Mengenal YLBI Sragen, Lembaga yang Getol Rehabilitasi Eks Narapidana

YLBI Sragen merupakan salah satu yayasan yang fokus dalam rehabilitasi eks napi.

 Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bapas Kelas I Solo, dengan stakeholder di antaranya Yayasan Lentera Bangsa Indonesia (YLBI) terkait  pengelolaan layanan Griya Abhipraya di Aula Kecamatan Tanon, pada Selasa (22/11/2022). (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

SOLOPOS.COM - Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bapas Kelas I Solo, dengan stakeholder di antaranya Yayasan Lentera Bangsa Indonesia (YLBI) terkait pengelolaan layanan Griya Abhipraya di Aula Kecamatan Tanon, pada Selasa (22/11/2022). (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

Solopos.com, SRAGEN — Yayasan Lentera Bangsa Indonesia (YLBI) merupakan salah satu dari sedikit lembaga di Kabupaten Sragen yang menaruh perhatian besar pada upaya rehabilitasi eks narapidana. Yayasan yang berlokasi di Dukuh Gabusan, Desa Tanon, Kecamatan Tanon, ini telah merehabilitasi ratusan eks napi dalam tiga tahun terakhir.

Saat ini ada tiga orang yang ditangani di YLBI dengan sistem inap serta delapan orang yang ditangani dengan rawat jalan. Sebelumnya tercatat pada 2022 hingga Selasa (22/11/2022), terdapat 25 klien inap dan 27 klien jalan. Pada 2021 tercatat 16 orang klien inap dan 38 klien jalan, sementara pada 2020 tercatat ada 12 klien inap dan 50 klien jalan.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Ketua YLBI, Sunardi, mengatakan klien tersebut dari Dinas Sosial, Polres, dan berdasarkan putusan pengadilan. Mereka dari berbagai usia, ada juga dari kalangan anak-anak.

“Anak-anak eks pengguna narkoba juga kami tangani, biasanya mereka dapat barang tersebut beli dari teman,” terang Sunardi ditemui Solopos.com, Selasa.

Baca Juga: Pertama di Soloraya, Bapas Solo Luncurkan Griya Abhipraya di Sragen

Klien yang ia tangani juga berasal dari berbagai wilayah, misalnya  Klaten, Jakarta, dan Semarang.

“YLBI sendiri dirintis mulai 2018, awal kantor hanya berukuran 5 meter x 7,5 meter, belum ada kamar untuk menginap. Sekarang sudah berukuran sekitar 8 meter x 21 meter, dengan tujuh kamar inap,” terang Sunardi.

Pada awal merintis  YLBI hanya punya lima petugas, sekarang ada 11 petugas. Beberapa di antaranya merupakan pendamping sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Dalam melakukan rehabilitasi eks narapidana kami menggunakan teknik perubahan perilaku, dengan cara pembinanaan konseling psikis, baik melalui psikolog, tokoh agama, dan pedamping sosial,” terang Sunardi.

Baca Juga: Waduh, 5 Tahanan Kabur, LP Sragen Langsung Bentuk 8 Tim Pemburu

Rehabiltasi tersebut mempunyai tujuan untuk mengembalikan fungsi sosial. Masyarakat tidak serta merta menerima dan mempercayai eks narapidana ketika mereka kembali dari hukuman. Sunardi mengatakan pihaknya di sini yang mempunyai fungsi untuk menata kembali eks narapidana bisa utuh kembali sehingga bisa kembali ke rumah ataupun lingkungan masyarakat.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pilkades Sukoharjo Selesai Tanpa Kericuhan, Pelantikan Dijadwalkan 21 Desember

      Pilkades serentak di Sukoharjo diklaim kondusif tanpa laporan kericuhan.

      Kakung Sableng Klaten Ternyata Kepanjangan dari Kafe Ingkung Sambel Blenger

      Resto Kakung Sebleng berada di pinggir jalan raya, tepatnya di Jalan Kartini/By Pass No. 3, Warung Kidul, Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah.

      Periksa Dugaan Kecurangan Pemilihan Rektor, Ditjen Dikti Terjun ke UNS Solo

      Ditjen Dikti Kemendikbudristek turun langsung ke UNS Solo untuk melakukan audit dan pemeriksaan terkait adanya dugaan kecurangan dalam pemilihan Rektor periode 2023-2028.

      Batuan Purba Sepanjang 100 Meter di Bayat Klaten Ini Bernama Watu Sepur

      Wisata Watu Sepur di Klaten menyuguhkan pemandangan deretan bebatuan purba yang mirip dengan ombak sepanjang 100 meter.

      Tidak Kuat, Presiden Jokowi Gendong Kaesang secara Simbolis seusai Siraman 

      Seluruh prosesi siraman jelang pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono di Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (9/12/2022), berlangsung lancar.

      Selain Parang, Batik Motif Slobog juga Wajib Dihindari Tamu Pernikahan Kaesang

      Selain parang/lereng, ada motif batik lain yang wajib dihindari untuk dikenakana oleh tamu acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, yaitu motif slobog.

      Korsleting, 1 Rumah di Permukiman Padat Penduduk Delanggu Klaten Terbakar

      Diduga akibat korsleting, satu rumah di tengah permukiman Dukuh Sanggrahan, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu terbakar, Jumat (9/12/2022) dini hari.

      Solopos Hari Ini: Pesta Raya Demokrasi di Desa

      Pemilihan kepala desa (pilkades) di Sukoharjo menjadi pesta rakyat dan dirayakan dengan cara yang khas.

      Presiden Jokowi Ungkap Momen Iriana hingga Bobby Menangis saat Siraman Kaesang

      Presiden Jokowi mengungkapkan momen Kaesang Pangarep, Ibu Negara Iriana, dan Bobby Nasution menangis saat acara siraman jelang pernikahan Kaesang di Sumber, Solo, Jumat (9/12/2022).

      Kalahkan Solo, Penurunan Kemiskinan di Sragen 2022 Tertinggi Kedua di Soloraya

      Persentase penurunan kemiskinan di Sragen tahun ini menjadi yang tertinggi kedua di Soloraya. Bahkan, dibandingkan persentase penurunan kemiskinan rata-rata di Jateng, Sragen masih lebih tinggi.

      Belum Nyerah! Tuntas Subagyo Yakin PKR bakal Berlaga di Pemilu 2024

      Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, optimistis partainya bakal lolos dan bisa berlaga di Pemilu 2024.

      Bermodal Rp500.000, Mantan KPM PKH di Sragen Kini Miliki 3 Warung Mi Ayam

      Juragan mi ayam dengan label warung Pak Ndut itu menyatakan keluar dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH tahun lalu dan kini sukses dengan memiliki tiga warung mi ayam di wilayah Masaran.

      Janur Kuning Melengkung dan Kembar Mayang dalam Pernikahan Adat Jawa

      Puluhan janur kuning melengkung mulai dipasang menjelang pernikahan adat Jawa, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022), selain janur kuning, kembar mayang juga ikut dipasang.

      Realisasi Pendapatan Pajak 2022 di Sukoharjo Naik 16,91%

      Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sukoharjo Richard Tri Handoko menyebut capaian realisasi pajak daerah sampai dengan (30/11/2022) naik 16,91%.

      Bakesbangpol Karanganyar Gelar Penguatan Kerukunan Beragama, Ini Tujuannya

      Pertemuan bertujuan merawat kerukunan umat beragama dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan serta stabilitas negara.