Mencuri Ponsel untuk Berfoya-Foya, Residivis Asal Ceper Klaten Ditangkap Polisi

Residivis pencurian ponsel asal Ceper, Klaten, ditangkap Tim Satreskrim Polres Klaten setelah beraksi di wilayah Kecamatan Bayat.

 Personel Satreskrim Polres Klaten menangkap seorang residivis pencurian dengan pemberatan. Foto diambil, Jumat (7/10/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso).

SOLOPOS.COM - Personel Satreskrim Polres Klaten menangkap seorang residivis pencurian dengan pemberatan. Foto diambil, Jumat (7/10/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso).

Solopos.com, KLATENTim Satreskrim Polres Klaten menangkap pelaku pencurian burung dan ponsel yang belakangan beraksi di wilayah Kecamatan Bayat, Klaten.

Pelaku berinisial PM, 23, yang kini tinggal di Desa Jombor, Kecamatan Ceper, Klaten, sebelumnya sudah keluar-masuk penjara sebanyak tiga kali lantaran kasus pencurian dengan pemberatan.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Pelaku beraksi seorang diri. Dia mendatangi wilayah Bayat dari rumahnya di Ceper menggunakan jasa ojek online. Setelah sampai di wilayah Bayat, pelaku berjalan kaki mencari sasaran. Tak hanya dini hari, pelaku beraksi saat siang.

Selama kurang dari sebulan, pelaku setidaknya mencuri di empat rumah di wilayah bayat sekali dalam sepekan.

Pada Rabu (21/9/2022) malam, pelaku masuk ke salah satu rumah di wilayah Desa Banyuripan, Kecamatan Bayat dan mengambil tiga ponsel setelah masuk melalui jendela yang terbuka dan penghuni rumah sedang tidur.

Baca juga: Diperiksa Polisi, 10 Kepala SD di Klaten Kooperatif

Pada Kamis (29/9/2022) siang, pelaku pencurian kembali melakukan aksinya di salah satu rumah warga Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Klaten, dan mengambil beberapa harta korban.

Barang yang diambil di antaranya uang tunai Rp1,5 juta, tiga ponsel, dan seekor burung murai batu dengan nilai total kerugian Rp12,5 juta.

Pada Kamis (6/10/2022) dini hari, pelaku mencuri di dua rumah wilayah Desa Banyuripan, Kecamatan Bayat dengan total tiga ponsel diembat pelaku.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana, melalui Kaur Bin Ops (KBO) Polres Klaten, Iptu Umar Mustofa, mengatakan pelaku ditangkap di wilayah Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis pagi.

Saat itu, pelaku sedang menunggu calon pembeli ponsel hasil curian di wilayah Kartasura. Berdasarkan keterangan dari tersangka, dia sudah mencuri sebanyak delapan kali.

Baca juga: Pelaku Begal Payudara di Klaten Ditangkap, Mengaku Beraksi 10 Kali

“Informasi dari tersangka berdasarkan pengakuannya sudah melakukan di delapan TKP. Tetapi laporan yang ada sementara ada di empat TKP dan semuanya ada di bayat. Kami masih terus melakukan proses penyidikan,” kata Umar saat ditemui wartawan di Satreskrim Polres Klaten, Jumat (7/10/2022).

Umar menjelaskan pelaku merupakan residivis dan sebelumnya melakukan tindak pencurian sebanyak tiga kali sejak masih berumur di bawah 17 tahun, salah satunya di Bayat, Klaten.

Pada 2015, PM mencuri di wilayah Kecamatan Bayat dan dihukum penjara selama dua bulan. PM kembali berulah pada 2017 dan mencuri di wilayah Kecamatan Bayat.

PM lantas dikenai hukuman tujuh bulan penjara. Pada Desember 2019, pelaku beraksi di wilayah Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY dan dihukum penjara selama satu tahun dua bulan.

Polisi hingga kini terus melakukan penyidikan atas kasus pencurian yang dilakukan pria kelahiran Gunungkidul, DIY yang kini sudah berkeluarga tersebut. Atas perbuatannya, PM dijerat dengan Pasal 363ayat 1 ke-3e KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara.

Baca juga: PEMALSUAN SIM KLATEN : Sodorkan SIM Palsu Saat Razia, Warga Gunungkidul Dibekuk

Sementara, PM mengaku saat masuk ke rumah korban dia lakukan tanpa bantuan alat alias tangan kosong. Dia memanfaatkan bagian rumah korban yang terbuka serta mencari rumah yang dalam kondisi sepi atau penghuni rumah sedang lengah.

“Pernah ketahuan sekali. Saat masuk rumah, penghuni rumah memergoki kemudian saya lari,” kata PM yang mengaku sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas dan pedagang angkringan.

PM mengatakan sudah mencuri 10 ponsel. Dari jumlah itu, sebanyak enam ponsel sudah dia jual dengan rata-rata dijual seharga Rp500.000 per ponsel. Sementara, burung murai yang dia curi dijual seharga Rp800.000.

Uang hasil pencurian digunakan PM untuk berfoya-foya yakni mabuk-mabukan dan berjudi.

Saat ditanya alasannya mencari sasaran rumah pencurian di wilayah Kecamatan Bayat, Klaten, PM hanya terdiam selama beberapa saat. Dia kemudian mengatakan wilayah Bayat sepi.

Baca juga: PELECEHAN SEKSUAL KLATEN : Inilah Kronologi Ayah Setubuhi Anak Kandung Sendiri

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Besok, Wonogiri Siap Gelar Pilkades Serentak di 15 Desa dengan 39 Cakades

      Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahap I 2022 di 15 desa yang ada di 12 kecamatan di Wonogiri berlangsung, Rabu (7/12/2022).

      Langganan, Asmoro Decoration Kembali Dipercaya Mendekor Venue Nikahan Kaesang

      Asmoro Decoration yang sudah sejak lama jadi langganan keluarga Presiden Jokowi dipercaya untuk mendekorasi lokasi acara ngunduh mantu nikahan Kaesang dengan Erina di Loji Gandrung Solo.

      Pekan Ini, Pemdes Kliwonan Sragen bakal Gelar Bazar Batik dan Kuliner

      Selain bazar batik dan kuliner, Pemdes Kliwonan juga akan menyajikan pasar malam dan hiburan untuk memeriahkan acara yang digelar selama empat hari itu.

      Bupati Karanganyar Ajak Mahasiswa KKN Ikut Kampanyekan Bahaya Stunting

      Bupati Karanganyar Juliyatmono mengajak 440 mahasiswa yang KKN di Karanganyar sosialisasikan bahaya stunting di lokasi KKN.

      Ini Prosesi Adat Pernikahan Kaesang-Erina di Loji Gandrung

      Sejumlah prosesi adat pernikahan Kaesang-Erina akan dilaksanakan di Loji Gandrung.

      Pernikahan Kaesang-Erina, Sakral di Loji Gandrung Solo, Ceria di Mangkunegaran

      Pernikahan asat Kaesang-Erina akan berlangsung di Loji Gandrung, sedangkan resepsi ngunduh mantu di Pura Mangkunegaran.

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 6 Desember 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Selasa (6/12/2022), bisa disimak di sini.

      Ada Pemeliharaan, Cek Jadwal Pemadaman Listrik di Wonogiri Hari Ini (6/12/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Wonogiri, Jawa Tengah, pada hari ini, Selasa, 6 Desember 2022.

      Pernah Sangat Buruk, Kini Sukoharjo Raih Anugerah Meritokrasi Kategori Baik

      Sistem merit didefinisikan sebagai kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi.

      Perkumpulan Sasana Purnama Soloraya Ikut Kirim Bantuan Korban Gempa Cianjur

      Perkumpulan Sasana Purnama (PSP) yang dipimpin GRAy Putri Woelan Sari Dewi, ikut memberikan bantuan untuk korban bencana alam di Cianjur. Bantuan tersebut telah diserahkan ke BPBD Solo.

      Hari ini, 433 Calon PPK Pemilu 2024 Sukoharjo Ikuti Tes Tertulis di 3 Lokasi

      tes CAT PPK Sukoharjo berlangsung di Univet, SMKN 1 Sukoharjo, dan SMAN 3 Sukoharjo.

      Pernikahan Kaesang-Erina, Polda Jateng Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan

      Polda Jateng menyatakan tidak ada penutupan jalan saat prosesi tasyakuran pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Sofia Gudono pada Minggu (11/12/2022).

      Breaking News! Orang Sukoharjo Tenggelam di Dlepih Wonogiri Ditemukan Meninggal

      Tim SAR berhasil menemukan warga Sukoharjo yang tenggelam di kawasan Kahyangan, Desa Dlepih Tirtomoyo, Wonogiri.

      Ada Pemeliharaan, Cek Jadwal Pemadaman Listrik di Klaten Hari Ini (6/12/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Klaten, Jawa Tengah, pada hari ini, Selasa, 6 Desember 2022.