mengabiskan waktu kurang lebih 150 menit. Disinilah kesabaran para pendaki mulai diuji hingga akhirnya masuk Pos Plawangan.

Pos Plawangan adalah pintu masuk menuju puncak Slamet. Biasanya, banyak pendaki yang akan mendirikan tenda di tempat ini untuk beristirahat sejenak. Di Pos Plawangan ini, pendaki akan disuguhi area lahan yang luas. Saat menuju puncak tidaklah mudah, di mana pendaki harus menaklukkan jalur pasir yang bisa menghabiskan waktu kurang lebih tiga sampai lima jam.

Saat sampai di puncak, pendaki bisa melihat jajaran Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro. Pesona ini memang yang paling diperjuangkan karena pendaki seakan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, apalagi saat melihat sunrise atau matahari terbit.

Total pendakian membutuhkan waktu sekitar 13-15 jam dan waktu turun sekitar 7-9 jam. Dengan medan yang menantang tersebut, pendaki harus mempersiapkan stamina dan perbekalan lengkap, seperti makanan, minuman, dan obat-obatan.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

Hidden Canyon, Mutiara Tersembunyi di Kaki Pegunungan Muria

Alasan penamaan tersebut karena ngarai tersebut berada di tempat tersembunyi dan memang belum banyak diketahui keberadaanya oleh banyak orang karena akses jalannya yang sulit.

Januari 2022 Puncak Musim Hujan, Jateng Siaga Banjir

BMKG memprediksi puncak musim hujan terjadi pada Januari 2022 dan mengingatkan warga Jateng waspada karena termasuk wilayah siaga banjir.

Saung Diterjang Banjir, Kakek di Brebes Terseret Arus Sungai Pemali

Seorang kakek di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), dikabarkan hanyut akibat banjir yang melanda Sungai Pemali.

Innalillahi! Bus Rombongan Warga Toroh Grobogan Nyemplung ke Sungai

Bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh terguling dan masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Grobogan.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Bus Sudiro di Tol Semarang-Solo

Bus PO Sudiro Tungga Jaya jurusan Jakarta-Yogyakarta mengalami kebakaran di tol Semarang-Solo, Bergas, Kabupaten Semarang.

Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Gangguan mesin menyebabkan bus PO Sudiro Tunggal mengalami kebakaran saat melintasi tol Semarang-Solo, tepatnya di Kabupaten Semarang.

PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik (molis) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada pelaku UKM di Jateng untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sidak Wali Kota Semarang Viral, Warganet Ramai Ikutan Usul Ini

Unggahan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Bulusan, di akun instagram pribadinya mendadak viral.

Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Vihara Buddhagaya di Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejarah panjang karena didirikan sejak 500 tahun lalu, tepatnya saat keruntuhan Majapahit.

Indahnya Sunrise di Taman Posong Lereng Sindoro Temanggung

Wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memiliki pesona wisata alam yang indah dan masih baru seperti Taman Posong.

Wisata Makam Apung di Pantai Sayung, Tak Tersentuh Air Laut

Demak memiliki objek wisata religi berupa makam apung milik Mbah Mudzakir yang konon tidak pernah terendam air laut meski terjadi gelombang tinggi.

Tragedi Berdarah! 5 Warga Slawi Tewas Diracun Dukun Pengganda Uang

Kisah tragis kali ini tentang tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa warga Slawi akibat ulah dukun pengganda uang.

Banyak Tambang Ilegal di Merapi Rusak Lingkungan, Ganjar Pranowo Pusing

Gubernur Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak sembarangan menerbitkan izin usaha penambangan karena banyak yang merusak lingkungan dan membuatnya pusing.

Kontroversi Gelar Kartini, Mestinya R. Ay Bukan RA, Begini Ceritanya

Gelar RA yang disematkan kepada Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia kurang tepat, karena dalam budaya Jawa gelar Kartini mestinya R.Ay.

Wisata Seru ke Wonosobo: Romantis, Eksotis & Magis

Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memiliki sederet objek wisata alam yang romantis, eksotis, dan magis.