Mengenal Neurosains, Cara Baru Tingkatkan Sistem Imun

Sistem imun yang kuat penting tak hanya untuk menghadapi pandemi Covid-19, tetapi juga saat menemui situasi sulit di luar pandemi.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi meditasi, (oceanmagazine.com)

Solopos.com, SOLO--Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan pandemi Covid-19 yang melanda dunia memicu terjadi gelombang stres dan depresi. Hal ini berdampak pada penurunan produktivitas, penurunan kemampuan menemukan solusi hingga penurunan sistem imun tubuh.

Padahal, imun tubuh penting untuk menghadapi virus Corona. Maka tak heran jika belakangan ini muncul tips-tips meningkatkan imunitas tubuh dengan mengonsumsi jamu, vitamin, eucalyptus, hingga menonton di bioskop.

Punya Hobi Belanja, Zodiak Ini Terindikasi Shopaholic

Namun, ternyata ada cara lain yang diklaim mampu menggenjot sistem imun tubuh guna menghadapi dampak pandemi Covid-19. Model ini menggunakan pendekatan neurosains.

“Hasil penelitian neurosains atau positive psychology kurang dipromosikan dalam bentu tulisan, buku atau video. Ada sebagian untuk keperluan akademis tapi tak banyak,” kata penulis buku Resilience, Tetap Tangguh di Masa Sulit, M Jojo Rahardjo, dalam webinar Cara Baru Meningkatkan Immune System di Era Pandemi Covid-19, yang disiarkan melalui akun Youtube Membangun Positivity baru-baru ini.

Positivity

Menurut dia, ada lima kegiatan yang bisa meningkatkan sistem imun, yakni meditasi, bersyukur, membangun relationship, membuat kebajikan, dan olahraga. Praktik-praktik keagamaan juga bagus unutk meningkatkan sistem imun. “Membangun relationship misalnya dalam Islam lekat dengan membangun tali silaturahmi,” imbuh Jojo.

Menurut Jojo, sistem imun yang kuat penting tak hanya untuk menghadapi pandemi Covid-19, tetapi juga saat menemui situasi sulit di luar pandemi. Sistem imun yang kuat menandakan manusia memiliki positivity di otaknya.

Positivity adalah suatu kondisi saat otak berfungsi maksimal sehingga orang menjadi lebih cerdas, lebih punya solusi, kreatif atau inovatif. Ia juga lebih tahan terhadap stres atau depresi dan tubuh lebih sehat. Sebagai bonus, orang dengan positivity tinggi cenderung kepada kebajikan.

Bikin Bangga, Karya Animasi Soloraya Tembus Pasar Manca Negara

Esais sekaligus mantan jurnalis, Satrio Arismunandar, menilai pendekatan neurosains yang ditawarkan oleh Jojo dalam buku Resilience, Tetap Tangguh di Masa Sulit sebetulnya bukan sama sekali baru. Ia mencontohkan meditasi yang cukup dekat dengan kegiatan berdoa.

Dengan meditasi orang merasa lebih tenang, lebih fokus dan membangun semangat produktif. “Sebetulnya ini match. Bedanya, buku ini memberi landasan ilmiah yang memperkuat apa yang sudah ada itu,” ujar dia.

Satrio menambahkan pendekatan neurosains ini memberikan fondasi kuat yang mendorong orang lebih yakin dan percaya diri dalam menjalankan secara praksis. Selain itu, rumus-rumus diberikan Jojo bersifat universal yang bisa diterima di semua kalangan dengan latar beragam.

Berita Terbaru

Masih Merasa Dampak Sakit, Penderita Long Covid Butuh Dukungan

Solopos.com, SOLO--Seorang perawat kesehatan mental asal London, Inggris, Ellisha Weldon, tak sadar jika dirinya terpapar Covid-19 pada awal pandemi...

Liburan Saat Pandemi Covid-19, Pilihlah Tempat Wisata yang Aman!

Solopos.com, SOLO - Libur panjang pada pekan ini bakal dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk berlibur. Namun, protokol kesehatan perlu...

Catat, Gali Informasi hingga Kelurahan Sebelum Berlibur

Solopos.com, SOLO--Sebelum memutuskan pergi berlibur, masyarakat sebaiknya mencari informasi risiko penularan Covid-19 suatu daerah hingga ke level kelurahan. Hal...

Jaga Imun di Masa Pandemi, Begini Cara Memicu Hormon Bahagia

Solopos.com, JAKARTA — Menjaga suasana hati pada masa pandemi Covid-19 ini penting dilakukan. Dengan menjaga mood tetap bahagia yang...

Begini Cara Physical Distancing Agar Efektif Cegah Corona

Solopos.com, SOLO – Upaya mencegah dan memutus mata rantai penularan virus corona (Covid-19) hingga saat ini terus dilakukan pemerintah....

Ingat, Pertimbangkan Zona Risiko Sebelum Piknik

Solopos.com, SOLO--Liburan di tengah pandemi Covid-19 memerlukan persiapan yang matang. Sebelum memutuskan piknik, ada baiknya masyarakat mempertimbangkan beberapa hal...

Ini Dia Metode 20-20-20, Rahasia Jaga Kesehatan Mata Saat Pandemi

Solopos.com, SOLO -- Saat pandemi Covid-19, kesehatan mata harus betul-betul diperhatikan. Seperti yang diketahui, pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat untuk...

Pentingnya Edukasi Anak Terkait Pandemi Covid-19 dan Protokol Kesehatan yang Harus Diterapkan

Solopos.com, SOLO - Anak-anak menjadi salah satu kalangan yang rentang terpapar Covid-19. Oleh karenanya, orang tua perlu memberikan edukasi...

Hindari Persebaran Covid-19, Ini Beragam Alternatif Liburan di Rumah

Solopos.com, SOLO--Menikmati liburan tanpa harus meninggalkan rumah selama pandemi Covid-19 bisa tetap menyenangkan. Masyarakat bisa menghabiskan waktu quality time...

Libur Panjang, Staycation di Rumah Aja Biar Aman dari Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Masa libur panjang mulai 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020 sudah di depan mata. Apakah...