Melaju Tak Terkendali, Pikap Tabrak Tiang PJU di Sragen, 2 Luka-luka

Pengemudi mobil pikap diduga tak bisa menguasai laju mobilnya sehingga menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) di jalan Solo-Sragen di Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

 Kondisi mobil pikap Suzuki Futura ringsek setelah menabrak tiang PJU di Jalan Solo-Sragen, Jetak Tani, Jetak, Sidoharjo, Sragen, Selasa (10/5/2022). (Istimewa/PMI Sragen)

SOLOPOS.COM - Kondisi mobil pikap Suzuki Futura ringsek setelah menabrak tiang PJU di Jalan Solo-Sragen, Jetak Tani, Jetak, Sidoharjo, Sragen, Selasa (10/5/2022). (Istimewa/PMI Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Kecelakaan tunggal terjdi di jalan Solo-Sragen, tepatnya di Dukuh Jetak Tani, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Selasa (10/5/2022) siang. Mobil pikap Suzuki Futura berpelat nomor AD 8727 CA menabrak tiang lampu penerangan jalan umum (PJU).

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas tersebut, tetapi dua orang penumpang mobil itu mengalami luka-luka.

PromosiJembatan Jurug: Saksi Modernisasi Masyarakat Kuli di Kota Bandar, Solo

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, melalui Kanit Laka Satlantas, Ipda Irwan Marviyanto, menyampaikan mobil pikap tersebut dikemudikan N. Sito, 40, warga Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Sragen. Sementara penumpangnya bernama S. Din, 53, warga Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Sragen.

Semula mobil pikap itu berjalan dari arah selatan (solo) ke utara (Sragen). “Mendekati lokasi kejadian, pengemudi mobil pikap tersebut kurang konsentrasi. Mobil itu oleng ke kanan sehingga pengemudi tidak dapat menguasai kendaraannya. Mobil itu akhirnya menabrak tiang lampu PJU di tengah median jalan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Detik-Detik Kernet Asal Sragen MD Disambar Motor di Kebakkramat

Irwan menerangkan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Pengemudi mobil pikap mengalami luka sobek pada kaki kiri, tangan kiri, kening dan alis kiri lecet.

Sementara penumpang mobil pikap itu mengalami luka lebih parah. Ia patah tulang kaki kanan dan kiri, kaki kanan sobek, pelipis mata kiri robek. Kedua korban menjalani perawatan RS PKU Muhammadiyah, Masaran, Sragen.

Ketua PMI Sragen, Ismail Joko Sutresno, mengatakan pengemudi dan penumpang mobil pikap itu dalam kondisi sadar saat kejadian. Dia menerangkan petugas Posko PMI Sragen berkoordinasi dengan PSC 119 Sukowati Sragen melakukan penanganan awal dengan membawa ambulans Alfa 05 PSC 119 Sukowati.

Baca Juga: Perbaiki Ban di Jl. Solo-Sragen, Kenek Pikap Meninggal Tersambar Motor

“Dengan menggunakan ambulans itu, kedua korban dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Masaran. Penanganan korban tersebut juga melibatkan Puskesmas Sidoharjo, TNI, Polri, ambulans Lazismu, Tagana, dan warga setempat,” katanya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

+ PLUS Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Berita Terkini

Sejarah Pabrik Teh Kemuning, Awalnya Didirikan 2 Warga Belanda

Pabrik teh pertama di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar didirikan oleh dua bersaudara asal Belanda, Van Mander Voot. Dalam perjalanannya, pabrik dan perkebunan tehnya bergonta-ganti kepemilikan.

BPCB Jateng: Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Masuk Tindak Pidana

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.

Beda Cara Pengolahan, Beda Jenis Teh yang Dihasilkan

Ditentukan cara pengolahannya, teh secara umum dibagi menjadi empat jenis yakni teh hitam, teh hijau, teh oolong dan teh putih.

Petani Klaten Pernah Coba-Coba Tanam Kacang Hijau, Hasilnya Mengagetkan

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada kedelai pada 2026. Di sisi lain, Sejumlah petani masih menyimpan keresahan di tengah pemerintah menggenjot produktivitas kedelai.

Mbok Karti, Pelopor Penjual Teh Tradisional di Kemuning Ngasgoyoso

UMKM teh rumaha di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, baru berkembang signifikan dalam 10 tahun terakhir. Usaha ini dipelopori seorang wanita yang dikenal dengan nama Mbok Karti.

Sempat Tutup 2 Tahun Saat Pandemi, Begini Kondisi Umbul Susuhan Klaten

Pengunjung di tempat pemandian Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menurun drastis selama pandemi Covid-19.

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Pernikahan Adik Jokowi-Ketua MK, Ganjar Dapat Undangan? Ini Kata Rudy

Ketua DPC PDIP Solo, F. X. Hadi Rudyatmo, menyampaikan pendapat apakah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, akan diundang saat pernikahan adik Presiden Jokowi-Ketua MK pada Kamis (26/5/2022).

Sampah Meluber di Tengah Jalan Usai CFD di Solo, Begini Respons DLH

DLH Kota Solo merespons keberadaan bak sampah plastik yang isinya meluber di tengah Jl. Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah seusai pelaksanaan Solo Car Free Day (CFD) pada Minggu (22/5/2022).

Jukir Ngepruk Tarif Parkir di CFD Solo, Dishub: Tak Boleh Sembarangan

Dishub Kota Solo akan menindak tegas oknum juru parkir nakal yang terindikasi ngepruk tarif mahal di CFD.

Investor Swasta Lirik Potensi Wisata Wonogiri, Ini Respons Bupati Jekek

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, merespons kehadiran investor swasta di bidang wisata untuk ikut membangun destinasi wisata di wilayah tenggara Provinsi Jawa Tengah itu.

Video Viral Wali Kota Gibran Punguti Sampah di CFD Solo

Aksi Wali Kota Gibran Rakabuming Raka memunguti sampah di kawasan CFD Solo viral di media sosial.

Mantan Bupati Wonogiri Oemarsono Dimakamkan di Tanah Kelahiran Sragen

Jenazah mantan Bupati Wonogiri, Oemarsono, dimakamkan di tanah kelahiran Dukuh Cungul RT 035, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Senin (23/5/2022).

Ada Keluhan Mata, Rumah Sakit Mata Solo Siap Layani Kapan Pun

Rumah Sakit Mata, yang berada di Jl. Adi Sucipto No. 169 Solo tersebut terus berupaya memberikan layanan prima untuk masyarakat

Ada Kebijakan Pelonggaran, Bagaimana Nasib Penjual Masker di Sukoharjo?

Penjual masker di sejumlah kawasan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah optimistis penjualan tidak akan berkurang drastis meskipun pemerintah melonggarkan pemakaian masker di luar ruangan.