Tutup Iklan

Mengapa Kipas Angin Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Ternyata ini yang menyebabkan tidur lebih nyenyak ketika menggunakan kipas angin.

Mengapa Kipas Angin Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tidur pakai kipas angin (Sleep Sugar)

Solopos.com, SOLO – Suhu udara yang panas dan kering memang cukup mengganggu aktivitas, termasuk tidur. Nah, agar tidur lebih nyenyak kebanyakan orang biasanya menyalakan kipas angin di malam hari.

Selain menyejukkan, angin dari kipas dapat menyingkirkan nyamuk yang terkadang mengganggu tidur.

Dikutip dari Sleep Advisor, Senin (13/8/2018), bagi sebagian orang, tidur menggunakan kipas angin adalah sebuah keharusan.

Seorang ahli tidur dari perusahaan matras, Sleep Train, Kelsey Allan, mengatakan, orang yang terbiasa tidur menggunakan kipas angin menikmati sensasi bernama white noise.

White noise digambarkan sebagai cahaya putih yang mencakup semua frekuensi suara dalam pendengaran manusia. Selain kipas angin, white noise bisa dihasilkan dari suara jangkrik maupun hujan lebat.

Efek dari white noise ini adalah memberikan kenyamanan sehingga tidur lebih nyenyak.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Psychological Association menyebut suara kipas angin dapat membantu seseorang terlelap karena memengaruhi sleep spindle di otak.

Sleep spindle adalah lonjakan aktivitas saraf yang muncul selama tidur.

—–

Banyak kipas angin merek terbaik dijual di situs jual beli online, Tokopedia. Mulai dari kipas angin mini dengan harga terjangkau, hingga kipas angin listrik dengan berbagai varian sesuai kebutuhan.

Belanja online aman, Tokopedia saja!

Berita Terkait

Berita Terkini

Fakta Baru! Pelaku Di Bawah Pengaruh Miras Saat Aniaya Pemuda Jumapolo Karanganyar

Pelaku yang aniaya pemuda asal Jumapolo, Karanganyar, diketahui berada dalam pengaruh minuman keras saat melakukan penganiayaan.

Guru Modis Guru Idola Masa Kini

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 9 Juni 2021. Esai ini karya Astutiati, guru di SDN 1 Brangkal, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Telantar 1,5 Jam di RS, Pasien Covid-19 di Sragen Dibawa Pulang Keluarga

Keluarga pasien asal Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, dibuat kesal karena tidak ada rumah sakit yang mau merawat pasien tersebut setelah dinyatakan positif Covid-19.

Jaga Kota Solo Aman, Ormas dan Polisi Harus Lakukan Ini

Kondisi keamanan dan ketertiban Kota Solo merupakan barometer keamanan dan ketertiban skala Nasional. Oleh karenanya rasa persatuan dan kesatuan harus selalu terjaga.

Positif Covid-19, Tujuh Anggota TNI Jalani Karantina Di Benteng Vastenburg Solo

Tujuh anggota TNI positif Covid-19 saat hendak menjalankan tugas TMMD dan saat ini menjalani karantina di Benteng Vastenburg Solo.

4 Warga Meninggal Kena Covid-19, 1 Gang di Kota Mojokerto Lockdown

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, mengatakan saat ini tracing diperluas ke Sidomulyo gang 3.

Gas! Rute ke Gunung Telomoyo Magelang Pacu Adrenalin

Pengunjung yang akan ke puncak Gunung Telomoyo Magelang harus mempunyai kemampuan bersepeda motor yang baik agar sampai tujuan.

Duh! Gara-Gara Postingan Di Medsos, 6 Orang Rusak 2 Rumah Dan Aniaya Warga Mojogedang Karanganyar

Enam orang ditangkap polisi karena nekat rusak rumah warga Mojogedang, Karanganyar, gara-gara tersinggung dengan postingan di media sosial.

Prediksi Italia Vs Swiss: Misi Amankan Tiket 16 Besar

Timnas Italia berpotensi menjadi tim pertama yang menyegel tiket ke fase gugur Euro 2020 tapi harus menumbangkan Swiss dalam laga kedua Grup B.

Selamat, Warga Miri Sragen Dapat Grandprize Mobil dari BRI

Nasabah BRI Unit Gemolong II, Sragen, Wahyuningsih, mendapat hadiah mobil Suzuki All New Ertiga dalam Panen Hadiah Simpedes Semester II 2020.

Cegah Covid-19, Yuk Bikin Hand Sanitizer dari Ekstrak Daun Mangga

Tim pengabdian Riset Grup Plasma Science and Technology FMIPA UNS menggelar pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan alami cegah Covid-19.

1 Lagi Pasien Covid-19 Dari Klaster Masjid Paulan Karanganyar Meninggal

Jumlah kasus positif Covid-19 yang meninggal dari klaster masjid di Paulan, Colomadu, Karanganyar, bertambah satu orang.