Mendiang Didi Kempot Masuk Nominasi AMI Awards 2020
Didi Kempot. (Instagram-@didikempot_official)

Solopos.com, SOLO -- Mengusung tema Musik Menyatukan Kita, Anugerah Musik Indonesia atau AMI Awards tetap digelar di tengah pandemi coronavirus diseases 2019 (Covid-19). Malam puncak penghargaan musik bergengsi tersebut bakal disiarkan langsung melalui Stasiun Televisi RCTI dan Instagram @amiawards, Jumat (27/11/2020).

Dilansir dari akun Instagram @amiawards, hingga pendaftaran terakhir tiga pekan lalu ada 2971 jumlah entry lagu yang diterima panitia AMI Awards. Pada Kamis (24/10/2020) panitia mengumumkan nominasi di 53 kategori.

Dari kategori itu, tiga seniman Solo yakni Sruti Respati, mendiang Didi Kempot, dan Sekolah Dasar Warga Surakarta masuk nomine.

4 Artis Indonesia Ini Pilih Pindah Warga Negara, Apa Alasannya?

Sruti Respati masuk Kategori Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Kontemporer Terbaik. Bersaing dengan nomine lain yakni Gusfu Dan Keroncong Milenial, Keroncong Pemuda Kekinian, Krontjong Toegoe, Mamiek Prasitoresmi, dan Sekolah Dasar Warga Surakarta.

Sekolah Dasar Warga Surakarta membawa karya barunya Thank You 3000, sementara Sruti membawa lagu Hujan Pagi. Hujan Pagi dirilis bersamaan dengan jumpa pers di Rumah Banjarsari Solo, Selasa (9/6/2020) sore.

Isinya tentang harapan doa dan optimisme di tengah wabah Covid-19. Lirik yang Sruti ciptakan berisi diksi-diksi penenang jiwa.

Narasi Hujan Pagi

Ia mengibaratkan semangat positif tersebut lewat narasi hujan pagi yang mengalirkan air kehidupan, menabur benih mimpi, membawa damai hati untuk mengawali hari baru.

“Kalau mengutip Agus Noor, Jangan hanya melihat hujan dari apa yg jatuh, tapi pada apa yang akan tumbuh,” kata Sruti saat jumpa pers kala itu.

Sruti menggandeng musisi keroncong muda Robertus Grassianus atau Bagus sebagai pengisi melodi. Keduanya sepakat Hujan Pagi diiringi musik keroncong. Diskusi konsep dilakukan lewat media sosial. Dilanjutkan rekaman dengan menerapkan protokol Covid-19.

Syuting Mission Impossible 7, Tom Cruise Lompat dari Kapal ke Kapal

Sementara itu, maestro penyanyi Basa Jawa, Didi Kempot, masuk nominasi di dua kategori. Kategori pertama yakni Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi/Dangdut Bahasa Daerah Terbaik.

Mendiang Didi menjadi nomine karena lagunya berjudul Tulung. Bersaing dengan empat juniornya yakni Denny Caknan (lagu Los Dol), Fitri Karlina (Alon-Alon Wae), Ndarboy Genk (Balungan Kere), dan Dara Ayu, Bajul Ndanu (Loro Pikir).

Sementara kategori kedua berupa Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik. Lagunya yang terpilih adalah duet Didi - Yuni Shara dalam judul Kapusan Janji. Keduanya bersaing dengan para junior seperti Denny Caknan, Aftershine, Judika, dan Ivan Nestorman.

Bahasa Jawa Jadi Tuan Rumah

Istri mendiang Didi Kempot, Yan Vellia, Jumat (23/10/2020), mengaku bangga karena karya sang suami masih digemari meskipun telah berpulang. Harapannya lagu-lagu ciptaan Didi tetap digemari masyarakat Indonesia. Sehingga lagu Bahasa Jawa bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri.

“Ya semoga menang Mbak. Saya bangga karena beliau sudah pulang ke Rahmatullah tapi karyanya masih digemari bahkan masuk nominasi. Semoga karyanya terus digemari, Bahasa Jawa menjadi tuan rumah di negara sendiri. Maka dari itu kami yang ditinggal kususnya musisi jawa akan terus berjuang meneruskan perjuangan beliau,” kata Yan, Jumat.

Galau, Ayu Ting Ting Rilis Lagu Baru Tatitut

Sebelumnya dilansir dari Liputan6.com, Ketua Umum Yayasan AMI Awards Dwiki Dharmawan mengatakan jumlah pendaftar tahun ini melonjak drastis. Ia bersyukur karena hal itu menandakan bahwa di masa pandemi ini seniman tetap semangat berkarya.

“ Kami sangat bersyukur bahwa pandemi tidak menghentikan para seniman musik untuk berkarya. Justru di tengah keterbatasan dan diharuskan untuk tinggal di rumah saja, kreativitas meningkat," kata Dwiki.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom