Lewis Hamilton (Reuters-Henry Romero)

Solopos.com, SHANGHAI — Lima tahun silam, Lewis Hamilton memenangi balapan Formula 1 (F1) ke-900 di GP Bahrain. Kini pembalap Inggris itu kembali berdiri di podium tertinggi di balapan F1 yang ke-1.000 di Sirkuit Shanghai, China, Minggu (14/4/2019). Sejak menyalip Valtteri Bottas selepas start, Hamilton tak tersentuh untuk meraih kemenangan keduanya musim ini.

Pembalap berjuluk The Boss itu mencatatkan waktu 1 jam 32 menit 06,350 detik atau unggul 6,552 detik dari Bottas di posisi kedua. Ini menjadi kali ketiga secara beruntun Mercedes menguasai dua podium teratas di balapan musim 2019.

Dominasi Silver Arrow, julukan Mercedes, di tiga seri awal jelas menjadi alarm peringatan bagi pesaing seperti Ferrari dan Red Bull. Di GP China kali ini, andalan Ferrari, Sebastian Vettel, hanya mampu finis di posisi ketiga. Hasil itu pun didapat berkat strategi team order yang diberlakukan Skuat Maranello.

Bagi Hamilton, kemenangan di Shanghai musim ini kian menegaskan dominasinya di sirkuit sepanjang 5,451 kilometer tersebut. Total Hamilton sudah memenangi enam dari 15 balapan yang digelar di Shanghai sejak 2004. Lima kemenangan di antaranya diraih pada enam musim terakhir.

Meski memulai start dari posisi kedua, Hamilton sukses melesat setelah menyalip Bottas di awal perlombaan. “Ini mungkin bukan akhir pekan terbaikku, tapi ini jelas menjadi hasil fantastis bagi tim,” ujar Hamilton menanggapi kesuksesan Mercedes yang kembali merebut dua podium teratas, dilansir Autosport, Minggu.

Tambahan 25 poin membuat Hamilton mengantongi 68 poin sekaligus menggeser Bottas dari puncak klasemen sementara F1. Bottas kini tertinggal enam poin dari Hamilton di posisi kedua. Adapun Vettel melompat ke posisi keempat, menggeser rekannya, Charles Leclerc, meski hanya finis di posisi ketiga.

Di balapan akhir pekan lalu, Vettel sempat berduel dengan Max Verstappen untuk memperebutkan podium terakhir. Pertarungan itu akhirnya dimenangi Vettel setelah Verstappen melebar di pertengahan balapan.

“Saya gembira bisa berada di podium. Balapan berlangsung ketat, kami sebenarnya berupaya terus menguntit duo Mercedes tapi tak bisa,” ujar Vettel yang tak pernah lagi memenangi GP China sejak 2009. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten