Mendiknas instruksikan masa orientasi bersih dari kekerasan

Jakarta (Solopos.com)--Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengimbau, kegiatan masa orientasi peserta didik baru (MOPDB) atau masa orientasi sekolah (MOS) mulai tahun ini dan yang akan datang harus berbeda pelaksanaannya dengan tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan orientasi, yang akan dimulai besok, Senin (11/7/2011), harus menyentuh mengenai pendidikan karakter.

Mendiknas meminta kepada masyarakat agar melaporkan jika terjadi aksi kekerasan pada masa orientasi. Sekolah yang melanggar, imbuh dia, akan diberikan tindakan tegas.

"Saatnya sudah tidak boleh kekerasan ditanamkan atau disemaikan di sekolah. Harus bersih dari kekerasan," katanya usai meresmikan sekolah Tzu Chi, di Jakarta, Minggu (10/7/2011).

Hadir pada acara peresmian Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Menteri Perindustrian MS Hidayat.

Pada rilis yang diterima Espos melalui mediacenter Kemendiknas, Mendiknas mengemukakan melalui pendidikan karakter, peserta didik dikenalkan dengan nilai-nilai, yakni ketuhanan, keilmuan, dan kebangsaan. Menurut Mendiknas, ketiga hal tersebut adalah esensi dari pendidikan karakter.

"Oleh karena itu, kegiatan apapun dalam rangka masa orientasi tidak boleh bertentangan dengan pendidikan karakter. Misalkan umpatan yang kasar atau perpeloncoan. Stop selesai, tidak boleh," lanjutnya.

(nad/*)



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom