Tutup Iklan

Mengenal Penyebab Kanker Usus Seperti Diidap Pelawak Qomar

Penyebab utama di balik kedua jenis kanker usus ini adalah mutasi gen.

 Kenali penyebab kanker usus sebelum terlambat. (Ilustrasi/Freepik)

SOLOPOS.COM - Kenali penyebab kanker usus sebelum terlambat. (Ilustrasi/Freepik)

Solopos.com, SOLO-Dengan mengetahui penyebabnya sejak awal, kita bisa terhindar dari keparahan kanker usus seperti dialami pelawak Qomar yang mengidap penyakit ini stadium 4.  Untuk menyembuhkan penyakit ini, Qomar harus menjalani kemoterapi.

Penyebab utama di balik kedua jenis kanker usus ini adalah mutasi gen. Meski pemicu perubahan gen tersebut belum diketahui secara pasti hingga sekarang, ada beberapa faktor risiko yang mungkin bisa meningkatkan risiko Anda untuk mengalami kanker usus.

Berikut ini sejumlah penyebab kanker usus seperti dikutip dari sehatq.com pada Jumat (15/10/2021):

1. Usia tua

Sebagian besar orang yang menderita kanker usus besar mengalaminya pada usia di atas 50 tahun. Namun akhir-akhir ini, terjadi peningkatan jumlah pasien penyakit yang juga disebut kanker kolon ini pada kelompok usia yang lebih muda.Sementara untuk kanker usus halus, rata-rata usia orang yang mengalami penyakiyt ini adalah sekitar 60 tahun.

Baca Juga: Benarkah Honor BTS untuk Penampilan di Sidang Umum PBB Telat Dibayar?

2. Polip usus

Kanker berawal dari tumbuhnya polip alias benjolan kecil yang tidak bersifat ganas, pada permukaan usus. Setelah jangka waktu tertentu, polip usus bisa saja berkembang menjadi kanker.

3. Penyakit usus tertentu

Penyakit-penyakit tertentu yang menimbulkan peradangan kronis pada usus bisa meningkatkan risiko kanker kolon di kemudian hari. Contohnya, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulseratif.Sementara pada kanker usus halus, penyakit celiac juga bisa menjadi salah satu faktor risikonya. Walau penyebab pastinya belum jelas, gejala dari kondisi autoimun ini muncul ketika penderita mengonsumsi gluten.

Baca Juga: Pilihlah Masakan Rumah daripada Masakan Restoran, Ini Alasannya

4. Faktor keturunan

Jika ada orang tua atau saudara kandung Anda yang menderita kanker usus besar maupun halus, hal ini akan turut meningkatkan risiko Anda untuk terkena penyakit serupa.

5. Pola makan tinggi lemak dan rendah serat

Banyak riset yang telah menemukan kaitan antara timbulnya kanker usus dengan pola makan tertentu. Khususnya pada orang yang terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan daging olahan, serta jarang mengonsumsi sayur maupun buah.

6. Gaya hidup sedenter

Orang yang jarang bergerak dan beraktivitas fisik, memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker usus besar.

7. Obesitas

Pengidap obesitas mempunyai risiko lebih besar untuk mengalami kanker usus besar, bahkan meninggal karena penyakit ini bila dibandingkan dengan orang dengan berat badan normal.

8. Diabetes

Penyakit kencing manis maupun kondisi resistensi insulin juga menjadi salah satu faktor penyebab kanker usus besar.

9. Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan

Kedua kebiasaan ini tak hanya bisa menjadi faktor penyebab kanker usus besar maupun halus, tapi juga berbagai gangguan kesehatan lainnya.

10. Jenis kelamin

Khusus untuk kanker usus halus, kaum pria memiliki risiko yang sedikit lebih tinggi dibandingkan para wanita. Namun dalang di balik faktor risiko ini belum diketahui dengan pasti.

11. Paparan zat kimia tertentu

Tinggal atau bekerja di area yang banyak terpapar zat kimia tertentu pun dikatakan dapat menjadi faktor penyebab kanker usus halus.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

Doa Ketika Terjadi Gunung Meletus, Agar Terhindar dari Bahaya

Berikut ini terdapat bacaan doa yang bisa dilafalkan ketika ada bencana alam gunung meletus menurut ajaran Islam, agar terhindar dari bahaya.

Perempuan Cerdas Cenderung Sulit Jatuh Cinta, Ini Penyebabnya

Nah bagi Anda kaum pria yang sedang berusaha menaklukkan hati si dia, tak ada salahnya mengetahui terlebih dulu apa penyebab perempuan cerdas cenderung sulit jatuh cinta.

Vaksin Dosis Ketiga Covid-19 Ada yang Berbayar, Berapa Harganya?

Rencananya, penerapan vaksin dosis ketiga Covid-19 berbayar ini mulai Januari 2022.

Ketahui Penyebab Seseorang Bunuh Diri, Salah Satunya Depresi

Jika orang sering merasakan kegagalan berulang dan merasa putus asa, ini juga bisa menjadi penyebab bunuh diri. 

Gunung Semeru Erupsi, Warganet Serukan Pray for Lumajang di Twitter

Warganet menunjukkan kepedulian mereka terhadap warga Lumajang yang sedang mengalami musibah dengan bersama-sama menggunakan tagar pray for Lumajang di jagat Twitter.

Tagar Randy Bagus Hari Sasongko Trending di Twitter

Diketahui, Bripka Randy Bagus ini berdinas di Polres Pasuruan dan telah ditetapkan tersangka.

Waspadai Dampak Debu Vulkanik Seperti Dikeluarkan Gunung Semeru

Akademisi dan Praktisi Klinis, Ari Fahrial Syam mengimbau agar masyarakat mewaspadai dampak dari debu vulkanik seperti dikeluarkan Gunung Semeru.

Lakukan Ini Saat Tersesat di Gunung Seperti Dialami WNA Ukraina

Ada sejumlah hal bisa Anda lakukan saat mengalami tersesat di gunung.

Melihat Keindahan 5 Danau di Gunung Semeru yang Saat Ini Erupsi

Bukan hanya puncaknya yang bernama Mahameru yang menarik perhatian, melainkan sejumlah danau atau ranu di Gunung Semeru juga menyimpan pesona tersendiri.

Kematian Novia Widyasari Jadi Sorotan, Kata Diperkosa Trending Twitter

Kata diperkosa terkait kasus kematian Novia Widyasari trending di Twitter, begitu pula dengan tagar noviawidyasari yang telah menuai 4.805 tweet.

Lakukan Ini Saat Terjadi Letusan Gunung Berapi Seperti Gunung Semeru

Bagi warga yang hidup di sekitar gunung berapi biasanya sudah tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi letusan, namun lain halnya dengan wisatawan.

Mengenal Bahaya yang Timbul Akibat Letusan Gunung Berapi Seperti Semeru

Bagi warga yang hidup di sekitar harus pandai-pandai menyesuaikan diri dengan selalu waspada dan siap siaga terhadap bahaya letusan gunung berapi.

Galon Isi Ulang Disebut Mengandung BPA, Benarkah Berbahaya bagi Tubuh?

Di Amerika Serikat dan Uni Eropa, larangan kandungan BPA pada kemasan pangan diterapkan untuk produk bayi dan food contact material.

Ini Tanda-Tanda Tempat Kerja Toxic, Saatnya Keluar dari Pekerjaan

Lingkungan tempat kerja yang beracun atau toxic tentu bikin kita tidak nyaman bekerja dan menguras energi semata.

Intip Berbagai Aturan Karantina di Sejumlah Negara

Berikut berbagai aturan karantina di sejumlah negara yang perlu Anda ketahui.

Doa Mohon Ampun dari Dosa Besar, Lengkap Ada Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa memohon ampunan dari dosa besar dan kesalahan lainnya menurut ajaran Islam yang dilengkapi latin dan artinya.