Memilih Presiden karena Gagasannya, Bukan Figur

Baliho bergambar Puan Maharani mulai bermunculan sejalan dengan pernyataan elite PDIP yang berniat mengusung sebagai kandidat di Pilpres 2024.

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA—Rakyat Indonesia diingatkan untuk cerdas memilih pemimpin. Calon presiden RI harus mempunyai visi yang jauh ke depan dan jangan dipilih hanya karena popularitas.

Peringatan tersebut disampaikan mantan politikus PKS yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah. Pria yang suka bicara blak-blakan itu mengatakan calon presiden (capres) 2024 harus memiliki ide atau gagasan mengenai Indonesia ke depan. “Capres bukan hanya dari sudut pandang figur,” tegasnya, Senin (14/6/2021).

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Terpopuler Hari Ini

Warga Gempol Klaten Raup Jutaan Rupiah dari Usaha Maggot, Masalah Sampah Pun Kelar

Warga Desa Gempol, Karanganom, Klaten, tak hanya meraup untuk menjanjikan dari usaha budidaya maggot tapi juga menyelesaikan masalah sampah.

Ngegas, Mobil Tabrak Gerobak Hik & 2 Motor di Nonongan Solo, Tapi Langsung Kabur

Video mobil menabrak gerobak hik dan dua sepeda motor di Nonongan, Solo, dengan kecepatan tinggi viral di media sosial.

Batu Keramat di Gebang Sragen Diyakini Sebagai Nisan, Begini Ceritanya

Karena ekskavator tak mampu memindahkan batu itu, warga kemudian mendatangkan tukang ahli pecah batu.

Terungkap! Ini Identitas Mobil dan Pengemudi Mazda Tabrak Warung Hik di Nonongan Solo

Identitas mobil dan pengemudinya yang tabrak warung hik serta dua sepeda motor di Jl Yos Sudarso, Nonongan, Solo, terungkap.

Gua Petilasan Pangeran Mangkubumi di Sragen Bisa Tampung Orang Sekampung

Gua persembunyian Pangeran Mangkubumi yang berlokasi di Desa Gebang, Masaran, Sragen, konon mampu menampung orang satu kampung.

Pemuda Klaten Ditemukan Gantung Diri di Pohon Rambutan

Hingga evakuasi jenazah rampung, belum diketahui alasan pemuda pemuda tersebut nekat melakukan aksi gantung diri.

Mengenang Malam Tragedi Pembantaian PKI di Jembatan Bacem, Puluhan Mayat Terduga PKI Mengapung di Bengawan Solo

Jembatan Bacem di Sungai Bengawan Solo merupakan saksi sejarah kelam eksekusi banyak orang terduga anggota dan simpatisan PKI pada 1965.

Kisah Heroik Petugas Palang Pintu Rel KA Selamatkan Orang Hendak Bunuh Diri di Klaten

Seorang petugas penjaga pintu perlintasan KA di Klaten melakukan aksi heroik menyelamatkan orang yang hendak bunuh diri di rel.

Misteri Pohon Wawungan di Gua Pangeran Mangkubumi Sragen, Diambil Kayunya Bikin Musibah

Pohon wawungan yng berada di sekitar gua persembunyian Pangeran Mangkubumi di Sragen dianggap keramat karena mendatangkan musibah saat kayunya diambil.

Pemuda Pasar Kliwon Solo Tega Aniaya Ibu Gegara Duit Rokok, Ending-nya Mengharukan

Seorang pemuda asal Pasar Kliwon, Solo, tega aniaya dan meludahi ibu kandungnya sendiri hanya gara-gara tak diberi uang untuk beli rokok.

Weladalah! Batu Keramat di Desa Gebang Sragen Tak Bisa Dipindah Meski Pakai Eskavator

Batu keramat di sekitar gua petilasan Pangeran Mangkubumi di Sragen tidak bisa dipindahkan meski dengan eskavator.

Polisi Gulung Arena Judi Dadu di Cawas Klaten

Polres Klaten semula memperoleh laporan dari masyarakat terkait adanya praktik judi di Desa Cawas, Kecamatan Cawas.

Alhamdulillah...Tak Ada Lagi PPKM Level 4 di Jawa dan Bali

Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan akan dilakukan uji coba pembukaan mal atau pusat perbelanjaan bagi anak usia di bawah 12 tahun.

Hiii... Aura Wingit Pembantaian PKI di Cincim Jembatan Bacem Sukoharjo Masih Terasa

Warga sekitar Jembatan Bacem di Sungai Bengawan Solo, Telukan, Sukoharjo, masih merasakan aura wingit dari tragedi pembantaian PKI 1965 lalu.

Teka-Teki Pria Meninggal Saat Live TikTok di Jatinegara

Polisi enggan menyimpulkan apakah minuman keras dan obat-obatan tersebut ada kaitannya dengan peristiwa kematian korban.

Alhamdulilah, 4 Kecamatan di Klaten Ini Sudah Zero Covid-19

Hal utama yang perlu dilakukan agar tetap terhindar dari Covid-19, yakni tetap prokes dan meningkatkan operasi yustisi.