Solopos.com, MATARAM -- Gempa tujuh skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebabkan sedikitnya 98 orang meninggal. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan tanggap darurat untuk gempa Lombok akan diterapkan selama dua hingga tiga pekan. JK memastikan tim dari BNPB, PMI, hingga TNI akan terus berada di Lombok selama masa tanggap darurat tersebut. ”Pemerintah berjanji segera merehabilitasi semua itu. Tapi terlebih dulu ada tanggap darurat. Kami semua BNPB sudah terjun, TNI juga. PMI juga aktif di sana," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten