MEA 2016 : Mayoritas UMKM di Solo Tak Berizin, Siap Hadapi Pasar Bebas?

MEA 2016 : Mayoritas UMKM di Solo Tak Berizin, Siap Hadapi Pasar Bebas?

SOLOPOS.COM - Ilustrasi UMKM (JIBI/Solopos/dok)

MEA 2016 sudah di depan mata. Namun, banyak UMKM di Solo yang belum memiliki izin.

Solopos.com, SOLO -- Dari 43.700-an usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Solo, baru 25% yang mengantongi izin usaha. Padahal, mereka harus berhadapan langsung dengan persaingan bebas dengan pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016 ini.

Dinas Koperasi dan UMKM Solo pun mendorong agar pelaku usaha bisa dengan mudah mengurus izin tersebut. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Solo, Nur Haryani, mengaku sedang mengupayakan pendelegasikan pengurusan izin usaha mikro kecil (IUMK). Nantinya, pelaku UMKM bisa mengurus izin usaha di kecamatan secara gratis.

Namun demikian, pengurusan IUMK yang merupakan kebijakan dari pemerintah pusat tersebut belum bisa dilaksanakan karena masih menunggu pengesahan peraturan wali kota (perwali). “Saat ini belum bisa karena masih menunggu tanda tangan wali kota definitif. Tetapi dipastikan tahun ini bisa dilakukan karena tinggal menunggu pengangkatan wali kota yang baru,” katanya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (4/1/2016).

Menurutnya, izin usaha tersebut sangat penting bagi pelaku UMKM. Pelaku UMKM yang sudah mengantongi izin lebih mudah mendapatkan pembiayaan perbankan, salah satunya kredit usaha rakyat (KUR).

Selain itu, izin tersebut diperlukan untuk menghadapi persaingan produk setelah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diberlakukan mulai akhir tahun lalu. Saat ini, UMKM dihadapkan dengan tiga masalah utama, yakni produk, pemasaran, dan daya saing. Dia mewanti-wanti pelaku UMKM untuk tidak mudah puas dengan produk mereka.

“Menghadapi pasar yang semakin terbuka di ASEAN, pelaku UMKM jangan terlalu pede [percaya diri] dengan produk yang sudah ada, tetapi lihatlah pasar di luar. Harus ada persiapan yang menyangkut kualitas dan pengemasan juga,” katanya.

Menurutnya, pelaku UMKM harus senantiasa melakukan inovasi produk. Diberlakukannya MEA merupakan peluang bagi UMKM untuk menunjukkan kualitas produk mereka. “Solo merupakan kota jasa dan perdagangan. Ini merupakan peluang untuk berinovasi untuk mengembangkan apa yang dikehendaki pasar. Permintaan pasar ini tidak selalu sama dengan apa yang dikehendaki besok. Jadi inovasi ini sangat perlu untuk mengembangkan produk dan pasar,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ucapkan Selamat Ulang Tahun, AHY-Anies Makin Mesra?

Hubungan Agus Harimurti Yudhoyono dan Anies Rasyid Baswedan atau AHY-Anies semakin mesra setelah pertemuan tertutup Kamis (6/5/2021) sore.

TWK Alih Status Pegawai KPK Dinilai seperti Tes Terhadap PKI

Nursyahbani Katjasungkana, mengatakan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sama seperti mengetes terhadap seseorang yang diduga terlibat Partai Komunis Indonesia atau PKI.

54 Perusahaan di Jateng Diadukan Soal THR, Banyak di Solo & Semarang

Perusahaan yang diadukan itu mayoritas berjenis padat karya di bidang garmen atau tekstil.

Tak Pakai Masker Hingga Uyel-Uyelan, Banyak Warga Abai Prokes Di Pasar & Mal Sukoharjo

Petugas patroli Satpol PP Sukoharjo menemukan masih banyak masyarakat yang abai prokes saat berbelanja di mal maupun pasar tradisional.

Wali Kota Solo Abaikan Kebijakan Pusat, Dishub Jateng Tutup Mulut...

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengabaikan larangan mudik lokal atau mudik sesuai pemerintah pusat dan Dishub Jateng.

Terpaksa Mudik? Ini Syarat dan Cara Membuat Surat Keterangan Bebas Covid-19

Pelaku perjalanan yang dikhususkan bagi yang dikecualikan harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SKIM) dan Surat Bebas Covid-19 dengan menggunakan tes PCR atau Rapid Test Antigen maupun GeNose C19.

IDI Pusat Apresiasi Produk Eucalyptus Peneliti Kementan

Hasil penelitian Eucalyptus yang dilakukan sangat luar biasa dan berkembang dengan sangat baik.

Viral Pria Ngeyel Pakai Kursi Roda di Tengah Jalan Widuran Solo, Bisa Picu Kecelakaan Maut

Pria pengguna kursi roda di Solo ini membuat pengguna jalan lain cemas. Dia kerap berada di tengah jalan dan memicu kecelakaan maut.

Bupati Karanganyar: Takbiran Keliling Dilarang, Takbiran di Masjid Saja

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, melarang takbiran keliling. Sebagai gantinya takbiran hanya boleh dilakukan di dalam masjid dan musala.

Dinkopnaker Boyolali Klaim Masalah THR Pan Brothers Sudah Tuntas

Dinkopnaker Boyolali mengklaim masalah pembayaran THR yang diprotes karyawan PT Pan Brothers sudah selesai melalui kesepakatan bersama.

Seorang Anggota DPRD Grobogan Ditangkap Polisi Gegara Ganja

Pengakuan tersangka menggunakan barang haram tersebut karena selama ini mengalami gangguan sulit tidur.

Wanita Solo yang Kembalikan Uang Rp20 Juta ke Pemilik Dipuji Ustaz Yusuf Mansur

Wanita asal Solo ini dapatkan pujian dari Ustaz Yusuf Mansur karena mengembalikan uang puluhan juta yang hilang