Mendongeng Jadi Sarana Menasihati Tanpa Menggurui

Pada 2015 silam, sejumlah pendongeng dan perwakilan Kemendikbud mendeklarasikan tanggal 28 November 2015 sebagai Hari Dongeng Nasional.

 Kegiatan mendongeng Kak Nasyir, pendongeng asal Solo.

SOLOPOS.COM - Kegiatan mendongeng Kak Nasyir, pendongeng asal Solo.

Solopos.com, SOLO — Dongeng adalah cerita-cerita imajinatif yang dapat membawa khayalan seseorang untuk mengikuti sebuah cerita. Hal ini biasanya bersifat menghibur, makanya banyak orang yang tertarik untuk mendengar atau membacanya.

Dongeng biasanya diturunkan atau diceritakan dari mulut ke mulut sebelum benar-benar ditulis dalam buku cerita.

Espos Plus

Kolaborasi Banyak Pihak Mendukung Keberhasilan Revitalisasi Bahasa Jawa

+ PLUS Kolaborasi Banyak Pihak Mendukung Keberhasilan Revitalisasi Bahasa Jawa

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah mengajak banyak pemangku kepentingan berkolaborasi merevitalisasi bahasa Jawa. Bahasa Jawa merupakan satu dari 38 bahasa daerah yang tersebar di 12 provinsi di Indonesia.

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Cemara Manahan, Lebih Tua dari Stadion Manahan

Pembongkaran Shelter Pedagang Kaki Lima ( PKL ) Manahan, Solo yang dimulai Minggu (15/05/2022) kian menampilkan deretan pohon cemara udang yang melingkari Stadion Manahan yang usianya jauh lebih tua daripada Stadion Manahan sendiri.

+ PLUS Selangkah Lagi Manusia Kembali Menjejak Bulan

Langkah Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali menjejakkan kaki manusia ke bulan semakin dekat setelah berhasil menguji roket pada misi tersebut.

+ PLUS Wangsit Dukun, Pemugaran Candi Cetho 1970an Dinilai Tak Sesuai

Candi Cetho yang kali pertama digali pada 1928 oleh Commissie vor Oudheiddienst Hindia Belanda sempat dipugar pada 1970an berdasar wangsit yang diterima oleh seorang paranormal dinilai tak sesuai kaidah keilmuan arkeologi.

+ PLUS Teka-teki Desa Bandar Kuno Wonogiri di Hulu Sungai Bengawan Solo

Wonogiri yang menjadi daerah hulu Sungai Bengawan Solo memiliki sejumlah desa bandar kuno, tempat pemberhentian kapal-kapal besar.

+ PLUS Faktor Sejarah dan Budaya Bikin Mobil Jepang Rajai Jalanan di Indonesia

Sejak kali pertama mengaspal di Indonesia pada 1960-an, produk otomotif asal Jepang langsung menggeser dominasi produk serupa asal Amerika dan Eropa.

+ PLUS STB Gratis Hanya untuk Keluarga Miskin

Pemerintah mengalokasikan dan membagikan bantuan set top box (STB) gratis hanya untuk keluarga miskin agar mereka bisa menikmati layanan siaran televisi digital.

+ PLUS PON Pertama di Solo Gegara Paspor Indonesia Ditolak Inggris

Pekan Olahraga Nasional (PON) I di Solo pada 9-12 September 1948 dilatarbelakangi kegagalan Indonesia mengirim atlet ke Olimpiade XIV di London, Inggris karena passport Indonesia ditolak.

+ PLUS Keistimewaan Kayu Jati Sudah Termasyhur sejak Era Babilonia

Jati dikenal sebagai tanaman dengan nilai ekonomi yang tinggi. Bahkan, kayu jati yang dikenal kuat dan tahan lama konon sudah menghiasi interior istana pada masa peradaban Babilonia (1895 SM–539 SM).

+ PLUS Jangan Paksakan Pengesahan RKUHP Tanpa Partisipasi Publik yang Bermakna

DPR dan pemerintah jangan memaksakan pengesahan Revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) atau Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP selama partisipasi publik yang bermakna belum diwujudkan dalam pembahasan.

+ PLUS Fenomena Langka Lima Planet Sejajar 24 Juni, Muncul Lagi 2041

Pada 3 hingga 24 Juni 2022, para pencinta astronomi disuguhi fenomena langka lima planet sejajar yang kemungkinan baru muncul lagi pada 2041.

+ PLUS Problem Serius Partai Politik di Indonesia

Secara umum partai politik di Indonesia belum dikelola secara modern. Ini problem mendasar yang serius di kalangan partai politik di Indonesia.

+ PLUS Dari Hajatan ke Pentas Dunia, Nasida Ria adalah Fenomena yang Melegenda

Nasida Ria adalah fenomena sekaligus legenda. Grup musik ini mampu membawa musik kasidah yang terkesan "terbelakang" bisa berprestasi di level internasional.

+ PLUS Eksplorasi Inovasi Energi 2022

Seiring dengan Pemberangkatan Tim Ekspedisi Energi 2022, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyajikan artikel opini bertajuk Eksplorasi Inovasi Energi 2022 di Rubrik Gagasan Solopos, Kamis 23 Juni 2022.

+ PLUS Pasang Surut karena Etika, Relasi Indonesia-Australia Tetap Strategis

Relasi bilateral Indonesia dan Australia selalu mengalami pasang surut, bahkan panas dingin, karena urusan etika, urusan gaya komunikasi.

+ PLUS Mengenal Cokekan Sragen, Klangenan Mbok dan Pak Tani

Cokekan adalah pentas seni vokal dengan iringan sejumlah instrumen gamelan Jawa, di antaranya kendang, gender, kendang dan siter yang menjadi klangenan mbok dan pak tani di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

+ PLUS Konvensi Langkah Ideal Setelah Partai Politik Berkoalisi Lebih Awal

Konvensi untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden menjadi pilihan bagus, bahkan ideal, bagi partai-partai politik yang telah membangun koalisi lebih awal untuk menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

+ PLUS Bikini Atoll, Lokasi Uji Coba Bom Atom Inspirasi Bikini Bottom

Pada 1 Maret 1954, Amerika Serikat menguji coba hulu ledak nuklri, Castle Bravo di Bikini Atoll, Kepulauan Marshall, yang dikatakan lebih dari 1.000 kali lipat bom Hiroshima, Jepang pada 1945, yang konon menginspirasi keberadaan Bikini Bottom, kota fiktif tempat tinggal tokoh kartun SpongeBob.

+ PLUS Rumah Wakaf dan Biaya Ibadah Haji Tempo Dulu

Raja-raja di Nusantara, termasuk di Jawa, pada tempo dulu menyediakan rumah wakaf di Arab Saudi untuk kepentingan warga dan keluarga kerajaan yang menjalankan ibadah haji.

+ PLUS Warga Soloraya, Emigran Pertama di Suriname yang Mulih nJawa

Puluhan warga Soloraya, yakni Klaten, Sukoharjo, dan Karanganyar menjadi beberapa di antara puluhan tenaga kerja asal Indonesia yang dikirim ke Suriname oleh Pemerintah Hindia Belanda pada gelombang pertama pemberangkatan, 21 Mei 1890.

+ PLUS Partisipasi Publik Syarat Utama Mewujudkan Kota Hak Asasi Manusia

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendukung komitmen Wali Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Hendrar Prihadi, mewujudkan Kota Semarang sebagai kota hak asasi manusia.