Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng, Peni Rahayu. (Jatengprov.go.id)

Solopos.com, SEMARANG — -jateng-akan-gratiskan-spp-sma-negeri-pada-2020" title="Pemprov Jateng akan Gratiskan SPP SMA Negeri pada 2020">Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengklaim seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dikelola telah menghasilkan laba atau dividen. Bahkan, BUMD milik Pemprov Jateng yang sebelumnya mengalami kerugian, seperti PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP), tahun ini telah memberikan profit.

Hal itu disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng, Peni Rahayu, menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo.

Tjahjo melalui pernyataan tertulis yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Rabu (28/8/2019), menyebut jika 70% BUMD yang ada di Indonesia masih mengalami kerugian. Namun, Peni menampik jika BUMD yang merugi itu berada atau dikelola Pemprov Jateng. “Mungkin di luar Jateng. Kalau di Jateng enggak ada,” ujar Peni saat dijumpai Semarangpos.com di Gedung DPRD Jateng, Kota Semarang, Jumat (30/8/2019).

Peni mengatakan total ada sekitar -10-bumd-jateng-digenjot-demi-dongkrak-pad" title="Omzet 10 BUMD Jateng Digenjot demi Dongkrak PAD">10 BUMD milik Pemprov Jateng. Dari 10 BUMD itu hampir seluruhnya telah memberikan dividen. “Kita enggak ada yang rugi. Semua memberikan dividen. Bahkan PRPP yang tadinya rugi sudah tidak,” ujar Peni.

Peni menambahkan tahun ini dividen yang diberikan seluruh BUMD yang dikelola Pemprov Jateng mencapai Rp500 miliar. Kontribusi terbesar berasal dari Bank Jateng. “Kalau angka pastinya saya enggak hafal. Tapi, yang paling besar tentu Bank Jateng. Setengah dari dividen yang kita [Pemprov Jateng] terima dari BUMD itu dari Bank Jateng. Kalau PRPP tahun ini sudah memberikan dividen, walaupun masih kecil,” imbuh Peni.

Peni menambahkan pencapaian -bumd-migas-jateng-bakal-mandiri-kelola-sumber-minyak" title="Dirikan BUMD Migas, Jateng Bakal Mandiri Kelola Sumber Minyak">BUMD ini pun akan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Pihaknya pun siap melakukan inovasi guna meningkatkan profit. “Kayak CMJT [Citra Mandiri Jawa Tengah], sebentar lagi punya rest area di Tlogo. Terus SPHC [Sarana Patra Hulu Cepu] juga dapat tambahan 10% dari Randugunting. PAM di Bergas juga sudah operasional. Insya Allah BUMD kita sekarang profit,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, juga menyatakan kinerja BUMD di Jateng semakin membaik dari tahun ke tahun. Dividen yang diberikan juga terus meningkat dan rata-rata surplus 14,6%.

">KLIK dan ">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten