Menikahi Wanita Lansia 68 Tahun, Pria 32 Tahun Ini Dapat Uang Rp801 Juta
Ilustrasi manula. (Freepik)

Solopos.com, BANJUL — Seorang pria di Gambia menikahi wanita berusia 68 tahun. Pria itu menikahi wanita lanjut usia (lansia) setelah mendapatkan kiriman uang senilai 54.000 Pound Sterling atau sekitar Rp801 juta.

Dikutip dari Daily Star, Kamis (1/10/2020), pria bernama Alka, 32, mengunakan uang itu untuk membangun rumah lengkap dengan taman dan kolam. Dia bahkan menerima 273 Pound Sterling atau sekitar Rp 5,245 juta dari istrinya setiap bulan.

Diketahui, pria itu menikahi seorang wanita bernama Francoise, 68, asal Belgia.

Duh, 5 dari 17 Tersangka Bentrokan Pedan Klaten Masih di Bawah Umur

Dalam sebuah acara bertajuk Sex on the Beach, terungkap bahwa Gambia merupakan tempat wisata yang populer di kalangan wanita lansia berkulit putih yang mencari pria muda untuk diajak kencan. Alka mengakui berhubungan seks dengan banyak wanita tua berkulit putih sebelum memutuskan menikah dengan Francoise.

Dalam program acara itu, Alka mengaku menjalin hubungan yang serius dengan Francoise. Menurutnya, menikahi wanita lansia asal Belgia itu adalah kesempatan yang baik.

"Saya mencari hubungan yang baik. Ini adalah kesempatan [baik]," kata Alka.

Tak Pernah Minta Uang

Menurutnya, Francoise adalah wanita yang baik. Mereka sering melakukan segala hal bersama. Alka menekankan bahwa dia tidak pernah meminta uang sebelum menikahi Francoise. Namun Francoise memberinya uang Rp54.000 Pound Sterling tanpa paksaan.

Saat diminta membuktikan cintanya kepada Francoise, Alka mengatakan akan memberikan kebahagian pada wanita lansia itu. "Kebahagian. Ya, saya memang [behubungan seks dengannya]. Dia adalah milik saya," kata Alka.

Alka yang telah menikahi wanita lansia itu juga menunjukkan video upacara pernikahan mereka. Dalam video tersebut, pasangan itu tampak bahagia saat membacakan sumpah pernikahan di depan keluarga Alka.

Alka menambahkan bahwa dia tidak mempedulikan jarak usianya dengan istrinya.

"Mungkin saya lupa apa yang saya katakan. Di Gambia, kami tidak peduli dengan usia. Itu hanya angka, kamu tahu. Usia hanyalah angka," tandasnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom