Tutup Iklan

Megawati: Kalian Tiru Saya Dong...

Perempuan Indonesia memiliki berbagai potensi ketika masuk ke dunia politik untuk membangun bangsa.

 Ketua PDI Perjuangan Megawati (kabar24.bisnis.com)

SOLOPOS.COM - Ketua PDI Perjuangan Megawati (kabar24.bisnis.com)

Solopos.com, JAKARTA--Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menilai kaum perempuan masih banyak yang kurang berani atau bahkan menganggap politik sebagai hal yang tabu.

Padahal, menurutnya, perempuan Indonesia memiliki berbagai potensi ketika masuk ke dunia politik untuk membangun bangsa.

"Politik itu, apalagi kaum perempuannya, suka merasa tabu berpolitik, padahal saya bilang, kalau berbicara harga cabai, itu berpolitik, Politik itu sebetulnya gampangnya pertanyaan, why. Why begini why begitu, maunya begini maunya begitu, that is politic. Gampang saja, enggak usah pakai ilmu-ilmu dulu, itu bahasa rakyat saya," kata Megawati dalam diskusi milenial bertema Indonesia Muda Membaca Bung Karno yang diselenggarakan Megawati Institute, Selasa (29/6/2021) seperti dikutip suara.com.

Presiden Perempuan Pertama

Ketua Umum PDIP itu mencontohkan dirinya yang mampu menjadi anggota DPR, menjadi wakil presiden hingga presiden perempuan pertama di Indonesia.

"Contoh saya, seorang perempuan bisa menjadi presiden, wakil presiden, tiga kali DPR, ketua umum partai sampai sekarang, apalagi sekarang dong? Kalian pun bisa, semuanya bisa, itu tolong didengarkan, jangan takut kaum perempuan!" tegasnya.

Baca juga: Kala Prabowo Berburu Suara Milenial 

Dia juga menyoroti maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga yang membuktikan bahwa kaum perempuan masih dianggap rendah oleh kaum laki-laki.

"Pada kenyataannya kayak apa, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan anak-anak, nih buat ibu-ibu yang pinter-pinter, itu apakah mau kalian biarkan saja?" ucap Mega.

Mega menyebut hal-hal seperti inilah yang membuat kaum perempuan tidak berani melawan dan semakin direndahkan. "Meskipun umur saya sudah segitu, fighting spirit saya never die, jadi kaum perempuan, aduh. Kadang-kadang kita sendiri membuat kaum perempuan jadi terhina, kok mau ya ditampar sama suami, kalau saya sih gak mau," kata Mega.

Bidik Milenial

Acara yang digelar Megawati Institute kemarin membidik kaum milenial. Hadir sejumlah pembicara yakni Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim, William Tanuwijaya (Founder & CEO Tokopedia), Putri Tanjung (Staf Khusus Presiden), M Alfatih Timur (Founder & CEO Kitabisa.com), Arief Rosyid (Komisaris BSI & Alumni SPBB Megawati Institute), Cinta Laura (Pemerhati Pendidikan & Artis), Bagus Ade (Aktor), Hanna Keraf (Co-Founder Du Anyam), dan Mevlied Nahla (Seniman-Violinis).

Baca juga: Pemilih Muda Memilih Capres Siapa? Ganjar Pranowo

Putri Presiden pertama RI Sukarno itu mengajak anak-anak muda Indonesia untuk memiliki semangat berjuang agar Indonesia menjadi negara yang besar.

"Satu yang harus diingat oleh anak muda siapa pun dia, harus punya fighting spirit, tanpa fighting spirit kita tidak akan menjadi bangsa yang besar," kata Megawati.

Upaya mendekat ke milenial sebelumnya juga dilakukan Partai Gerindra. Partai Gerindra merekrut kalangan muda untuk masuk ke organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (Tidar).

Rekrut Generasi Muda

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan tahun 2021 menjadi awal untuk merekrut generasi muda agar menjadi bagian dari partainya.

"Berkomitmen penuh bagian yang paling penting untuk Partai Gerindra," ungkapnya dalam pembekalan pelatihan Tunas III Tidar, beberapa waktu lalu.

Dua nama yang santer bakal terjun dalam Pilpres 2024, Prabowo Subianto dan Puan Maharani memang kalah dalam survei yang berkaitan dengan generasi muda. Keduanya tidak disukai.

Generasi milenial lebih suka jika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menjadi calon presiden. Survei yang dilakukan Center for Political Communication Studies (CPCS) menyebut pemilih milenial dan gen Z dikuasai Ganjar Pranowo dengan angka 17,7 persen.

Ridwan Kamil yang juga aktif bermedsos menempel dengan 16 persen responden.

Prabowo Nomor 3

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang merajai posisi sebagai capres terunggul hanya menempati posisi ketiga dengan 12,8 persen suara.

”Capres yang paling diunggulkan oleh pemilih milenial dan gen Z bukan figur Prabowo yang biasanya paling difavoritkan secara umum tetapi lebih condong kepada Ganjar dan Ridwan Kamil,” kata Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta SK dalam siaran persnya, di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Posisi keempat ditempati Anies Baswedan (7,6 persen), lalu Agus Harimurti Yudhoyono (7,3 persen), Erick Thohir enam persen dan Sandiaga Uno 5,8 persen. Menariknya, Puan Maharani yang digadang-gadang bakal berpasangan dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 ternyata hanya dipilih oleh 1,2 persen responden dan berada di posisi 11.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, juga disebut unggul dalam pemilihan calon presiden berdasarkan hasil survei lembaga Saiful Mujani Reseach and Consulting (SMRC) pada “Efek Tahu: 7 Calon”.

Survei yang mengevaluasi kondisi ekonomi, politik, dan keamanan Indonesia di masa pandemi ini menyebutkan nama Ganjar Pranowo unggul 20,8 persen di atas Anies Baswedan (15,7%), Prabowo Subianto (4,2%), Ridwan Kamil (7,9%), Sandiaga Uno (7,2%), Agus Harimurti Yudhoyono (2,9%), serta Puan Maharani (1,6%).

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Melihat Kesiapan Tes Ulang PCR Covid-19 di Bandara Soetta

Seorang pelaku perjalanan internasional, Agus Rakasiwi, mengeluhkan penanganan tes ulang PCR di Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang Banten Minggu (28/11/2021).

Pengemudi Mercy Tabrakan di Tol JORR Jadi Tersangka, Gimana Nasibnya?

Polisi menetapkan pengemudi Mercy, MDS, 66, sebagai tersangka kasus kecelakaan beruntun di Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cakung.

Harga Minyak Goreng Naik Terus Sampai 2022, Ini Sebabnya Bund

Harga minyak goreng diprediksi akan terus naik hingga 2022 karena berbagai faktor.

Miris! Warga di Bali Ini Tarik Air Danau Demi Bisa Minum & MCK

Sejumlah warga desa di Pulau Dewata Bali mengalami krisis air bersih selama bertahun-tahun.

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Bisnis UDB Solo Kunjungi Griya Solopos

Sejumlah mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Bahasa Inggris, Fakultas Hukum dan Bisnis, Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo berkunjung ke Griya Solopos, Kamis (25/11/2021).

Tangkap Penabrak Polisi, Polres Metro Malah Buka Sindikat Internasional

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakpus berhasil mengungkap dan menangkap 3 orang sindikat narkoba jaringan internasional setelah berhasil menangkap penabrak polisi.

Pengin Jadi Anggota Banser Seperti Erick Thohir, Begini Hlo Caranya!

Begini hlo cara dan syarat menjadi anggota Banser seperti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Erick Thohir!

Semua Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Teman di Bekasi Tertangkap

Polisi menangkap FM, MAP, dan ER, tersangka kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap pengendara ojek online yang juga teman tersangka, RS, 28.

HUT ke-65, UKSW Gelar Ibadah Syukur dan Upacara Dies Natalis

Kegiatan ibadah syukur dan upacara dies natalis akan diadakan secara luring terbatas, dan disiarkan secara langsung di Youtube UKSW Salatiga.

10 Berita Terpopuler: Tabrakan Maut di Sragen hingga Modus Baru Maling

Berita kecelakaan maut di Jalan Solo-Sragen, Senin (29/11/2021) pukul 06.00 WIB dan modus baru maling mobil dengan alasan membeli menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Selasa (30/11/2021).

Solopos Hari Ini: Euforia 8 Besar

Konvoi yang melibatkan 1.000-an suporter Persis Solo menggunakan sepeda motor untuk merayakan lolosnya Laskar Sambernyawa ke babak delapan besar Liga 2 2021, Senin (29/1/2021) sore, memantik polemik.

Target Penerimaan Negara Rp1.846 T, Pemerintah Perluas Basis Pajak

Penerimaan negara ditargetkan sebesar Rp1.846,1 triliun pada 2022, terdiri dari penerimaan perpajakan Rp1.510 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp335,6 triliun dan hibah Rp0,56 triliun.

Bupati Bandung Wajibkan ASN Nyanyikan Indonesia Raya Sebelum Bekerja

Bupati Bandung juga mewajibkan ASN untuk menyanyikan atau mendengarkan lagu Halo-Halo Bandung sebelum pulang kantor.

100 Warga Antre Bantuan, BLT Covid-19 Malah Disikat Kades

Pencairan dana BLT Covid-19 masing-masing tahap Rp30 juta untuk 100 keluarga penerima manfaat (KPM).

Sejarah Hari Ini: 30 November 2004, Lion Air JT 538 Tergelincir di Solo

Beragam peristiwa terjadi di dunia pada 30 November salah satunya tragedi tergelincirnya pesawat Lion Air di dekat Bandara Solo