Melaju Kencang Dari Flyover Manahan Solo, Isuzu Panther Tabrak Median Jalan Dan Nangkring Di Trotoar
Warga mengevakuasi mobil Isuzu Panther yang nangkring di trotoar Jl dr Moewardi, Solo, Rabu (12/8/2020) dini hari. (Istimewa/Inung Ristiaka)

Solopos.com, SOLO -- Mobil Isuzu Panther warna silver menabrak median Jl dr Moewardi Solo hingga memotong jalur dari arah berlawanan dan berakhir nangkring di trotoar sisi barat jalan, Rabu (12/8/2020) pukul 00.30 WIB.

Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan yang sedang melintas di jalur barat atau dari arah selatan ke utara. Seorang juru parkir (jukir), Inung Ristiaka, 33, menuturkan mobil dikendarai seorang laki-laki. Dia sendirian membawa mobil tersebut.

Pilkada Solo: Rabu, Gibran-Teguh ke Jakarta Jemput Rekomendasi PAN & Golkar

“Sopirnya tidak mengalami luka sepertinya. Dia keluar sendiri dari mobil setelah kejadian itu. Tapi susah diajak komunikasi. Diajak omongan malah ngalor ngidul ngetan ngulon,” ujar Inung saat dihubungi Solopos.com melalui ponsel sesaat setelah kejadian.

Inung menjelaskan mobil yang dikemudikan korban melaju dengan kecepatan tinggi saat menuruni flyover Manahan dari arah utara. Setelah menabrak median jalan mobil itu masih bisa melaju kencang hingga menabrak pagar kantor asuransi di selatan kediaman KGPHPA Tedjowulan.

Ruang Pengawas SMP di Kantor Disdik Solo Dikosongkan, Ada Apa?

“Mobilnya tersangkut pagar kantor asuransi itu. Kebetulan saat itu sedang ada sedulur-sedulur PSHT yang latihan di Lapangan Kota Barat. Akhirnya ramai-ramai membantu evakuasi mobil dan membetulkan posisi mini halte yang tertabrak,” urai dia.

Ditanya ihwal pelat nomor polisi mobil Panther tersebut, Inung mengaku tidak memperhatikan. Menurut dia, setelah berhasil dievakuasi dari pagar kantor asuransi, mobil dan pengendaranya tetap berdiam diri di pinggir jalan.

Bos Ternak Semut Rangrang Sragen Dicokok Polisi, Mitra Bingung Uang Puluhan Juta Belum Kembali

“Ini posisi sudah berhasil dikeluarkan dari pagar kantor asuransi. Tapi mobil dan pengendaranya masih di lokasi. Sepertinya mesin mobilnya bermasalah,” sambung Inung yang merupakan pelatih PSHT asal Ngadisono, Kelurahan Joglo, Banjarsari.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom