Megawati Peroleh Penghargaan dari Presiden Kazakstan

Penghargaan tersebut diserahkan Duta Besar Kazakstan untuk Indonesia Daniyar Sarekenov kepada Megawati di kediamannya Jalan Teuku Umar, Jakarta.

 
Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri menerima penghargaan Medali Yobel dari Presiden Kazakstan yang didedikasikan dalam rangka peringatan 30 tahun kemerdekaan Republik Kazakstan, Sabtu (13/8/2022). (ANTARA/HO-Humas PDIP)

SOLOPOS.COM - Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri menerima penghargaan Medali Yobel dari Presiden Kazakstan yang didedikasikan dalam rangka peringatan 30 tahun kemerdekaan Republik Kazakstan, Sabtu (13/8/2022). (ANTARA/HO-Humas PDIP)

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri kembali meraih penghargaan.

Kali ini putri Presiden Pertama RI Sukarno itu menerima penghargaan Medali Yobel dari Presiden Kazakstan yang didedikasikan dalam rangka peringatan 30 tahun kemerdekaan Republik Kazakstan.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Medali Yobel diberikan sebagai ucapan terima kasih atas jasa-jasa Megawati yang berhasil meningkatkan jalinan persahabatan antara Indonesia dan Kazakstan pada masa kepemimpinannya sebagai Presiden,” kata Duta Besar Kazakstan untuk Indonesia, Daniyar Sarekenov melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/8/2022).

Penghargaan tersebut diserahkan Duta Besar Kazakstan untuk Indonesia Daniyar Sarekenov kepada Megawati di kediamannya Jalan Teuku Umar, Jakarta.

Baca Juga: Pengamat: Ratu Kalinyamat Kode Megawati untuk Pencapresan Puan

Dubes Sarekenov juga mengucapkan selamat atas bergabungnya Megawati dalam Aliansi Pemimpin Global untuk Keamanan Nuklir dan Dunia Bebas Senjata Nuklir (Global Alliance of Leaders for Nuclear Security and Nuclear Weapon-Free World).

Sebagai informasi, Aliansi Pemimpin Global ini merupakan inisiatif dari para tokoh mantan Presiden, Perdana Menteri, pimpinan negara maupun pimpinan lembaga dunia yang prihatin akan penggunaan dan keamanan senjata-senjata nuklir di dunia.

Baca Juga: Dicueki AS & Inggris, Megawati Minta Peralatan Perang ke Rusia

Selain Megawati dan mantan Presiden Kazakstan Nursutan Nazerbayev, beberapa yang telah bergabung antara lain Mohamed Elbaradei (Dirjen IAEA), mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai, mantan PM Belgia Yves Leterme, mantan PM Kanada Jean Chretein dan lain-lain.

Megawati Soekarnoputri menyampaikan terima kasih atas penghargaan Medali Yobel yang diberikan oleh pemerintah Kazakstan.

Baca Juga: Pilpres 2024, Ganjar akan Kalah Jika Tak Diusung PDIP

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya selaku pribadi namun juga untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” kata Megawati.

Megawati berharap persahabatan antara Indonesia dan Kazakstan akan terus meningkat serta terjalin berlandaskan saling pengertian, kesepahaman, saling menghargai dan menguntungkan kedua belah pihak.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus aktif dalam forum-forum dunia untuk menjaga perdamaian dunia demi kepentingan kemanusiaan.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Nenek-Nenek Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Sukabumi

      Wanita lansia yang merupakan pengemudi minibus Xpander bernopol F 1349 OJ diduga lalai saat mengemudikan kendaraannya.

      12 Mahasiswa Tersangkut Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Rp22,3 Miliar

      Ke-12 mahasiswa tersebut adalah penerima beasiswa yang tidak berhak atau tidak memenuhi syarat sebagai penerima.

      Pengacara Klaim Ferdy Sambo dan Istri Taat Hukum, Ini Alasannya

      Ferdy Sambo dan Putri lebih memilih untuk kooperatif dengan penyidik dalam pengungkapan perkara pembunuhan Brigadir J.

      Video Viral, Puan Suntuk karena Pengawal Ikut Bagikan Kaus

      Video itu viral karena Puan terlihat murung dan tidak menampilkan senyumnya.

      Tak Ada Unsur Pidana, Penyidikan Kasus Kematian Mahasiswi Unej Bakal Dihentikan

      Satreskrim Polres Jember bakal menghentikan proses penyelidikan kasus kematian mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember bernama Putri Pujiarti.

      Airlangga-Puan Direncanakan Bertemu Pekan Depan

      Sebelumnya, rencana Airlangga dan Puan bertemu ini juga diungkapkan Ketua Fraksi PDIP di DPR Utut Adianto.

      Febri Diansyah Bela Putri Sambo: Tak Salahkan yang Benar, Benarkan yang Salah

      Febri menyatakan pendampingan hukum bersama tim untuk Putri Sambo akan dilakukan secara objektif, tidak membabi buta, menyalahkan yang benar, dan membenarkan yang salah.

      Firli Bahuri: Selamat Datang di KPK, Johanis Tanak

      Firli mengucapkan selamat kepada Johanis Tanak yang pernah menjabat Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung itu karena telah menjadi insan KPK.

      Survei CSIS: Golkar Terpopuler di Kalangan Pemilih Muda

      Hasil survei CSIS menemukan Golkar menjadi partai terpopuler di kalangan pemilih muda.

      Penyeru Restorative Justice Kasus Korupsi Jabat Wakil Ketua KPK

      Dalam uji kepatutan dan kelayakan, Johanis Tanak menyatakan pemikirannya untuk memberlakukan restorative justice dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

      Jual Bayi Rp15 Juta, Pelaku Perdagangan Anak Kumpulkan Ibu Hamil Tak Bersuami

      Modus yang dilakukan tersangka adalah mengumpulkan para ibu hamil tak bersuami lalu ditawari bayi akan diadopsi.

      Febri Diansyah Objektif Bela Putri Sambo, Deolipa: Yang Bisa Dipegang Hanya HP

      Febri Diansyah itu menjelaskan kenapa dirinya yang seorang aktivis antikorupsi dan selama kritis terhadap pelanggaran di Polri mau menjadi pengacara Putri Sambo.

      Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Menjadi Pengacara Putri Sambo

      Pada 18 September 2020, Febri Diansyah mengundurkan diri dari KPK dengan alasan kondisi KPK telah berubah setelah dipimpin jenderal bintang tiga Polri, Firli Bahuri.

      Eks Jubir KPK Bela Putri Sambo, Deolipa: Gak Ada Kerjaan Ya Jadi Advokat

      Menurut Deolipa Yumara, hak setiap pengacara untuk membela siapapun.

      Persyaratan Calon TNI 2022 Direvisi, Panglima TNI: Itu Lebih Mengakomodasi

      Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, merevisi persyaratan calon TNI 2022.

      Bareskrim Polri Serahkan Ferdy Sambo ke Kejagung Maksimal 14 Hari

      Sore ini penyidik Bareskrim Polri menemui jaksa penuntut umum terkait P-21 berkas perkara Ferdy Sambo.